Terakurat – Jenis Pembangkit Listrik – Di era Modern seperti sekarang ini, keberadaan Listrik merupakan salah satu hal yang penting. Banyaknya kegiatan dan aktivitas yang bergantung listrik menjadi alasannya. Mulai dari penerangan, pekerjaan hingga alat-alat rumah tangga seperti halnya mesin cuci, dan setrika bergan pada ketersediaan listrik.

Untuk bisa memproduksi listrik maka dibutuhkan pembangkit listrik. Seiring berkembangnya zaman, maka semakin banyak juga sumber energi yang bisa dijadikan sebagai salah satu pembangkit listrik. Lantas bagaimana listrik dapat dihasilkan? Simak berikut ini macam jenis pembangkit listrik yang harus kamu tahu.

Jenis Pembangkit Listrik

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

PLTA atau biasa disingkat Pembangkit Listrik Tenaga air merupakan pembangkit yang menggunakan air sebagai penggerak turbin pada generator. Pergerakan air digunakan untuk menguban energi kinetik agar menghasilkan energi murni yang ramah lingkungan sekaligus hemat dan dapat diperbaharui. Waduk, sungai dan bendungam merupakan salah satu tempat dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Air.

Terdapat dua macam PLTA yaitu berdasarkan ketinggian dan arus. PLTA berdasarkan ketingian menggunakan air yang berasal dari ketinggian, contohnya ketinggian dari air terjun. Sementara PLTA berdasarkan arus yang lebih menggunakan arus secara alami atau dipompa. Di Indonesia terdapat 20-an PLTA, sedangkan di dunia, Cina menjadi salah satu negara yang memiliki jumlah PLTA terbanyak.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau biasa disingkat PLTU merupakan pembangkit listrik yang menggunakan uap untuk menghasilkan listrik. PLTU menggunakan energi uap hasil dari pompa air dalam pipa yang menyatu dengan minyak batu bara. Hasil dari pemanasan tersebut akan dibakar dan disemprot menjadi energi uap yang akan menggerakan turbin pada generator mesin. Dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga lain, PLTU merupakan yang paling tidak ramah lingkungan. Pasalnya uap yang dihasilkan dari mesinnya akan sangat berbahaya bagi lingkungan di sekitarnya. Indonesia sendiri sudah banyak menggunakan PLTU, dan yang terbesar adalah PTU Jawa 7 yang menopang listrik untuk kedua pulau yakni Jawa dan Bali.

Baca juga  Daftar Mata Uang Paling Tinggi di Dunia

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah pembangkit listrik yang membutuhkan tenaga surya yang diubah menjadi energi listrik. PLTS bekerja dengan menggunakan panel surya untuk menyimpan energi panas ke dalam batrai. Energi yang dihasilkan di dalam batrai dapat digunakan apabila dibutuhkan atau dengan cara lain sebagai energi cadangan di waktu tertentu.

PLTS merupakan salah satu jenis pembangkit listrik yang ramah lingkungan, pasalnya hanya menggunakan sumber energi murni alami.  Pembangkit listrik ini banyak digunakan di perumahan-perumahan komersil. Hingga saat ini sudah banyak yang memanfaatkan PLTS atap karena memiliki keuntungan yakni membuat tagihan listrik menjadi semakin hemat.

Pembangkit Listrik Tenaga Gas

PLTG atau biasa disbut Pembangkit Listrik Tenaga Gas merupakan salah satu pembangkit listrik yang menggunakan gas sebagai bahan penggerak turbin utama. Bahan bakar gas, atau batu bara merupakan salah satu sumber energinya. Bahan bakar tersebut akan terbakar denan gas yang kemudian akan menggerakan turbin generator.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) banyak menggunakan PLTG sebagai penunjang listrik di tanah air. Kemudahan serta kecepatan dalam proses pengaktifan membuatnya menjadi pilihan utama yang dapat diatur sedemikian rupa ketika terjadi gangguan kekurangan daya. Namun PLTG menimbulkan kebisingan dari mesinnya sehingga harus dibangun jauh dari pemukiman dan Kota.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

PLTP atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi merupakan pembangkit listrik yang menggunakan panas uap bumi sebagai penggerak turbin. Jika dilihat dari cara kerjanya, PLTP sama halnya seperti PLTU, namun yang membedakannya adalah UAP PLTP berasal langsung dari perut Bumi. Maka dari itu, PLTP biasanya dibangun di daerah pegunungan.

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

PLTD merupakan pembangkit listrik yang menggunakan diesel sebagai bahan dasarnya. Diesel yang digunakannya adalah solar, pembangkit listrik jenis ini memiliki kelemahan yaki dapat digunakan dalam jumlah yang kecil sehingga banyak digunakan untuk memenuhi pasokan listrik pedesaan.

Baca juga  Macam-macam Tanaman Sri Rejeki, Tanaman Si Pembawa Hoki

Mesin diesel pada PLTD merupakan pengerak awal yang akan menghasilkan energi murni mekanis. Energi tersebut akan dimanfaatkan untuk menggerakan motor generator yang kemudian akan diubah mnjadi energi listrik. Hingga saat ini PLTD sudah dapat diciptakan dengan menggunakan genset yang kerap kali digunakan untuk tetap menjadi sumber listrik ketika ada gangguan.

Pembangkit Listrik Tenaga Ombak

Indonesia sebagai negara maritim memiliki wilayah perairan yang luas. Omab di wilayah perairan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Ombak. Pergerakan ombak yang naik turun memiliki tekanan udara yang dapat menggerakan pembangkit hingga akhirnya dapat diubah menjadi listrik.

PLTO merupakan jenis pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Pasalnya tidak membutuhkan bahan bakar dan tidak mengasilkan limbah. Selain itu pmbangkt listrik ini juga mudah dioperasikan dan biaya perawatannya relatif rendah. Sedangkan kekurangannya adalah ketergantungannya pada ombak yang membuat kemungkinan energi yang dihasilkan fluktuatif.

Pembagkit Listrik Tenaga Bayu

PLTB adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan angin. Selain deisebut dengan PLTB ada juga yang menyebutnya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Listrik pada pembangkit jenis ini, dibuat dengan mengubah rotasi dari bilah pisau turbin dengan menggunakan generator listrik.

PLTB dapat digunakan sebagai penghasil listrik untuk skala besar dan juga untuk skala kecil seperti Individu. Keunggulan PLTB adalah energi utamanya yang tidak terbatas, yakni angin. Selain itu, jenis pembangkit listrik ini juga ramah lingkungan dan tidak menciptakan limbah dan mengurangi efek rumah kaca.

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

PLTSa merupakan salah satu pembangkit listrik thermal dengan uap dan berbahan bakar dari sampah atau gas methan. Sampah atau gas sampah methan akan dibakar untuk menghasilkan panas berupa uap kompresi tinggi. Uap tersebut kemudian akan menggerakan turbin uap dan flywheel yang tersambung pada generator dinamo dengan perantara transmisi sehingga menciptakan tenaga listrik.

Baca juga  Rekomendasi Film Detektif dengan Cerita yang Cerdas dan Juga Sukar Ditebak

Keunggulan dari PLTSa adalah kemampuannya untuk mengubah sampah yang tadinya dianggap tidak berguna menjadi listrik yang bermanfaat. Jenis pembangkit listrik ini suda banyak digunakan di perkotaan besar di Eropa dan Amerika.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

PLTN merupakan pembangkit listrik yang menggunakan pahan bakar dari reaktor Nuklir. Secar sederhana, PLTN akan mengubah energi panas dari nuklir untuk menjadi energi listrik.

Banyak yang beranggapan bahwa Indonesia kurang cocok untuk dibangun pembangkit listrik tenaga nuklir ini, pasalnya masalah lokasi di Indonesia yang rawan bencana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here