Kemampuan Multitasking adalah kemampuan seseorang dalam mengerjakan dua pekerjaan atau lebih, taukah kamu bahwa perempuan cenderung memiliki kemampuan multitasking?
Menurut penilitian dari Professor Keith Laws yang merupakan psikolog dari University of Hertfordshire, ia menuturkan bahwa wanita sangat baik dalam mengerjakan pekerjaan multitasking di bandingkan pria.
Karena wanita lebih mampu merefleksikan masalah sambil terus menyeimbangkan komitmen mereka yang lain ketimbang pria, dan wanita juga dapat mengandalkan kedua tangan dan kedua otaknya untuk bekerja secara Stimulan.
Guys, tentunya kamu sudah mengetahui apa saja pekerjaan ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga mampu melakukan banyak sekali aktivitas di pagi hari mulai dari menyiapkan makanan, menyiapkan kebutuhan anak sekolah dan menyiapkan kebutuhan suami berangkat kerja.
Hal ini merupakan sebuah keistimewaan wanita yang bisa melakukan berbagai macam aktivitas dalam satu waktu, namun multitasking ternyata bukanlah hal yang mudah, ketika kamu melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dalam waktu tentunya kamu membutuhkan konsentrasi penuh dalam pengambilan keputusan.
Nah, apabila kamu melakukannya secara terus menerus otak akan menjadi overload. Ibarat komputer yang terlalu banyak membuka aplikasi, tentunya membutuhkan proses loading yang lama dan akhirnya bisa jadi ‘hang’ dan begitu pula yang terjadi dengan otak kita apabila bekerja terlalu keras maka akan menimbulkan beberapa dampak buruk seperti berikut :
Apabila terlalu banyak pekerjaan yang kamu handle satu waktu maka kamu akan merasa menjadi tertekan dan rentan terhadap stress seperti penelitian dari department of Sociology and Anthropology dari Universitas Bar – Ilan.
Penelitian tersebut menjelaskan wanita secara psikologis sering merasa batin yang tertekan dan konflik pada batin ketika mereka melakukan dua pekerjaan sekaligus, baik dirumah atau di luar rumah.
Wanita mempunyai perasaan yang lebih sensitif dibandingkan pria, dan mereka akan lebih rentan memikirikan komentar negative dari orang luar yang menilai pekerjaannya tidak beres, kemudian wanita akan menjadi stres dan merasa sedih.
Berbeda dengan pria yang tidak pandai dalam multitasking, keahlian ini dimiliki oleh para wanita, namun disisi lain dalam multitasking membutuhkan konsentrasi yang tinggi dan hal ini rentan karena pikiran menjadi terbagi, dan hal ini bisa saja malah membuat pekerjaanmu menjadi berantakan
Otak yang di paksa bekerja terlalu keras tentunya akan menyebabkan tingkat konsentrasi menurun dan terkadang dalam melakukan dua pekerjaan atau lebih kita akan menjadi bingung terhadap apa yang sedang kita kerjaan, sehingga kamu menjadi lupa yang mana pekerjaan yang menjadi prioritas dan yang mana yang bukan.
Multitasking sangat menguras otak juga tenaga. Ketika kamu sedang mengerjakan pekerjaan yang banyak, kamu akan merasa lelah dan jenuh sehingga hal ini bisa berpengaruh dalam mood kamu dalam melakukan pekerjaan tersebut alhasil malah menurunkan produktivitas.
Baca juga artikel Teknologi cubeacon
terakurat - Lontong Cap Go Meh akhir-akhir ini makin sering jadi bahan omongan karena posisinya…
terakurat - Azerbaijan belakangan ini lagi sering jadi bahan omongan karena banyak perkembangan yang cukup…
terakurat - Abdukodir Khusanov sekarang mulai sering dibicarakan orang, terutama setelah nunjukin perkembangan yang cukup…
terakurat - Nice belakangan ini lagi jadi bahan perbincangan hangat di dunia sepak bola, tapi…
terakurat - FC Basel vs Grasshopper Club Zürich lagi jadi salah satu duel yang mulai…
terakurat - Bengkulu lagi jadi perhatian cukup serius di awal 2026 karena aktivitas gempanya terasa…