Seperti yang kita ketahui, sirkuit Mandalika akan menjadi salah satu arena yang digunakan untuk ajang balap MotorGP musim 2021. Proses pembangunan sirkuit tetap berlanjut meski dalam masa pandemi Covid-19. Sirkuit yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ini terus mengalami kemajuan. Melihat Video yang diunggah oleh Menteri ariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio di akun instagram pribadinya, pembangunan sirkuit masih dalam pembangunan dan sebagian lintasan belum dilapisi aspal, rencananya pengaspalan akan dibuat sebanyak tiga lapis. Pembangunan sirkuit yang melibatkan alat berat seperti cranee sampai truk pengangkut material ini sepertinya masih sedang dikerjakan. Rencananya Sirkuit Mandalika akan digunakan pada bulan Oktober 2021.

Sekilas Tentang Sirkuit Mandalika.

pikiranrakyat.com

Mandalika Street Race Circuit Cluster memiliki luas sekitar 130 hektar. Lintasan ini berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Pariwisata Mandalika Lombok yang dibangun oleh Mandalika Vinci Grand Project, BUMN asal Prancis. Arena balap ini memiliki panjang 4,32 kilometer dan didalamnya terdapat 18 tikungan. Disiapkan juga tiga bukit seluas 50 hektar setinggi 25-50 meter untuk menampung 15.000 penonton.

Tidak hanya lintasan dan area yang luas, Sirkuit Mandalika juga akan menpilkan pemandangan yang cantik dengan bukit bernama Pink Mount Mandalika ( sebuah bukit yang bertabur bunga berwarna pink ). Indonesia Tourism Development Corporation ( ITDC ) sebagai BUMN Pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Bali dan KEK Pariwisata Mandalikan juga membuat sebuah kawasan untuk Wisata Glamour Camping ( glamping ) untuk jambore komunitas otomotif atau perkemahan keluarga yang berkapasitas hingga 1.000 kemah.

Tidak hanya itu, ITDC juga memberdayakan warga sekitar untuk membuat Homestay. Sedangkan ITDC juga membuat 1.046 kamar. Serta Mandalika juga menyiapkan arena golf.

Baca juga  Wisata Unik, Seru dan Menarik di Surabaya North Quay

Sejarah Nama Mandalika.

koranriau.co

Mandalika merupakan nama dari seorang Puteri yang cantik dalam cerita rakyat suku Sasak di Pulau Lombok. Konon katanya suatu ketika terjadi sebuah peperangan demi memperebutkan cinta dari sang Puteri. Melihat hal tersebut, sang Puteri bersedih dan tidak ingin rakyatnya menderita karena dirinya. Hingga akhirnya Puteri Mandalika memilih untuk menenggelamkan diri ke laut lalu menghilang ditelan ombak. Dan uniknya hal tersebut dikaitkan dengan fenomena cacing laut yang menyala di malam hari, yang menambah kecantikan panorama pulau ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here