terakurat.com–bencana-alam– Memasuki awal tahun 2021 Indonesia cukup banyak di terpa bencana, mulai dari banjir bandang, gempa bumi, angin puting beliung, air laut pasang, serta erupsi gunung merapi. Bencana alam tersebut berdampak pada kerugian yang dialami warga bahkan banyaknya korban yang meninggal dunia.
Sampai pada tanggal 16 Januari 2021, BNPB mencatat ada 136 bencana alam terjadi di Indonesia diantaranya meliputi 95 kejadian banjir bandang, 25 kejadian longsor, 12 kejadian puting beliung, 2 kejadian gempa bumi dan 2 kejadian air laut pasang. Akibat dari 136 kejadian bencana alam yang terjadi itu, 80 orang meninggal dunia, 858 orang luka-luka dan 19 orang hilang atau belum diketemukan.
Indonesia merupakan negara yang terletak pada lingkaran api. Oleh sebab itu Indonesia memiliki banyak sekali gunung berapi aktif, dan merupakan yang paling aktif diantara gunung merapi yang ada dalam ‘ring of fire’. Mengetahui potensi bencana yang akan terjadi, pemerintah Indonesia bergerak cepat dengan membentuk berbagai lembaga yang bertugas dalam hal penanggulangan bencana. Beberapa Badan enanggulangan bencana yang ada di Indonesia diantaranya sebagai berikut.
BNPB merupakan lembaga pemerintahan non-kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada presiden. Tugas utama BNPB adalah memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan dalam keadaan darurat bencana, rehabilitasi, dan rekonstruksi secara adil dan setara.
Fungsi BNPB adalah untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan bencana penanganan pengungsi, serta bertindak cepat, efektif dan efisien. Untuk membantu kinerja BNPB dalam penanggulangan bencana juga dibentuk BNPBD yaitu Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah yang mana tugas dan fungsinya sama seperti BNPB hanya saja ditugaskan untuk mencakup setiap daerah yang ada di Indonesia agar penanganan lebih cepat.
BASARNAS juga merupakan lembaga pemerintahan non-kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Tugas utamanya adalah melakukan pencarian dan pertolongan, BASARNAS biasanya melakukan evakuasi terhadap korban bencaana alam, mereka juga membantu dalam pencarian korban hilang akibat bencana alam.
Tidak hanya menyelenggarakan transfusi darah saja, tapi juga dalam penaggulangan bencana alam. Selain membantu mengurangi dampak dan resiko yang terjadi akibat bencana alam, PMI juga memberikan bantuan seperti evakuasi korban, penampungan darurat, pertolongan pertama, medis dan ambulans, dapur umum, distribusi bantuan, serta air dan sanitasi. Dalam hal pemulihan bencana, PMI juga memberikan bantuan berupa dukungan psikososial, hunian sementara, dan pemulihan hubungan keluarga.
PVMBG adalah salah satu unit di lingkungan Badan Geologi yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Tugas utama dari PVMBG adalah melaksanakan penelitian, penyelidikan, perekayasaan dan pelayanan di bidang vulkanologi dan mitigasi bencana geologi. Melansir dari situs resmi Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dibagi menjadi tiga bidang,sebagai berikut:
terakurat - Iago Aspas masih jadi nama yang sering dibicarakan hangat, terutama buat kamu yang…
terakurat - Gma belakangan ini makin sering muncul di banyak obrolan, mulai dari dunia bisnis…
terakurat - Abdullah Al-Hamdan lagi berada di fase yang cukup menarik dalam karier sepak bolanya.…
terakurat - Istilah “time is” sekarang sudah tidak bisa lagi dianggap cuma sebagai kalimat biasa…
terakurat - Red Bull Salzburg lagi jadi sorotan dalam perkembangan sepak bola Eropa belakangan ini.…
terakurat - Pachuca lagi jadi sorotan belakangan ini, terutama karena dinamika yang cukup rame di…