Setiap tokoh pasti mempunyai kisah hidup yang berbeda-beda. Beberapa cerita di antaranya banyak menginspirasi dan mendorong para film maker untuk memvisualisasikannya ke dalam sebuah film. Film yang menceritakan tentang kehidupan seorang tokoh ini biasa disebut dengan nama film biografi.

Biasanya orang yang diangkat kisah hidupnya adalah orang yang memiliki pengaruh besar, dikenal luas oleh masyarakat dan inspiratif.

Berikut ini beberapa film tentang tokoh luar biasa yang kisah hidupnya menginspirasi banyak orang dan dikenal oleh masyarakat luas:

Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014).

Film ini menceritakan kisah Merry Riana, seorang perempuan asal Indonesia yang berhasil meraih satu juta dollar pertamanya di Singapura pada usia yang masih muda yaitu, 26 tahun. Merry Riana terpaksa mengungsi ke Singapura karena kondisi di Indonesia sedang kacau. Ia harus berjuang kuliah dengan betul dan berusaha sukses dengan cepat. Film ini dibintangi oleh aktris muda berbakat Chelsea Islan, Dion Wiyoko, Kimberly Ryder, Ferry Salim, dll.

Cocok untuk menginspirasi kaum milenials agar tetap berjuang dengan sungguh-sungguh menggapai tujuannya. Meski ada halangan yang menghambat perjalanan, tidak membuatnya berhenti dalam berusaha.

Gandhi (1982).

Film ini diangkat dari kisah seorang tokoh terkenal, Mahatma Gandhi. Ia merupakan seorang pemimpin India yang menentang kekuasaan penjajahan Inggris. Ia melihat banyak masyarakat India yang berada dalam kemiskinan dan ketidakadilan. Gandhi berjuang untuk membebaskan masyarakat India dari imperialisme Inggris. Banyak hal yang bisa dipetik dari film ini.

Salah satunyaadalah, Gandhi menolak jalan kekerasan untuk mencapai tujuannya. Namun, tidak mudah untuk mewujudkan impian tersebut. Ia harus menghadapi banyak masalah dan rintangan dalam perjuangannya.

Lion (2016).

Lion neeupakan film yang diadopsi dari buku autobiografi Saroo Brierley yang berjudul A Long Way Home. Film ini menceritakan tentang Saroo yang terpisah dari keluarga selama 25 tahun lamanya.

Baca juga  Rekomendasi Film Tetang Pembajakan yang Paling Menguras Emosi

Kejadian itu berawal saat Saroo kecil pergi bersama kakaknya. Dia terpisah di stasiun kereta api. Saroo terjebak di kereta yang pergi menuju kota lain. Kehidupan tidak mudah bagi Saroo.

Namun, dia tabah dan berjuang untuk tetap bertahan. Hingga akhirnya, dia diadopsi oleh pasangan asal Australia. Saat dewasa Saroo berusaha mencari keluarga aslinya di India dengan bantuan teknologi.

The Social Network (2010).

Film ini tentang sejarah terciptanya Facebook. Tokoh utama dalam film ini tentu saja adalah Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard yang menciptakan Facebook. Sebelum Facebook besar seperti sekarang ini, Mark juga menghadapi begitu banyak rintangan.

Jika kamu mengikuti biografi Mark Zuckerberg, kamu pasti tahu bahwa dia menciptakan Facemash sebelum pada akhirnya ia menciptakan Facebook. Dalam prosesnya ia juga harus menghadapi tuntutan hukum dari seniornya di Harvard yang menuduh Mark mencuri ide mereka.

The Theory Of Everything (2014).

Film biografi ini bercerita mengenai kisah hidup dari Stephen Hawking. Sang ahli kosmologi yang lumpuh namun terkenal dengan teorinya tentang lubang hitam.

Saat sedang melakukan penelitian, Stephen tiba-tiba terjatuh dan menyebabkan hampir semua ototnya tidak berfungsi. Setelah divonis mengidap penyakit syaraf motorik, dokter memprediksi bahwa hidupnya hanya bertahan 2 tahun saja.

Namun, dengan segala keterbatasannya itu, Stephen Hawking mampu menciptakan teori yang membuatnya jadi terkenal, bahkan mendapatkan gelar dokter lebih cepat dari temannya, dan bertahan hidup hingga berusia 76 tahun.

Bohemian Rhapsody (2018).

Dalam film biografi kali ini, kita akan menyaksikan kehidupan seorang Freddie Mercury, musisi dan vokalis dari band legendaris Queen.

Film yang berjudul Bohemian Rhapsody, diambil dari salah satu judul lagu yang dipopulerkan oleh Queen. Kamu akan menyaksikan kehebatan seorang Freddie Mercury dalam bermusik. Penonton akan melihat bagaimana ide jeniusnya mengenai lirik dan nada yang rumit saat menciptakan sebuah lagu.

Baca juga  Film Indonesia yang Tayang Bulan Juli 2019.

Musisi yang punya nama asli Farrokh Bulsara ini berhasil membawa popularitas Queen, menjadi salah satu band terbaik di dunia. Film ini tentu saja mengisahkan tentang awal kehidupan Freddie sebelum terkenal.

12 Years A Slave (2013).

12 Years a Slave merupakan sebuah film biografi terbaik yang diadaptasi dari novel karangan Solomon Northup. Kisah dalam film ini benar-benar terjadi. Artinya cerita ini diangkat berdasarkan kisah nyata.

Menceritakan tentang kisah orang kulit hitam yang dijadikan budak dan diperjualbelikan oleh orang kulit putih. Awalnya, Solomon adalah orang kulit hitam yang merdeka dan berpendidikan. Namun, dia ditipu dan dijual sebagai seorang budak di daerah New Orleans.

Kehidupan pahit sebagai seorang budak harus dijalaninya selama 12 tahun. Dalam film ini, kita akan melihat perjuangan manusia yang mengharukan guys. Film ini juga pernah menjadi film terbaik Oscar.

Green Book (2018).

Berlatar di Amerika Serika pada era 1960-an. Saat itu, persatuan Amerika sedang dikoyak oleh rasisme terhadap warga kulit hitam.

Film ini menceritakan tentang Don Shirley, seorang komponis keturunan Jamaika yang sedang mengadakan tur untuk tampil di sejumlah tempat di Amerika Serikat.

Akhirnya ia merekrut Tony ‘Lip’ Vallelonga, seorang keturunan Italia untuk dijadikan sopir dan penjaganya selama tur berlangsung. Awalnya, Tony merasa gengsi karena ia harus menjadi bawahan orang kulit hitam. Namun karena membutuhkan uang, akhirnya ia mengambil pekerjaan tersebut.

Seiring berjalannya waktu, mereka pun saling memahami dan menghilangkan batasan rasial di antara mereka. Sampai pada akhirnya mereka pun menjadi sepasang sahabat.

The Wolf of Wall Street (2013).

Sebuah film biografi tentang Jordan Belfort, seorang mantan pialang saham sukses yang dijuluki The Wolf of Wall Street. Pada awal kariernya di tahun 1987, Jordan terkena imbas atas krisis Wall Street.

Baca juga  Rekomendasi Film Indonesia yang Cocok Ditonton Saat Ramadhan

Akhirnya ia bekerja di sebuah perusahaan kecil, hingga bertemu dengan Donnie, teman barunya. Bersama-sama, mereka pun mendirikan Stratton Oakmont. Sebuah perusahaan pialang yang kerap tidak jujur dalam berbisnis.

Ia merekrut sejumlah kenalannya dan mengajarkan mereka cara jual-beli saham. Jordan menjadi kaya raya melalui komisi transaksi saham. Sampai akhirnya kelakuan Jordan diketahui dan diselidiki oleh FBI.

The Pursuit of Happyness (2006).

Film biografi ini diangkat dari kisah nyata seorang salesman bernama Chris Gardner yang berhasil menjadi pialang saham sukses. Awalnya, Chris menghabiskan seluruh tabungannya untuk membeli alat kedokteran.

Namun, perjuangannya dalam menjual alat tersebut penuh lika-liku karena produk kurang laku. Dalam kondisi tidak memiliki penghasilan tersebut, Chris juga harus ditinggalkan oleh istrinya.

Dia pun harus hidup bersama anaknya. Tanpa rumah dan terkadang tanpa makanan sedikitpun. Untuk bertahan hidup, dia dan anaknya sampai tinggal di panti sosial khusus tunawisma.

Di tengah kondisi yang penuh kesulitan itu, dia akhirnya bertemu dengan seorang pialang saham dan terinspirasi untuk terjun di dunia investasi saham. Akhirnya, Chris melamar bekerja di sebuah perusahaan sekuritas untuk menjadi seorang pialang saham magang.

Usaha Chris akhirnya membuahkan hasil, dia menjadi peserta magang terbaik dan diterima bekerja di Dean Witter Reynolds.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here