Eropa merupakan salah satu tujuan wisata luar negeri yang paling banyak diidam-idamkan orang Indonesia. Apalagi Eropa memang memiliki banyak negara yang tentunya mempunyai beragam kebudayaan dan tata kota yang menakjubkan untuk dikunjungi.
Eropa memang layak dijadikan tujuan berlibur atau berwisata. Namun untuk berwisata ke Eropa tentunya perlu dipersiapkan segala sesuatunya, agar liburan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan tanpa hambatan.
Paspor adalah salah satu dokumen yang sah untuk bisa dipergunakan sebagaimana mestinya di luar negeri. Tanpa paspor, mustahil wisatawan bisa tiba di luar negeri. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk pergi ke Eropa, persiapkan dahulu paspor.
Jika belum memiliki paspor, ada baiknya mengurus di kantor imigrasi terdekat. Biaya pengurusan paspor juga tidak begitu mahal. Namun dibutuhkan beberapa hari bahkan hingga beberapa minggu agar paspor benar-benar selesai. Jika sudah memiliki paspor, selalu cek jangka waktunya, apakah masih sah atau sudah kadaluarsa.
Selain dokumen paspor, sebelum berangkat ke luar negeri perlu diurus juga visa. Beberapa negara memang membebaskan visa untuk pada wisatawan. Namun, di Eropa banyak juga negara yang tidak membebaskannya. Oleh karena itu, selalu cek mengenai persyaratan visa di negara-negara yang ingin dituju. Mengurus visa juga membutuhkan beberapa biaya. Visa tiap negara berbeda harganya, tergantung tujuan wisata itu sendiri.
Sebelum berwisata ke Eropa, hal yang perlu dipersiapkan lagi adalah mata uang. Cari tahu informasi mengenai jenis mata uang dari negara Eropa yang akan dituju. Jika sudah memantabkan hati ingin mengunjungi beberapa negara, persiapkan juga beberapa jenis mata uang yang berlaku di negara tersebut.
Wisatawan bisa menukar uang di money changer terdekat. Cari tahu juga informasi mengenai money changer di negara tujuan, atau ATM mastercard apa saja yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu kehabisan uang tunai.
Eropa merupakan negara maju yang sistem transportasinya sudah baik. Oleh sebab itu, berwisata sendirian tanpa agen perjalanan sangat bisa dilakukan. Namun, tentu saja wisatawan perlu mencaritahu informasi mengenai sistem transportasi di negara tersebut.
Cari tahu jenis transportasi umum apa saja yang bisa dinaiki beserta tarifnya. Hal ini akan memudahkan wisatawan bepergian dan berkeliling kota di Eropa nanti. Cari tahu juga bagaimana cara mendapatkan tiket atau memperoleh kartu perjalanan.
Berlibur di luar negeri akan menuntut wisatawan untuk rajin-rajin berjalan kaki. Oleh karena itu, lebih baik sebelum berwisata wisatawan sudah mempersiapkan kondisi fisik yang prima. Jangan sampai jatuh sakit saat berwisata karena akan menghambat perjalanan wisata itu sendiri.
Ada baiknya beberapa minggu sebelum berangkat melakukan olahraga kecil-kecilan, seperti naik turun tangga, bersepeda, dan banyak-banyak berjalan kaki.
Eropa juga memiliki musim dan cuaca yang berbeda dengan Indonesia. Sebelum berangkat, cari tahu pada musim apa wisatawan tiba di sana. Cari tahu juga objek wisata apa saja yang cocok untuk dikunjungi saat musim tersebut. Hal ini juga akan membantu mempersiapkan jenis baju apa yang cocok digunakan dan barang apa yang wajib dibawa.
Eropa sebagian besar adalah negara non-muslim, dimana sangat sulit mendapatkan makanan halal. Oleh karena itu, mencari informasi restauran atau tempat makan halal di Eropa sangat penting. Apalagi untuk wisatawan muslim dari Indonesia. Jangan sampai berwisata menghalangi ibadah dan pola makan halal.
Makanan ringan atau camilan di Eropa memang banyak. Namun harganya juga mahal, bahkan mencapai 5 kali lipat harga camilan di Indonesia. Selain itu, camilan tersebut juga belum tentu halal. Oleh karena itu, membawa camilan sendiri dari Indonesia bisa menjadi alternatif yang paling aman.
Sebelum berlibur ke luar negeri, selalu persiapkan obat yang tepat. Kita tidak akan pernah tahu apakah kondisi alam di sana cocok untuk tubuh kita atau tidak. Apalagi jika datang di saat musim dingin. Untuk mengatasi itu, selalu persiapkan obat-obatan untuk perjalanan agar wisata bisa dilakukan dengan lancar.
Jika dibutuhkan, wisatawan yang ingin pergi ke luar negeri termasuk Eropa bisa mengurus asuransi wisata. Saat ini memang banyak wisatawan yang memiliki asuransi wisata untuk berjaga-jaga.
Carilah tiket pesawat murah atau promo. Sebaiknya pesan tiket dari jauh-jauh hari. Namun sebelum itu tentu saja diperlukan tanggal keberangkatan yang pasti. Maka, tentukan terlebih dahulu tanggal keberangkatan yang pasti, baru memesan tiket pesawat. Pesan tiket pesawat sesuai maskapai yang dikehendaki.
Setelah memastikan jadwal keberangkatan, berusahalah untuk mendapatkan penginapan. Cari penginapan dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan penginapan. Di Eropa, wisatawan bisa menginap di hotel maupun homestay. Bahkan saat ini ada banyak aplikasi homestay yang bisa diunduh untuk mencari penginapan murah di Eropa.
Buat itinerary secara lengkap. Sebisa mungkin, tulis juga objek wisata dan negara-begara yang akan dikunjungi. Jangan menyepelekan jadwal, karena dari jadwal akan didapatkan banyak hal yang menentukan keberhasilan perjalanan.
Buat daftar barang bawaan yang wajib dibawa. Daftar itu akan membantu saat packing barang bawaan.
Sebelum berangkat, prediksi juga budget liburan. Prediksi budget liburan itu bisa didapatkan dari itinerary yang sudah dibuat. Sebaiknya mempersiapkan budget liburan sedikit lebih banyak untuk berjaga-jaga.
Tidak ada salahnya berusaha untuk mencari voucher diskon masuk tempat wisata sebelum berangkat ke luar negeri. Ada banyak voucher wisata virtual yang bisa memberikan potongan harga masuk tempat wisata.
Tidak ada salahnya juga mencari informasi mengenai tiket gratis. Biasanya negara di Eropa memiliki sistem transportasi gratis (bus kota) yang bisa dinaiki dalam jam-jam atau hari-hari tertentu. Carilah informasi mengenai bus gratis tersebut, karena wisatawan akan bisa menghemat sekian rupiah dengan naik bus kota gratis tersebut.
Unduh juga beberapa peta wisata atau brosur wisata yang tersebar di internet. Hal itu akan memudahkan menentukan objek wisata apa saja yang bisa dikunjungi. Selain itu wisatawan juga akan mendapat informasi yang lebih mudah dicerna karena biasanya brosur dan peta wisata sudah dilengkapi informasi yang lengkap dengan gambar-gambar yang menarik.
Karena harga makanan di Eropa bisa mencapai 5 kali lipat, dan cukup sulitnya mencari makanan halal, ada baiknya membawa makanan sendiri dari Indonesia. Bawalah makanan yang instan dan mudah diolah, misalnya abon, nuget, sarden kaleng, atau bakso.
Di Eropa mungkin memang ada banyak sekali spot free wifi yang bisa diakses. Namun, kecepatan internet free wifi ada juga yang tidak dapat memberikan kecepatan internet yang baik. Oleh karena itu, sebelum berangkat persiapkan juga jaringan internet yang dibutuhkan. Wisatawan bisa menyewa wifi portable. Atau bisa juga membeli sim card baru di negara tujuan.
terakurat - Ramen sekarang udah nggak cuma dianggap makanan khas Jepang yang sederhana lagi. Sekarang…
terakurat - GTA San Andreas sampai sekarang masih sering banget dibahas, bukan cuma karena statusnya…
terakurat - KSEI lagi sering banget jadi sorotan di dunia pasar modal Indonesia karena perkembangannya…
terakurat - André Trindade sekarang lagi jadi salah satu gelandang bertahan yang semakin diperhitungkan di…
terakurat - Bantuan BLT lagi jadi bahan omongan karena ada perubahan besar di skema bantuan…
terakurat - Cadiz akhir-akhir ini makin sering dibahas karena pergerakannya yang cukup dinamis di banyak…