Film-film hebat yang kita lihat memang tampak begitu sempurna, seolah tidak ada kesalahan sedikitpun pada saat membuatnya. Mulai dari penataan suara, efek, maupun pada saat syuting dilakukan. Namun ternyata faktanya semua hal tersebut jauh diluar dari apa yang kita bayangkan. Banyak fakta mengejutkan yang terjadi bahkan pada saat tim produksi melakukan syuting. Yuk, intip fakta menarik apa saja yang terjadi.

The Maze Runner.

The Maze Runner adalah film yang Film bergenre fiksi ilmiah dan aksi ini disutradarai oleh oleh Wes Ball. Film ini menceritakan petualangan anak muda yang tinggal dalam sebuah Glade. Untuk keluar mereka harus melewati lorong berliku dengan monster didalamnya.

Seorang remaja bernama (Thomas) pingsan dalam sebuah lift. Sampai akhirnya dia ditemukan oleh sekelompok anak muda yang tinggal dalam hutan labirin bernama Glade. Hutan tersebut dikelilingi oleh tembok batu tinggi berliku. Thomas ditolong oleh Newt (Thomas Brody Sangster) dan Minho (Ki Hong Lee). Kelompok tersebut memiliki tugas masing-masing. Seperti memasak, berkebun, menebang kayu, sampai pelari.

Saat proses syuting berlangsung, para staf produksi harus menyewa pawang ular untuk memastikan area syuting tersebut terbebas dari ular. Sebelum syuting dimulai, para wranglers menemukan 25 ular berbisa. Dan ular berbisa paling besar yang mereka temukan sepanjang 1,5 meter.

LA LA LAND.

Film ini berkisah tentang seorang musisi dan calon aktris yang bertemu dan jatuh cinta di Los Angeles. Mengangkat kisah dua orang yakni Sebastian Wilder dan Mia Dolan yang berjuang meraih mimpi menjadi pianis jazz dan aktris. Di tengah kemacetan kota, Mia ditakdirkan bertemu dengan lelaki bernama Sebastian. Ia yang kala itu sedang mendapati masalah di tempat kerjanya, ditambah audisi yang berakhir buruk.

Baca juga  Drama Korea Tayang Bulan November 2020!

Menuju ke Hollywood Hills dengan teman sekamarnya. Ketika berada di restoran, seorang pianis bernama Sebastian sedang tampil. Sayangnya, saat itupun Sebastian diberi peringatan. Akibat dari ulahnya yang menyelinapkan improvisasi jazz di dalam pertunjukkan. Sedangkan pemilik restoran tersebut hanya mengizinkannya untuk memainkan lagu-lagu Natal.

Fakta menariknya, film ini seharusnya dibintangi oleh Ema Watson, namun ia terpaksa menolak karena sebelumnya ia telah menandatangani kontrak film berjudul Beauty and The Beast.

Twilight.

Siapa yang tidak pernah menonton film ini? Hmmm … sepertinya ini salah satu film sejuta umat yang memiliki banyak penggemar. Bahkan Sekuelnya sudah dibuat berkali-kali. Sosok Bella yang diperankan oleh kristen Stewart dan Edward Cullen yang diperankan oleh Robert Patinson berhasil memikat hati banyak orang dan membuat film ini booming.

Film yang menceritakan tentang sosok Drakula yang jatuh cinta kepada manusia ini ternyata juga memiliki fakta mengejutkan yang mungkin tidak diketahui banyak orang. Apakah kamu masih ingat salah satu adegan dalam film Twilight yang menampilkan Bella dan Charlie saat sedang berada di restoran, tampak ada seorang wanita yang duduk dibelakang mereka dengan sebuah laptop. Tahu kah kamu siapa wanita tersebut? Wanita itu ternyata adalah Stephanie Meyer sang penulis novel Twilight.

Titanic.

Film Fenomenal ini menjadi film paling romantis sepanjang masa yang tidak bosan walaupun ditonton berkali-kali. Kisah Rose dan Jack yang bertemu dalam sebuah kapal pesiar. Lalu jalinan kasih mereka berakhir tragis karena kapal tersebut menabrak gunung es dan tenggelam. Rose yang terlahir dari kalangan bangsawan, dan jack yang merupakan pemuda miskin yang berhasil mendapatkan lotre hingga bisa naik ke dalam sebuah kapal pesiar yang mewah.

Baca juga  Live-Action The Little Mermaid Siap Tayang: Halle Bailey Jadi 'Ariel'.

Apakah kamu memperhatikan Lukisan tangan Rose dalam film Titanic ternyata adalah milik sang sutradara James Cameron. Ia juga yang menggambar setiap sketsa dalam buku harian Jack. Tidak hanya itu saja, Sutradara terkenal ini ternyata kidal, itulah sebabnya mengapa semua adegan menggambarnya dibalik.

IT.

Sudahkah kamu menonton film It yang terbaru? Badut Pennywise yang bagkit kembali dan meneror sekelompok anak-anak yang mulai beranjak dewasa. Mereka yang mengira badut pembunuh pennywise sudah mati ternyata salah.

Nah, guys karakter Pennywise ( sang badut pembunuh ) ini ternyata diciptakan berdasarkan orang sungguhan di dunia nyata Lho. John Wayne Gacy, yaitu seorang pembunuh berantai yang juga melakukan pemerkosaan. Ia selalu memakai pakaian badut dan menghibur anak-anak di pesta sebelum akhirnya menjalankan aksinya.

The Wolf Of Wall Street.

Mengambil setting tahun 80-an, The Wolf of Wall Street bercerita tentang Jordan Belfort (Leonardo DiCaprio) yang bekerja sebagai pialang saham di perusahaan L. F. Cerita berubah ketika Jordan harus terkena PHK besar-besaran hingga membawanya untuk bekerja di sebuah perusahaan investasi kecil di Long Island.

Tahu kah kamu perjuangan para aktor yang harus mengendus vitamin B yang telah dihancurkan untuk adegan-adegan yang melibatkan pemakaian narkotik. Jonah Hill bahkan mengklaim bahwa ia akhirnya menderita sakit Bronkitis setelah begitu banyak menghirup bubuk vitamin B tersebut.

Perfume.

Film Perfume: The Story of a Murderer mengikuti kisah kehidupan Jean-Baptiste Grenouill yang diperankan aktor Ben Whishaw. Grenouill adalah seorang ahli pembuat parfum yang terobsesi menciptakan parfum paling sempurna meski harus menggunakan cara keji. Ia lahir dari seorang ibu penjual ikan di lingkungan kumuh Prancis. Ia membunuh para gadis untuk mendapatkan aroma tubuh mereka.

Baca juga  Peran Memukau Ade Firman Hakim Dalam Film Indonesia!

Pada adegan awal, ada sebuah tangan yang menampilkan pasar ikan. Adegan tersebut menghabiskan dua setengah ton ikan dan satu ton daging yang digunakan selama pengambilan gambar berlangsung, dan orang-orang berada sejauh enam mil melaporkan mencium bau busuk yang menyengat di udara.

Tak ada Gading yang tak retak, di balik sebuah film yang hebat dan bahkan nyaris sempurna ternyata memiliki sebuah cerita di dalamnya yang membutuhkan pengorbanan baik dari tim produksi ataupun para aktornya. Namun semua perjuangan itu tidaklah sia-sia, karena film-film tersebut sukses dan berhasil memikat hati banyak penontonnya.

About Author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here