Film Bollywood ‘Super 30’ Angkat Kisah Pendidikan !

Film Super 30 mengangkat kisah hidup seorang ahli matematika, Anand Kumar (Hrithik Roshan). Anand menyeleksi 30 anak yang berkemampuan tinggi yang berasal dari keluarga miskin untuk mengikuti tes.

Bagi yang lulus akan diberikan beasiswa untuk masuk pendidikan IIT (Indian Institute of Technology) bahkan termasuk buku sampai makanan ditanggung oleh Anand.

puskinmozi.hu

Film India Super 30 telah tayang 12 Juli 2019.

Super 30 adalah program pendidikan untuk anak kurang mampu di India. Setiap tahunnya hanya ada 30 kandidat terpilih di India.

Plot Film Super 30.

Super 30 merupakan film fiksi berdasar kisah nyata profesor matematika yang mengajar matematika dengan biaya murah untuk masuk ke dalam universitas.

Super 30 menceritakan kehidupan guru matematika dari Patna, Anand Kumar. Ia menjalankan program Super 30 yang terkenal bagi IIT Aspirants di Patna.

Program yang dia mulai di Patna, Bihar tahun 2002 itu membimbing siswa yang diperuntukkan bagi siswa yang kesulitan secara ekonomi.

hindustantimes.com

Anand Kumar dilahirkan di daerah Patna, Bihar, India. Ayah Anand Kumar merupakan seorang pegawai departemen di India. Ayah Anand tidak mampu menyekolahkan Anand di sekolah swasta. Anand akhirnya menghadiri sekolah menengah pemerintah Hindi. Di mana Anand mengembangkan minat yang mendalam terhadap Matematika.

Sewaktu kecil, Anand belajar di High School Patna. Untuk kelulusan, Anand Kumar menyerahkan makalah mengenai teori bilangan. Makalah tersebut diterbitkan dalam Mathematical Spectrum dan The Mathematical Gazette.

Kemudian ia diterima untuk melanjutkan studinya di Cambridge University, namun tidak bisa kesana agar bisa mengambil kesempatan itu karena keadaan yang tidak memungkinkan.

Setelah kematian ayahnya, kondisi keuangan keluarganya menurun. Sehingga, hal tersebut membuat Anand harus bekerja siang dan malam untuk memenuhi kebutuhannya dan keluarganya.

Baca juga  Disney Mulan Live-Action Tayang 2020.
sinopsisfilm.co

Ia belajar matematika di siang hari, lalu menjual papads pada malam harinya. Anand Kumar juga mengajar matematika untuk mendapatkan uang tambahan.

Mengenai studinya, ia juga harus melakukan perjalanan jauh dengan kereta api. Sebab perpustakaan Patna University tidak mempunyai jurnal asing. Demi mendapatkan jurnal itu, setiap akhir pekan ia menempuh perjalanan enam jam menuju Varanasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *