Pekarangan rumah sudah seharusnya dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tumbuhan, baik itu tanaman hias, tanaman buah dan tidak ketinggalan adalah tanaman obat. Salah satu alasan mengapa Anda harus menanam tanaman obat di pekarangan rumah adalah, Anda tidak harus selalu menggunakan obat-obatan kimia yang kerap dipercaya memiliki efek samping lebih tinggi jika dibandingkan dengan obat-obatan alami atau herbal, apalagi jika digunakan untuk mengobati sakit ringan.

Obat-obatan alami sudah dipercaya ribuan tahun yang lalu oleh nenek moyang kita mampu mengobati berbagai macam penyakit. Bila tanaman obat berikut ini tumbuh di sekitar kebun Anda, maka Anda tidak perlu khawatir lagi dengan sakit yang diderita.

Berikut ini adalah daftar tanaman obat dan khasiatnya yang dapat Anda tanam di rumah:

Adam Hawa.

Adam hawa adalah salah satu tanaman hias sekaligus sebagai tanaman obat dengan bentuk sekilas menyerupai tanaman nanas. Daunnya tumbuh berbentuk roset yang berwarna hijau keabuan di sekitar permukaannya dan warna ungu di bawahnya.

Khasiat: Menyembuhkan penyakit bronkhitis, pendarahan, rematik, disentri, sembelit, anemia, batuk darah, bengkak, dan luka-luka.

Kandungan: Carboxyrnethykellulose, dimethylsuffoxide, acetylaminotfluorene, aqueous crude extract, zat 2-AAF dan masih banyak lagi senyawa lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Adas

Anda pasti pernah mendengar bahkan sering menggunakan minyak telon, minyak dengan aroma yang khas ini biasa dibalurkan pada tubuh bayi. Biji adas ini salah satu komponen yang terkandung di dalam minyak telon. Adas yang berasal dari Laut Tengah timur ini tumbuh membentuk rumpun dengan tinggi 50-200 cm. Mahkota bunga dari tanaman ini berwarna kuning dan muncul hingga ujung batang.

Khasiat: Bahan campuran minyak telon untuk menghangatkan tubuh bayi, memperlancar ASI, mengurangi rasa nyeri pada saat menstruasi, meningkatkan cita rasa dalam masakan.

Baca juga  Penyakit Gastritis Adalah Penyakit Apa Ya? Yuk Cari Tahu Disini!

Kandungan: Anetol, minyak atsiri, fenkon, bergapten, stigmasterin (serposterin), dan lain-lain.

Akar Wangi (Vetiver).

Akar wangi atau juga dikenal dengan nama vetiver merupakan tanaman sejenis rumput yang berasal dari India. Sama seperti namanya, akar tanaman menghasilkan aroma yang wangi. Aromanya yang khas sangat disukai manusia namun berbeda halnya bagi hewan. Akar dari tanaman ini biasanya dikeringkan kemudian diletakkan dalam lemari pakaian untuk digunakan sebagai pengharum, sekaligus mencegah bersarangnya serangga perusak.

Khasiat: Mengusir serangga, mengobati rematik, encok, pegal linu, luka bekas gigitan ular, dan meredakan bau mulut.

Kandungan: Minyak atsiri, asetat vetvenyl, vetiverol dll.

Alang-Alang.

Alang-alang (Imperata cylindrica) biasanya banyak tumbuh liar di lahan luas. Tanaman yang disebut gulma ini nyatanya mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan manusia. Selain bisa dijadikan tanaman obat, daun alang-alang juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan seperti atap rumah dsb.

Kandungan: Fernenol, kampesterol, skopolotin, katekol, asam oksalat, silindrin dll.

Khasiat: Menurunkan tekanan darah tinggi, sebagai piretik, mengatasi demam, dan sebagai diuretik (meluruhkan kencing).

Angsana.

Dikenal juga dengan nama sonokembang atau dalam dunia ekonomi bisnis disebut sebagai rosewood atau narra. Angsana dikenal juga sebagai tanaman pohon penghasil kayu terbesar yang berkualitas tinggi.

Selain bisa dimanfaatkan kayunya, ternyata angsana juga tanaman obat yang mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan tubuh.

Khasiat: Mengobati batu ginjal, sariawan, bisul, kencing manis, luka bagian luar dan diare.

Kandungan: Saponin, minyak atsiri, falfonoida, resin, polifenol dsb.

Antanan Besar (Whorled Pennywort).

Antanan besar dikenal pula dengan nama shield pennywort, whorled pennywort, juga whorled marshpennywort. Tanaman ini tumbuh ditempat yang basah seperti rawa-rawa dan berasal dari Amerika Utara dan Hindia Barat. Daunnya tumbuh menyerupai payung dan bisa digunakan sebagai tanaman aquascape untuk posisi depan (foreground).

Baca juga  Prosedur Jika Alami Gejala Covid-19!

Kandungan: Tanin, madecassoside, vellarine, mineral, brahmicacid dsb.

Khasiat: Untuk peradangan, lepra, disentri, radang lambung, demam, wasir dan radang tenggorokan.

Asam Jawa (Tamarind / Indian Date).

Tanaman buah yang asam jawa kerap digunakan sebagai bumbu dapur atau dibuat jadi manisan asam. Tanaman yang memiliki nama Ilmiah Tamarindus indica ini memiliki tekstur daging buah mirip kurma sehingga disebut juga kurma India. Selain populer dijadikan sebagai bumbu dapur, asam jawa juga digunakan untuk mengobati beberapa macam penyakit.

Khasiat: Demam, penyakit kulit, cacingan, rematik, insomnia, sakit kunijng, nyeri haid, disentri, sembelit, batuk, radang payudara, sariawan, dan sebagainya.

Kandungan: Asam malat, asam sitrat, asam asetat, asam suksinat, asam tartrat, vitamin B3, peptin, prolin, serin, kalium, lemak dsb.

Asam Kranji (Velvet Tamarind).

Asam kranji (Dadalium indium) adalah tanaman buah yang memiliki ukuran sebesar anggur, bulat, berwarna hitam ketika matang. Pulp asam kranji berwarna orange gelap kadang kemerahan, dengan rasa asam yang segar. Di luar negeri disebut velvet tamarind. Selain populer dijadikan sebagai bumbu dapur, asam kranji juga digunakan untuk mengobati beberapa macam penyakit.

Khasiat: Mengobati sariawan, diare dan gusi berdarah. Serta dapat mengusir kolesterol jahat di dalam tubuh. Caranya hanya dengan mengkonsumsi daging buahnya langsung saat matang selagi masih segar.

Awar-Awar.

Awar-awar (Ficus Septica Burm. L) adalah tanaman obat yang termasuk dalam famili Moraceae. Tanaman ini sering ditemukan tumbuh liar bahkan pada kondisi lingkungan yang tidak bersahabat sekalipun. Buahnya bulat kecil-kecil berwarna hijau dan sekilas nampak seperti buah tin.

Khasiat: Obat untuk radang usus buntu, sesak nafas, penawar racun ular berbisa, asma, kepala pusing, mengurangi bengkak, obat penyakit kulit seperti bisul, mengatasi rematik, dan juga sebagai pencahar.

Baca juga  Manfaat dan Resiko Teknik Pengobatan Alternative Bekam

Kandungan: Alkaloida, tiloforin, septisin, flavonoida, tanin, polifenol, dan antofin.

Bandotan.

Bandotan (Ageratum conyzoides L.) adalah salah satu tanaman obat yang memiliki aroma tajam mirip bau kambing (bandot artinya kambing). Tanaman ini aslinya berasal dari Brasil kemudian menyebar hingga ke Indonesia. Bandotan sering ditemukan tumbuh liar di ladang atau di semak belukar. Tanaman yang berasal dari genus Ageratum ini terkenal sebagai obat luka.

Khasiat: Obat luka, sakit dada, demam, sakit perut, patah tulang, pencuci mata, malaria, sakit tenggorokan, mimisan, keseleo, radang telinga dsb.

Kandungan: Saponin, polifenol, falvonoida, minyak atsiri, alkaloida, sitosterol dsb.

Bangun-Bangun.

Bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour.) adalah salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai obat. Tanaman yang berasal dari Afrika Selatan dan Utara ini sering pula disebut sebagai daun jintan. Batang tanaman bangun-bangun memiliki ruas-ruas, dan jika ruas batang menyentuh tanah akan muncul akar dari ruas tersebut. Daunnya memiliki aroma yang harum dengan rasa sedikit getir.

Khasiat: Obat karminatif (peluruh kentut), laktagoga (pelancar ASI), menjaga stamina tubuh, menghilangkan rasa lelah dan letih, umbi dan akar tanaman ini mengandung forskolin yang diketahui dapat merangsang ereksi, sebagai tonikum jantung dan berperan dalam mengativasi enzim adenilat siklase. Selain itu juga dimanfaatkan untuk mengobati batuk, demam, pilek, sariawan, asma, ayan, perut kembung dan lain- lain.

Kandungan: Kalium dan minyak atsiri (karvakrol, idoprofil-o-kesrol, dan fenol). Daunnya juga mengandung zat besi dan karotenoid yang tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here