Terakurat – Kalibrasi Baterai Laptop – Pengkalibrasian baterai pada laptop sebenarnya sama saja seperti mengkalibrasi baterai pada ponsel. Dapat menggunakan cara manual atau dengan bantuan software pihak ketika. Hanya saja pada prosesnya terdapat beberapa perbedaan, tetapi dengan tujuan akhir yang sama.

Apakah perlu menkalibrasi Baterai?

Sama halnya seperti pada ponsel, kinerja baterai laptop juga akan melemah seiring berjalannya waktu, khususnya bagi laptop yang digunakan sehari-hari untuk kegiatan intens. Salah satu masalah yang bisa saja terjadi ketika baterai adalah ketidak mampuan sistem dalam membaca status baterai secara akurat.

Hal ini bisa saja cukup mengganggu bagi sebagian orang yang sering bekerja di luar ruangan tanpa adanya sumber daya. Misalnya, indikator batrai menunjukan jika daya dapat bertahan sekitar 2 jaman lagi, akan tetapi sisa daya yang sebenarnya hanyalah mampu bertahan sekitar 30 menitan saja.

Masalah kekeliruan sistem ini mungkin bukanlah masalah besar bagi pengguna di dalam ruangan yang memiliki sumber daya. Hal ini dikarenakan laptop masa kini disebutkan dapat digunakan dalam kondisi terhubung ke sumber daya. Jelas berbeda denga ponsel, dimana hal semacam ini harus dihindari.

Agar masalah ini tidak membuat kamu bingung, maka solusi terbaiknya adalah dengan mengkalibrasi baterai pada laptop. Setelah kamu mengetahui hasilnya, mungkin kamu bisa lebih yakin lagi jika perangkat batrai atau laptop kamu harus diganti dengan yang baru agar memudahkan pekerjaan ketika berada di luar ruangan.

Cara kalibrasi baterai laptop

Pada beberapa laptop berkinerja tinggi biasanya telah dilengkapi dengan alat kalibrasi baterai bawaan, sehingga memudahkan penggunanya jika suatu saat baterainya memerlukan kalibrasi. Namun sebagian besar laptop lainnya tidak dilengkapi dengan fitur semacam ini.

Baca juga  Tips Memilih Casing PC Gaming yang Kuat dan Aman

Sebelum melakukan kalibrasi baterai, kamu perlu mengidengtifikasi terlebih dahulu mengapa kinerja baterai laptop anda menurun. Apakah itu dikarenakan kalibrasi OS-nya atau baterai itu sendiri? Jika sistem mengalami kegagalan membaca status baterai dengan tepat, maka kalibrasi baterai mungkin diperlukan. Namun sebaliknya, jika baterai benar-benar sudah habis masa pakainya, maka jalan terbaiknya adalah dengan menggantinya.

Perlu diketahui bawa mengkalibrasi baterai ini tidak akan meningkatkan kinera baterai, melainkan hanya membantu sistem membaca status baterai lebih akurat  sekali lagi. Berikut ini adalah ketiga cara kalibrasi baterai laptop yang bisa kamu coba.

Dengan cara manual

Untuk mengkalibrasi batrai secara manual, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencegah laptop beralih ke mode sleep/hibernation/powesaving setelah beberapa menit tidak aktif digunakan. Kamu dapat mengatur hal semacam ini dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Pergi ke Control Panel> Hardware and Sound> Power Options, setelah itu pilih menu “Change when the computer sleeps”.
  • Pada pengaturan “Put computer to sleep” ubah durasi waktunya ke “Never” setelah itu klik menu “Change Advanced Power Setting”.
  • Pada tab baru yang terbuka, gulir ke bagian bawah dan temukan menu “Battery”, ekspansi bagian “Critical battery level” dan klik pada bagian “On Battery” selanjutnya setel persentasi ke nilai terendah.
  • Kemudian klik Apply > OK > Save Changes untuk menyimpan pengaturan.

Jika pengaturan daya laptop sudah di konfigurasi, langkah selanjutnya adalah mulai mengkalibrasi batrai laptop secara manual.

  • Isi baterai laptop hingga 100% dan biarkan charger tetap terhubung dengan laptop setelah baterainya terisi penuh selama beberapa menit agar tetap menjaga suhunya tetap dingin.
  • Setelah itu lepaskan Charger dari laptop dan biarkan laptop kehabisan daya dengan sendirinya. Setelah baterainya sudah sepenuhnya kosong, laptop akan berhibernasi atau mati sepenuhnya.
  • Kemudian isi ulang kembali baterai laptop hingga penuh 100%. Sebaiknya laptop tetap tidak digunakan selama pengisian ulang berlangsung,
  • Setelah baterai laptop terisi penuh, maka proses kalibrasi baterai sudah selesai. Kini seharusnya laptop yang kamu miliki harus sudah dapat kembali membaca status baterai secara normal.
Baca juga  Tips Membersihkan Layar Laptop yang Mudah di Aplikasikan

Jika cara tadi kurang berhasil, kamu bisa menggunakan cara kedua, yakni dengan menggunakan BIOS. Jangan lupa untuk mengubah pengaturan daya kembali seperti semula.

Menggunakan BIOS

Beberapa laptop yang berjalan dengan sistem operasi Windows sudah dilengkapi dengan program kalibrasi baterai pra-instal yang tertanam dalam BIOS mereka. Jadi, metode yang satu ini hanya dapat dilakukan oleh laptop-laptop yang sudah demikian. Berikut ini adalah cara mengkalibrasi baterai laptop Windows 10 dengan BIOS.

  • Pertama matikan terlebih dahulu laptop yang kamu miliki, lalu hidupkan kembali.
  • Masuk ke BIOS dengan menekan tombol F2 (setiap BIOS kemungkinan berbeda-beda, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahuinya).
  • Jika sudah masuk ke menu BIOS, pilih menu “Power”  menggunakan tombol kursor keyboard.
  • Kemudian pilih menu “Start Battery Calibration” dan tekan enter.
  • Ikuti perintah pada layar dan isi ulang baterai laptop hingga penuh 100%. Jika sudah terisi penuhm lepaskan pengisi daya.
  • Setelah itu biarkan daya batrai laptop habis dengan sendirinya hingga laptop mati secara otomatis.
  • Kemudian isi ulang kembali dan jangan memboot sistem pada saat pengisian ulang sedang berlangsung.
  • Setelah baterai terisi penuh, proses kalibrasi batrai sudah selesai. Selanjutnya kamu bisa melepas pengisi daya dan me-reboot sistem laptop.

Menggunakan Software Pihak Ketiga

Terdapat beberapa aplikasi yang khusus dibuat untuk mengkalibrasi baterai laptop yang kompatibel dengan Windows 10. Jika langkah-langkah di atas tadi masih belum berhasil, maka tidak ada salahnya jika menggunakan bantuan software berikut ini. Berikut ini beberapa software khusus kalibrasi baterai laptop Windows 10 yang dapat kamu manfaatkan.

Smarter Battery

Smarter Battery adalah sebuah aplikasi manajemen daya yang populer untuk laptop yang berjalan menggunakan sistem operasi Windows. Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur manajemen daya yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja keseluruhan dan umur batrai laptop. Selain itu, aplikasi ini juga sering digunakan untuk mengkalibrasi baterai laptop.

Baca juga  Ciri-ciri WhatsApp Diblokir Sementara: Cara Mengatasinya

Fitur kalibrasi baterai ini telah dioptimalkan secara khusus dalam update terbarunya agar kinerjanya lebih baik lagi pada laptop yang mengguakan Windows 10. Agar kamu bisa menggunakannya, kamu harus membayar mlai dari 14$ atau sekitar Rp. 200 ribu, tapi kamu jiga bisa mencoba versi trialnya selama 10 hari, jika kamu tertarik unduh aplikasinya di sini.

BatteryCare

BatteryCare adalah aplikasi pengkalibrasi baterai populer lainnya yang kompatibel dengan laptop yang menggunakan OS Windows. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mempercepat proses pengosongan baterai laptop, sehingga memudahkan ketika mengkalibrasi baterai. Selain kalibrasi baterai, aplikasi ini juga menyediakan informasi terkini tetang kinerja baterai. BatteryCare adalah software gratis, jika kamu tertarik untuk mencobanya, langsung unduh saja aplikasinya di sini.

About Author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here