jenis-jenis-chemical-peeling– Merawat kulit tidak hanya sekedar menggunakan skincare rutin saja, tapi juga harus dibarengi dengan tindakan lain agar kulit tampak glowing maksimal. Salah satunya adalah eksfoliasi kulit, tindakan ini akan membantu meregenerasi sel kulit secara optimal. Selain itu juga akan menciptakan lapisan kulit baru sehingga kulit wajah akan menjadi tampak lebih segar dan cerah.

Eksfoliasi yang biasanya sering dilakukan adalah chemical peeling. Tindakan ini menggunakan kandungan aktif dan bahan kimia yang dilakukan oleh tenaga profesional. Sebelum kamu mencobanya, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu beberapa jenis chemical peeling.

Light Chemical Peeling.

Chemical peeling light biasanya digunakan untuk memusnahkan sel kulit mati yang terdapat pada lapisan kulit paling luar (epidermis). Jenis ini juga sering digunakan untuk mengatasi warna kulit yang tidak merata, kulit berjerawat, dan garis halus yang mulai terlihat di beberapa bagian wajah. Bahan yang digunakan untuk tindakan ini biasanya menggunakan cairan khusus dan harus dilakukan oleh tenaga profesional atau dokter. Dalam prosesnya akan memberikan rasa yang sedikit tersengat. Namun jangan khawatir, Karena kulit akan diberikan cairan penetral untuk menetralisir cairan kimia yang diaplikasikan pada wajah.

Peeling Sedang.

Prosedur ini juga sering digunakan untuk mengatasi sel kulit mati dari lapisan epidermis dan juga bagian paling atas lapisan tengah kulit, dermis. Biasanya, tindakan ini efektif untuk mengatasi noda bekas jerawat, kerutan di wajah, hingga warna kulit yang tidak merata. Cairan yang digunakan adalah asam triklorosetat atau glycolic acid. Proses biasanya dilakukan selama 20 menit oleh dokter. Setelahnya, warna kulit akan berubah jadi kemerahan, namun perlahan kemerahan akan menghilang dan kulit menunjukan hasil yang lebih baik.

Deep Chemical Peeling.

Masih sama dengan yang lain, tindakan untuk menghilangkan sel kulit mati namun prosesnya lebih maksimal. Dilakukan mulai dari lapisan epidermis sampai dengan lapisan dermis yang lebih dalam. Tujuannya untuk mengatasi kerutan-kerutan di  wajah yang lebih dalam, kerusakan akibat paparan sinar matahari, bekas luka, dan masalah kulit lainnya. Karena tergolong cukup keras, biasanya prosedur ini juga disertai dengan tindakan bius lokal. Selain itu, dokter akan memberikan larutan asam trikorosetat atau fenol yang mampu menyerap sampai lapisan dermis pasien. Dokter juga akan memonitor jantung pasien, sehingga prosesnya akan lebih terpantau.

Baca juga  Tips Merawat Bibir Kering Secara Alami dan Efektif!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here