Princess Disney pasti mengingatkan kita untuk kembali mengenang masa kecil. Bukan hanya sekadar bercerita tentang gadis cantik yang bertemu pangeran, ternyata dalam alur cerita juga terdapat pesan moral yang dikemas menjadi beberapa dialog, dan tentu bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ingat kamu adalah satu-satunya yang bisa mengisi dunia selama masih ada sinar matahari.” – Snow White.
“When the moment is right, confess your love.”
Ketika waktunya tepat, nyatakan cintamu!
“The flower that blooms in adversity is the most rare and beautiful of all”
Bunga yang sulit untuk mekar adalah bunga yang paling langka dan indah di antara semua bunga.
“They say if you dream a thing more than once, it’s sure to come true, and I’ve seen him so many times”
Mereka berkata jika kamu memimpikan sesuatu lebih dari sekali, itu akan menjadi kenyataan dan aku telah melihat dia berkali-kali.
“Venture outside your comfort zone. The rewards are worth it”
Keluarlah dari zona nyaman, maka kamu akan mendapatkan imbalan yang pantas.
“Only the act of true love will thaw a frozen heart”
Hanya tindakan cinta sejati yang akan mencairkan hati yang beku.
“Sometimes who we wish we were, what we wish we could do, is just not meant to be”
Kadang-kadang siapa yang kita harapkan, apa yang kita ingin lakukan, tidak seharusnya terjadi.
Our fate lives within us. You only have to be brave enough to see it” — Merida (Brave)
“Nasib kita ada dalam diri kita . Anda hanya harus cukup berani untuk menghadapinya.
“Jika kamu terus percaya, mimpi yang kamu inginkan akan menjadi kenyataan,” – Cinderella.
“Sometimes the right path is not the easiest one” — Grandmother Willow (Pocahontas).
“Kadang-kadang jalan yang benar bukanlah jalan yang termudah dilalui”
“Satu-satunya cara untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan di dunia ini adalah melalui kerja keras.” – Tiana, The Princess and the Frog.
Awalnya, The Walt Disney Company hanya menganggap mereka hanyalah karakter biasa. Namun, kala itu, 1990-an, Mooney mengajukan sebuah ide agar karakter Putri Disney ini bisa dibuat dalam bentuk merchandise resmi. Sejak konsep itu digunakan, karakter Putri Disney berhasil menjadi penghasil pundi-pundi yang paling besar.
Enggak lama setelah waralaba Putri Disney muncul pada awal 2000-an, Disney mengumumkan line-up resmi Disney Princess yang terdiri dari sembilan karakter. Mereka adalah Snow White, Cinderella, Aurora, Ariel, Belle, Jasmine, Pocahontas, Mulan, dan Tinker Bell (diurutkan berdasarkan waktu perilisan film). Lima tahun kemudian, Disney memilih untuk menghapus Tinker Bell dari jejeran ini. Lalu, Tinker Bell pun dihadirkan dalam waralaba terbaru Disney bertajuk Disney Fairies (2005).
Dirilis 1995 silam, Pocahontas terinspirasi dari kisah hidup putri kepala suku Powhatan yang hidup sejak 1596 hingga 1617 silam. Bahkan, film animasi Pocahontas dibuat dalam rangka memperingati ulang tahun ke-400 Pocahontas yang asli.
Beberapa Putri Disney disebut seorang putri karena mereka adalah bangsawan atau menjadi istri dari raja. Namun, lain hal dengan Mulan. Film Mulan lebih fokus pada bagaimana seorang cewek bisa menciptakan semangat yang membara dalam dirinya. Mulan pun pantas disebut putri karena berhasil menjadi cewek kuat dan pemberani.
Mulan dan Jasmine merupakan Putri Disney yang menggunakan celana dan enggak mengenakan gaun seperti putri-putri lainnya.
Disney Pixar merilis film Brave (2012) yang mengenalkan Merida sebagai karakter utama. Enggak lama setelah filmnya dirilis, Disney secara resmi memasukkan Merida ke dalam waralaba Disney Princess. Merida akhirnya menjadi putri ke-11 Disney sekaligus putri pertama Pixar.
Tiana merupakan karakter Putri Disney dalam film Princess and the Frog (2009). Pada awalnya, banyak yang protes dengan nama Madeline karena dianggap sebagai nama budak Afro-Amerika. Disney pun mengubah namanya menjadi Tiana.
Snow White menjadi salah satu Putri Disney terpopuler hingga saat ini, seolah tak lekang oleh waktu.
Disney awalnya ingin membuat rambut pirang untuk karakter Ariel. Sayangnya, film Splash (1984) yang dibintangi Daryl Hannah rilis duluan sebelum The Little Mermaid (1989). Dalam film tersebut, dikisahkan seorang putri duyung berambut pirang bernama Madison. Makanya, untuk menghindari disebut plagiat, Disney mengubah warna rambut Ariel. Nyatanya, warna merah justru karakter Ariel lebih bernyawa dan menarik, ‘kan?
Kemunculan Auora dalam filmnya tampak bukan seperti karakter utama, melainkan hanya seperti karakter pendukung. Dalam film animasinya, Sleeping Beauty, Aurora hanya muncul selama 18 menit di layar. Dia hanya berbicara sebanyak 18 kalimat di seluruh film. Aurora dianggap sebagai Putri Disney yang jarang muncul, tapi tetap meraih popularitas yang cukup tinggi.
Meskipun Snow White jadi karakter Putri Disney yang diciptakan pertama kali, usianya baru 14 tahun dan menjadi yang termuda di antara Putri Disney lainnya. Urutannya: Snow White (14), Jasmine (15), Ariel (16), Aurora (16), Mulan (16), Belle (17), Anna (18), Rapunzel (18), Pocahontas (18), Tiana (19), Cinderella (19), dan Elsa (21).
Mulan harus menyamar sebagai anak cowok untuk menggantikan bokapnya di medan perang. Dalam peperangan tersebut, Mulan secara teknis telah membunuh 3.994 orang dan beberapa ekor kuda. Dengan begitu, jelas Mulan bukanlah seorang Putri Disney biasa.
terakurat - Ramen sekarang udah nggak cuma dianggap makanan khas Jepang yang sederhana lagi. Sekarang…
terakurat - GTA San Andreas sampai sekarang masih sering banget dibahas, bukan cuma karena statusnya…
terakurat - KSEI lagi sering banget jadi sorotan di dunia pasar modal Indonesia karena perkembangannya…
terakurat - André Trindade sekarang lagi jadi salah satu gelandang bertahan yang semakin diperhitungkan di…
terakurat - Bantuan BLT lagi jadi bahan omongan karena ada perubahan besar di skema bantuan…
terakurat - Cadiz akhir-akhir ini makin sering dibahas karena pergerakannya yang cukup dinamis di banyak…