Inilah Wisata Unik Samosir , Air Tujuh Rasa Aek Sipitu Dai

aek sipitu dai

Kamu seoarang traveler yang suka berkunjung ke tempat wisata-wisata unik? Jika benar, maka tempat wisata Aek Sipitu Dai patut kamu jadikan sebagai salah satu daftar destinasimu. Wisata tersebut biasanya sering disebut sebagai wisata Air Tujuh Rasa. Dari namanya saja sangat menarik bukan? Penasaran dengan apa itu wisata Air Tujuh Rasa yang unik ini?

 

Perlu kamu ketahui bahwa wisata Air Tujuh Rasa ini merupakan salah satu wisata unik yang cukup terkenal di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Wisata ini menjadi pusat perhatian bagi para wisatawan karena mata airnya dapat mengeluarkan air dengan tujuh rasa yang berbeda-beda. Fenomena ini sangat langka dan menarik bukan? Tahukah kamu bahwa dulunya ada sebuah cerita tentang asal mula terbentuknya Air Tujuh Rasa ini. Bagi kamu yang penasaran akan sejarah tersebut, ayo kita simak bersama tentang cerita asal mula terbentuknya Air Tujuh Rasa.

 

Sejarah Tentang Terbentuknya Aek Sipitu Dai (Air Tujuh Rasa)

 

Menurut cerita dari juru kunci tempat wisata Aek Sipitu Dai yaitu Ompung Bona br Sitohang, bahwa dulunya air tersebut sudah ada sejak zaman dahulu. Cerita itu bermulai dari sebuah kisah Ompung Langgat Limbong yang mana adalah generasi ke dua dari Marga Limbong saat itu sedang mengalami kesusahan. Ia sedang dilanda kehausan yang luar biasa dan malangnya ia sangat sulit untuk menemukan air.

Ia terus mencari mata air ke sana kemari namun tidak kunjung satu pun yang menghasilkan air. Ompung Langgat Limbong telah mencapai batasan kehausan dan kelelahannya dan akhirnya ia berhenti di suatu tempat lalu ia berdoa kepada Sang Maha Kuasa agar ia bisa diberikan pertolongan.

Baca juga  Tempat Wisata di Sukabumi, Yang Suka Air Terjun, Curug Mania Masuk!

Setelah ia berdoa lantas ia menancapkan sebuah tongkat ke permukaan tanah berkali-kali hingga tujuh kali banyaknya. Dan tak lama kemudian lubang bekas tancapan tongkat dari sang Ompung Langgat Limbong mengeluarkan air. Luar biasanya, air yang keluar dari setiap lubang memiliki rasa yang berbeda.

Dari kisah terbentuknya Aek Sipitu Dai tersebut kita banyak belajar banyak hal. Yang salah satunya adalah jangan menyerah saat kita sedang dilanda cobaan, tetap berusaha dan pantang menyerah. Sudah sepatutnya kita memohon bantuan dari Sang Kuasa agar diberi jalan keluar.

 

Namun cerita ini berbeda dengan apa yang di sampaikan oleh Santun Sagala (39) , Petugas Wisata Samosir yang menjaga cagar budaya ini. Menurutnya adalah mata air yang berdada persis di kaki pusuk buhit ini adalah sebuah karya alam. Santun sagala menyebut jika air tersebut pertama kali ditemukan

 

Bagi kamu yang ingin membuktikan kebenaran dari Air Tujuh Warna, maka ayo segera kunjungi wisata tersebut di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara!

 

Baca Juga : PULAU PANDANG DESTINASI WISATA FAVORIT DI BATUBARA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *