terakurat.comkristen-stewart– Setelah Charlie’s Angels (Elizabeth Banks, 2019), petualangan Kristen Stewart yang kembali ke ranah film-film blockbuster berlanjut dengan Underwater. Diarahkan oleh William Eubank berdasarkan naskah cerita yang ditulis oleh Brian Duffield bersama dengan Adam Cozad.

Underwater berkisah tentang seorang peneliti bernama Norah Price (Kristen Stewart). Norah sedang berada dalam keadaan terbangun ketika sebuah gempa bumi menghantam laboratorium bawah laut tempatnya bekerja.

Setelah sejenak berkeliling, Norah Price menyadari bahwa hantaman gempa bumi tersebut telah menghancurkan laboratorium. Dan sekaligus menewaskan hampir seluruh orang-orang yang berada di dalamnya. Insiden tersebut hanya menyisakan beberapa penyintas: Captain Lucien (Vincent Cassell), Paul (T.J. Miller), Emily Haversham (Jessica Henwick), Liam Smith (John Gallagher Jr.), dan Rodrigo (Mamoudou Athie).

Mengarungi Ratusan Ribu Meter Dasar Lautan!

Bersama, mereka harus mengarungi dasar lautan yang berada ratusan ribu meter di bawah permukaan laut. Hal tersebut guna menyelamatkan diri dari bahaya ancaman persediaan oksigen yang terus berkurang. Serta dari sejumlah makhluk asing yang mencoba untuk menyerang mereka.


Sebagai sebuah sajian fiksi ilmiah, cukup mudah untuk menerka. Bahwa Underwater mencoba untuk mengikuti berbagai formula film-film fiksi ilmiah popular yang telah dirilis sebelumnya. Seri film Aliens (1979 – 2017) The Abyss (James Cameron, 1989) Armageddon (Michael Bay, 1998) Atau Life (Daniel Espinosa, 2017).

Beruntung, Eubank sepertinya cukup mengerti dengan materi apa yang ingin ia hantarkan kepada penonton. Lima menit setelah Underwater memulai pengisahannya, Eubank segera meningkatkan intensitas aksi dan teror serta tidak pernah lagi menurunkannya.

Mereka yang memiliki rasa ketakutan akan ruang sempit dan dasar lautan luas yang hampa. Sepertinya harus memilih untuk menjauhi film ini karena Eubank memanfaatkan rasa ketegangan tersebut dengan maksimal pada filmnya.

Baca juga  Soundtrack Drama Korea Backstreet Rookie!


Tidak hanya mampu menggarap filmnya dengan ritme pengisahan yang kuat, Eubank juga sukses memanfaatkan biaya produksi film. Dikabarkan hingga mencapai US$80 juta. Untuk menghasilkan desain produksi yang elegan.

Mulai dari gambaran akan reruntuhan laboratorium bawah laut yang dipenuhi dengan berbagai peralatan teknologi yang mutakhir. Kehampaan dasar lautan yang gelap dan misterius yang harus diarungi karakter Norah Price bersama rekan-rekannya. Dan juga tampilan akan sosok makhluk asing yang mulai mengikuti mereka.

Marco Beltrami dan Brandon Roberts juga menghasilkan iringan musik yang sangat mampu untuk menghidupkan energi di setiap adegan film. Momen-momen penuh ketegangan yang memenuhi jalan cerita Underwater terasa semakin mencekam berkat tata musik arahan mereka.

Penulisan Naskah yang Apik dari Duffield dan Cozad.


Di saat yang bersamaan, sulit untuk mengacuhkan kualitas penulisan naskah cerita dari Duffield dan Cozad. Dengan durasi pengisahan yang “hanya” berjalan selama 95 menit. Underwater sepertinya hanya tertarik untuk mengikat penonton dengan deretan ketegangan terhadap teror yang dialami oleh karakter-karakternya. Tanpa pernah benar-benar berniat untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai hal lain yang berada di sekitar mereka.

Di pertengahan paruh kedua, di tengah bahaya munculnya sosok makhluk yang tidak pernah dijelaskan keberadaannya. Serta berbagai istilah teknis membingungkan yang disampaikan oleh barisan dialog para karakter. Underwater mulai terasa kehabisan amunisi terornya.

Di momen inilah Duffield dan Cozad mulai memberikan pewarnaan pada beberapa karakter. Tidak banyak, namun tetap cukup berhasil untuk menghasilkan sedikit sentuhan emosional. Yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi akhir cerita yang telah dipilihkan untuk film ini.

Jika Underwater merumerupakan semacam penghormatan bagi seri film Aliens. Maka karakter Norah Price yang diperankan oleh Kristen Stewart jelas telah didesain untuk menjadi karakter Ellen Ripley bagi film ini. Dengan kharisma dan ketajaman insting aktingnya, Kristen Stewart mampu membawakan karakternya menjadi sosok yang sangat mudah untuk mendapatkan perhatian penonton.

Baca juga  Drama Korea Yang Dibintangi Oleh Lee Dong Wook!

Kristen Stewart mampu mengeksekusi setiap adegan aksi yang diberikan padanya secara meyakinkan. Barisan pemeran lainnya juga memberikan andil yang seimbang untuk menjaga kesolidan kualitas penceritaan film. Karakter-karakter dalam linimasa penceritaan film boleh saja terasa tipikal film-film fiksi ilmiah Hollywood.

Namun, penampilan para pemerannya berhasil membuat perjuangan yang dijalani oleh karakter-karakter yang mereka perankan mendapatkan dukungan sekaligus simpati dari penonton.

Kristen Stewart.


Kristen Jaymes Stewart merupakan seorang aktris berkebangsaan Amerika Serikat yang terkenal setelah memerankan Bella Swan dalam film Twilight. Film-film yang pernah dibintangi aktris cantik berusia 29 tahun ini antara lain. ”Panic Room”, “Catch That Kid”, ”Speak”, Zathura, ”The Messengers”, dan ”Into the Wild”.


Stewart akan memainkan karakter utama Isabella “Bella” Swan dalam film Twilight. Berdasarkan novel vampir romantis terlaris dengan judul yang sama, Twilight karya Stephenie Meyer. Stewart berada di set Adventureland ketika sutradara Catherine Hardwicke mengunjunginya untuk tes layar informal.

Ia membintangi film tersebut bersama Robert Pattinson, yang berperan sebagai Edward Cullen, pacar vampirnya. Film ini mulai berproduksi pada Februari 2008 dan selesai syuting pada Mei 2008.

Twilight dirilis dalam negeri pada 21 November 2008. Kinerja Stewart dihujani komentar yang beragam dengan beberapa kritikus memujinya dalam memerankan karakter Bella. Namun, ada juga yang mengkritik aktingnya seperti “kayu” dan kurang variasi dalam memainkan ekspresi wajah. Atau dengan kata lain ekspresinya “kosong”.

Memperoleh Penghargaan César Award di Perancis.

Namun, aktris berusia 29 tahun ini baru saja menerima nominasi César Award. Sebagai Apresiasi untuk aktingnya di film indie Clouds of Sils Maria. César merupakan sebuah penghargaan semacam Oscar di perhelatan Academy Awards versi Perancis.

Baca juga  Drama Korea Yang Paling Dinantikan Tayang!

Sudah cukup lama warga Hollywood tidak kebagian penghargaan César. Terakhir kali pada 2003. Itu pun diraih oleh aktor, bukan aktris. Adrien Brody dianugerahi predikat aktor terbaik César atas aktingnya yang memukau di film The Pianist.

Aktris lain yang juga memperoleh nominasi César tahun ini yaitu Juliette Binoche, lawan main Stewart di Clouds of Sils Maria. Dalam film ini, Stewart berperan sebagai asisten pemain film gaek (diperankan Binoche) yang berencana kembali eksis di dunia perfilman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here