Terakurat – Jenis Layanan Hosting – Mungkin sebagian orang akan merasa kebingungan ketika berniat akan membuat sebuah website, tetapi ketika ia cek situs hosting, tiba-tiba banyak sekali pilihan hosting yang bikin pusing ini. Mulai dari cloud, dedicated, vps, managed dan istilah lainnya. Selain itu didalam setiap paket hosting juga terdapat istilah teknis lainnya yang bikin orang awam menjadi semakin kebingungan seperti bandwith, DNS, SSL, GB, SQL dan seterusnya.

Semakin berkembangnya website dan bisnis yang kamu miliki, pastinya kamu perlu paket hosting yang paling bagus. Maka dari itu, berikut ini kita akan membahas jenis-jenis layanan hosting yang umum ditawarkan oleh penyedia jasa hosting. Simak ulasannya!

Jenis-jenis Layanan Hosting

Shared Hosting

Shared artinya dipakai bersam, dilayanan hosting ini website kamu disimpan didalam server yang digunakan ramai-ramai oleh website lain. Artinya satu mesin untuk bersama.

Keuntungan dari paket hosting yang satu ini adalah harganya yang murah. Untuk server internasional jenis ini, kisaran harganya adalah 50 ribu hingga 100 ribu rupiah perbulannya.

Kekurangan utama dari Shared hosting ini adalah, performa server ini ditentukan oleh website lain yang ikutan numpang si server tersebut. Tenaga pada server ini akan banyak digunakan oleh situs, karena aktivitas yang lebih banyak. Otomatis performa server akan berkurang.

Biasanya ketika seseorang baru merintis bisnis, ia akan memulai dengan shared hosting karena harganya sangat murah. Untuk harga, shared hosting berkisar antara 50-100 ribu perbulan. Jika budget kamu sangat terbatas, alangkah baiknya untuk memilih jasa hosting lokal karena biasanya lebih murah. Selain itu pastikan layananya terpercaya, aman dan dengan downtime yang minimum. Downtime adalah kondisi dimana server mati dan webite kamu jadi tidak dapat diakses.

Baca juga  Gemar Fotografi? Ketahui Perbedaan antara SLR dan DSLR

Selain itu hal lain yang harus kamu perhatikan dalam membuat website adalah, usahakan memakai SSL atau Secure Sockets Layer. Ini adalah metode enskripsi transfer data yang membuat website lebih aman dan sulit dibobol. Saat ini hampir semua website besar dan ternama sudah menggunakan SSL.

Halaman website yang sudah menggunakan SSL akan dimulai dengan https:// ketika di akses. Ia juga mengapatkan logo gembok yang menandakan bahwa website tersebut aman.

Reseller Hosting

Reseller hosting pada dasarnya adalah shared hosting, yang membedakannya adalah Reseller hosting dilengkapi dengan beberapa software tambahan agar kamu dapat menjual lagi paket hosting tersebut.

Kamu bisa mengontrol lebih banyak aspek teknis di reseller hosting. Paker reseller juga menyediakan pembayaran untuk memudahkan transaksi dengan klien anda, serta kelebihan lainnya.

Untuk soal harga, hosting reseller biasanya berkisar antara 150 ribu hingga 500 ribu perbulannya tergantung fitur dan spesifikasinya.

Cloud hosting based Hosting

Cloud hosting ini bisa dikatakan cukup baru. Teknolog cloud ini memungkinkan ratusan server untuk bekerja besama sehingga berperan layaknya satu server raksasa. Tujuan dari cloud hosting ini adalah, ketika kebutuhan bertambah, si perusahaan tinggal menambah server lain ke jaringannya. Keuntungan terbesar dari cloud hosting adalah, penyedia server dapat mengakomodasi lonjakan traffic yang datang ke  website anda, daripada harus mematikan website anda ketika ada penggunaan resource yang berlebihan.

Jika website kamu sudah mulai besar dan sedang menanjak popularitasnya, maka cloud hosting ini sangat cocok. Untuk kisaran harga, cloud hosting ini tergantung dari besar penggunaan. Contohnya, jika website kamu sepi maka kamu membayarnya mudah, sedangkan jika website ramai kamu harus membayar mahal.

Baca juga  Rekomendasi Aplikasi untuk Nonton Drama Korea di Android

Virtual Private Server

VPS membagi satu server menjasdi banyak server seperti halnya share, tapi ia seperti satu server sendiri. Contohnya jika satu mesin server memilki power sebanyak 4, jika di shared hosting orang lain dapat menggunakan 3 dan kamu mendapatkan sisanya, yaitu 1. Nah jika di VPS kamu akan mendapakan resource yang sudah ditentukan di awal, misalnya 2. Tetangga yang sama tidak dapat mengganggu resource anda, sehingga apapun yang terjadi kamu tetap memiliki 2, dan tidak akan berkurang.

Dedicated server

Ketika kamu memiliki paket hosting dedicated, maka kamu menyewa satu mesin server secara utuh. Kamu memiliki kontrol penuh (pada linux disebut “Root”). Dengan dedicated server, maka kamu tidak perlu khawatir dengan tetangga satu server yang merusak atau mengurangi performa website kamu. Dedicated server adalah level tertinggi dari paket hosting di pasaran umum.

Jika bisnis atau website kamu sudah sangat besar bahkan sampai-sampai meerlukan dedicated server, maka cobalah untuk mempertimbangkan untuk memilki server sendiri, berhubung harga sewa dedicated server yang terbilang sangat mahal.

Colocation Hosting

Jika kamu ingin membawa mesin server milik sendiri, lalu memangnya di sebuah rak data center. Mereka akan menyediakan listrik, pendingin, keamanan dan jaringan internet. Hal ini berarti kamu harus bertanggung jawab penuh terhadap software di server, penyimpanan data, prosedur backup dan lainnya.

Jika mesin server anda rusak tentunya harus ganti sendiri. Coloation Web Hosting pada dasarnya adalah sewa tempat, listrik, pendingin, keamanan dan akses internet. Kecuali jika kamu orang IT yang paham betul mengenai server, maka jangan gunakan opsi yang satu ini.

Managed WordPress Hosting

Karena semakin meningkatnya popularitas WordPress sebagai platform pembuat website, sehingga banyak penyedia jasa hosting sekarang menawarkan paket ini.

Baca juga  Aplikasi Android Paling Populer yang Wajib Kamu Install!

Pada dasarnya, managed WordPress Hosting adalah layanan dimana penyedia jasa akan mengurus semua hal tentang instalasi wordpress serta menjaga situs kamu dari serangan hacker.

Meski sedikit lebih mahal dari shared hosting, paket ini cocok buat kamu gunakan untuk bisnis startup menggunakan wordpress sebagai platform utamanya.

Self Service Hosting

Nah yang satu ini kamu melakukan semuanya sendiri, mulai dari server, software, jaringan internet, listrik, penginginan dan keamanan. Sama hanya seperti Colocation Hosting, jika kamu bukan orang IT yang dewa soal komputer, server dan internet sebaiknya hindari hosting yang satu ini.

Membuat sebuah website, apalagi seorang pemula bukanlah suatu hal yang mudah dan instan. Pasalnya dibutuhkan banyak kesabaran dan niat belajar, tetapi ilmu tentunya akan banyak berguna dan terbayar dikemudian hari. Nah yang paling aman adalah memilih paket hosting yang sesuai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here