Terakurat.com – Info Kesehatan – Penyakit lupus adalah jenis penyakit autoimun yang dapat membahayakan tubuh orang yang terjangkit.
Sistem kekebalan tubuh yang berlebihan dihasilkan oleh tubuh dan menyerang jaringan tubuh penderita lupus.
Penyakit ini merupakan ketidakseimbangan kekebalan tubuh yang tidak menular tetapi berpotensi kematian.
Bagian tubuh yang diserang biasanya adalah kulit, paru-paru, jantung, sel darah dan juga persendian.
Gejala yang sering terjadi adalah nyeri sendi, ruam di bagian pipi kanan kiri serta hidung, rasa kelelahan yang tak kunjung hilang walaupun sudah beristirahat dan lain sebagainya.
Penyakit ini dapat muncul dengan berbagai macam penyebab dimana kekebalan tubuh tidak bisa membedakan mana bakteri baik dan yang mana bakteri jahat.
Akibatnya, kekebalan tubuh menyerang bakteri baik dan merusak jaringan, sel dan organ tubuh yang sehat.
Lingkungan merupakan salah satu penyebab penyakit lupus yang dapat mengubah system hormon saat hamil ataupun puber.
Penderita lupus juga sangat sensitif dengan sinar matahari karena dapat membuat lesi kulit atau jaringan yang abnormal pada tubuh.
Faktor lainnya adalah karena adanya mutasi genetik yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh dan umumnya terjadi pada gen RNA dan DNA.
Mengkonsumsi jenis obat tertentu dapat juga membuat penyakit lupus ini timbul.
Jenis obatnya biasanya adalah obat anti kejang, antibiotik serta obat tekanan darah.
Biasanya gejala lupus akan berhenti saat penderita tidak lagi mengkonsumsi obat tersebut.
Cara untuk meredakan penyakit lupus adalah sebagai berikut.
Menghindari paparan sinar matahari langsung adalah salah satu cara yang bisa dilakukan agar tidak memperparah ruam yang terjadi pada kulit.
Jenis obat ini berguna untuk mengurangi berbagai keluhan nyeri yang bisa timbul pada sendi penderita lupus.
Jenis obatnya seperti ibuprofen, piroxicam dan lain sebagainya.
Obat ini berguna sebagai penekan kekebalan tubuh sehingga dapat memperkecil kerusakan yang terjadi karena penyakit lupus.
Obat ini juga difungsikan sebagai penghilang nyeri tetapi dengan dosis yang lebih tinggi sehingga penggunaanya harus dengan resep dokter.
Selain itu, obat ini juga dapat memberikan dampak buruk seperti penipisan tulang, diabetes, kelebihan berat badan dan lain sebagainya.
Penyakit lupus ini biasanya menyerang wanita yang masih dalam usia produktif yaitu 15-40 tahun.
Bila terjadi gejala seperti yang disebutkan di atas, Anda perlu mewaspadainya dan segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya.
Baca juga artikel Penderita Rubella
terakurat - Pernahkah kamu membayangkan bagaimana barang-barang yang kamu pesan online bisa sampai dengan cepat…
terakurat - Pernah nggak sih kamu merasa kaget saat tagihan kontainer datang dan angkanya jauh…
terakurat - Pernahkah kamu melihat truk atau bus yang bentuknya unik, beda dari yang biasanya…
terakurat - Pernah dengar istilah exim adalah tapi masih bingung maksudnya apa? Banyak orang mengira…
terakurat - Pernahkah kamu merasa frustasi karena tiba-tiba stok barang di gudang tidak sesuai dengan…
terakurat - Kamu pernah nggak sih berdiri di depan lemari, menatap tumpukan baju, tapi tetap…