Terakurat – Jenis-jenis BIOS – Kebutuhan manusia modern saat ini tidak bisa lepas dari teknologi, seperti halnya komputer. Buat kamu yang sering menggunakan Komputer sebagai sarana dalam kegian sehari-hari baik itu untuk keperluan bekerja, bersosial media ria, ataupun bermain game sekalipun pastinya sudah tidak asing lagi dengan BIOS.

BIOS adalah singkatan dari Basic Input Output System. Dengan adanya BIOS sehingga dapat dengan mudah mengatur sistem operasi hingga perangkat keras pada komputer yang sedang digunakan. Sedangkan untuk namanya sendiri mengandung makna yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti “Arti Kehidupan”.

Pada awalnya istilah BIOS dikenal sejak kemunculannya yang pertama kali pada sistem opeasi CP/M. Setelah itu, BIOS kembali dijumpai pada versi DOS yang terdapat bada berkas bernama IMBIO.COM dan IO.SYS.

Secara umumnya BIOS dapat kamu temukan dengan mudah pada saaat menyalakan komputer. Lantas ada berapa banyak jenis BIOS saat ini? Nah berikut ini beberapa jenis-jenis BIOS yang dapat kamu temui pada komputer.

Jenis-jenis BIOS

IBM Bios

Jenis Bios ini dikembangkan oleh perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat, yakni IBM.Inc. Perusahaan ini terletak di pusat kota Armonk, New York dan telah berdiri sejak tahun 1911. Mereka membagi IBM Bios menjadi 3 versi.

Pada versi yang pertama dirilis pada 24 April 1981 adalah BIOS dengan memori fisik sebesar 544kb, namun sayangnya versi pertama ini belum dilengkapi dengan fitur pemindahan blok memori untuk beberapa kartu ekspansi.

Selanjutnya pada tanggal 19 Oktober 1981, kembali diperkenalkan versi keduanya dari IBM Bios yang tak jauh berbeda dari sebelumnya. Hanya saja pada versi kedua ini terdapat fitur tambahan yakni Bugfix.

Baca juga  Jarang diketahui! Inilah Kelebihan dan Kekurangan Google Drive

Lalu yang terakhirny dirilis pada 27 Oktober 1982. Pada versi yang ketiganya ini menjadi salah satu BIOS yang paling banyak dibandingkan versi pendahulunya. Terdapat beberapa kode atau peringatan Beep yang dimiliki oleh IBM Bios ini, diantaranya adalah:

  • Tidak ada bunyi Beep, berarti RAM belum terpasang atau ditemukan kerusakan pada Power Supply.
  • Beep pendek 1 kali, berarti komputer dalam keadaan normal.
  • Beep panjang 1 kali dan Beep pendek 1 kali, menandakan terdapat masalah pada Motherboard.
  • Beep panjang 1 kali dan Beep pendek 2 kali, menandakan terdapat masalah pada VGA Card.
  • Beep panjang 3 kali, menandakan terdapat masalah pada Keyboard.
  • Beep 1 kali, menandakan VGA Card Blank.

Phoenix BIOS

Phoenix BIOS dikembangkan oleh perusahaan Phoenix Technologies Ltd. Perusahaan software dan hardware yang satu ini juga berasal dari Amerika Serikat, lebih tepatnya terletak di Pasadena, California. BIOS yang satu ini menjadi salah satu BIOS yang cukup populer di tanah air.

Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Phoenix BIOS antara lain dapat mengaktifkan keamanan hingga konektivitas dan kompabilitas dari berbagai komponen yang terdapat pada kompter.

Salah satu yang membedakan kode Beep dari Phoenix BIOS dengan BIOS jenis lain adalah jeda yang ada pada setiap kode peringatan tersebut. Lebih jelasnya beragam kode Beep atau peringatan yang dapat kamu temukan pada BIOS ini antara lain.

  • 1 – 1 – 4 : peringatan jika terdapat kerusakan pada BIOS.
  • 1 – 2 – 1 : untuk memberitahukan jika ditemukan kerusakan pada motherboard
  • 1 – 3 – 1 : peringatan jika ada masalah pada RAM ketika sedang dalam pemasangan ataupun karena ada kerusakan.
  • 3 – 3 – 4 : peringatan jika terdapat masalah pada VGA saat dalam pemasangan maupun jika ditemukan adanya kerusakan pada VGA.
Baca juga  KB Akhirnya Mengakui Dirinya Pernah Menjadi Pelatih Victim Esports!

AWARD BIOS

Masih dengan jenis BIOS yang berasal dari Amerika Serikat, selanjutnya dalah AWARD BIOS. Produk yang satu ini dikembangkan oleh perusahaan Award Software International Inc., perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras ini berlkasi di Los Gatos, California dan sudah lama beroperasi tepatnya sejak tahun 1983.

BIOS ini mengandung program yang pada sistem dasarnya dapat dimodifikasi oleh pengguna. Tak hanya itu, AWARD BIOS juga menyimpan informasi setup pada CMOS RAM. Sedangkan untuk menggunakan BIOS ini kamu hanyalah perlu menekan tombol Delete saja.

Sama halnya seperti BIOS pada umumnya, AWARD BIOS ini juga memiliki beberapa kode Beep atau peringatan. Kode pertama, 1 kali peringatan panjang berarti terdapat kesalahan pada ram. Lalu jika ditemui Beep panjang 1 kali dan Beep pendek 2 kali artinya ditemukan kerusakan pada VGA.

Sedangkan jika terdapat Beep panjang 1 kali dan Beep pendek 3 kali itu menandakan terdapat kerusakan pada Keyboard. Namun jika Beep panjang tersebut tak kunjung berhentih hal ini menandakan jika RAM atau VGA tidak terpasang.

AMI BIOS

Jenis Bios ini diperoduksi oleh perusahaan American Megatrend Inc. yang dikenal dengan AMI BIOS. Perusahaan software dan hardware ini didirikan pada tahun 1985 dan terletak di Norcross, Georgia.

Nama AMI BIOS semakin populer sejak tahun 2002. Banyak yang menyukai jenis bios yang satu ini karena penggunaanya terbilang mudah. Kamu hanyalah perlu menekan tombol Delete saja untuk mengaksesnya.

Kode peringatan yang terdapat pada BIOS ini juga beragam. Jika Beep 1 kali menandakan terdapat kesalahana pada RAM, bisa jadi dikarenakan tidak terpasang dengan benar atau terjadi kerusakan.

Selanjutnya jika Beep 2 kali menandakan terdapat kesalahan pada RAM atau Memory Parity Error. Jika Beep 3 kali artinya terdapat kesalahan pada RAM atau Memory Read or Write Error. Ada pula Beep 4 kai yang memberi peringatan jika terdapat kesalahan pada Motherboard. Beep 5 kali mendandakan terdapat kerusakan pada Prosesor. Beep 6 kali jika controller pada keyboard mengalami masalah, Beep 7 kali yang artinya ditemukan kesalahan pada Vidio Mode dari Komputer. Lalu Beep 8 kali menandakan terdapat kesalahan pada tes memori pada VGA.

Baca juga  Ini Dia Negara Terkecil di Dunia, Luasnya Ada yang Sebesar Kota!

Namun, jika Beep panjang 1 kali dan Beep pendek 8 kali artinya terdapat kesalahan pada saat melakukan tes tampilan gambar. Sedangkan jika Beep 1 kali Beep pendek 3 kali artinya terdapat kerusakan pada memori tambahan.

Nah, itulah beberapa jenis BIOS yang hingga kini masih digunakan. Meski begitu, selain empat jenis BIOS diatas tadi termasuk AMI BIOS, masih ada beberapa jenis BIOS lain yang di produksi oleh berbagai perusahaan software dan perangkat keras yang lain.

Karena pada dasarnya BIOS berjalan dengan real mode yang terkesan lambat. Sehingga para ahli pun menciptakan teknologi Efi atau Ekstensible Firmware Interface, yakni bentuk turunan dari arsitektur Itanium yang memiliki performa lebih baik untuk menggantikan BIOS yang telah lama digunakan sejak tahun 1981 tersebut.

Nah, itulah tadi sedikit informasi mengenai jenis-jenis bios yang hingga kini masih banyak digunakan pada komputer.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here