Terakurat.com – Menangis Membatalkan Puasa – Selama kita sedang melakukan ibada puasa ramadhan tentunya kamu pasti sudah tahu banyak hal yang dapat membatalkan ibadah puasa. Sebagai hukum dasar, apa yang masuk dan keluar dari rongga tubuh akan membatalkan puasa. Namun tak jarang pula beberapa dari kita masih salah paham dengan hukum yang satu ini.

Salah satu yang kerap kali dipertanyakan oleh umat Islam adalah perihal menangis pada saat kita sedang melakukan ibadah puasa. Hal seperti ini sebenarnya wajar saja karena, terkadang memang sulit sekali untuk mengendalikan emosi, baik itu pada saat sedang bersuka maupun pada saat kita sedang berduka. Tetesan Air Mata dapat keluar secara tidak sadar sehingga membuat khawatir akan Kejadian ini. Jadi sebenarnya menangis bisa membatalkan puasa atau tidak?

Jika kamu penasaran dengan hal Menangis Membatalkan Puasa yang satu ini maka simak ulasannya berikut ini.

Penjelasan menangis tidak membatalkan puasa

Dari kitab Raudah al-thalibin ditegaskan bahwa

Cabang permasalahan. Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik ditemukan dalam tenggorokannya dari celak tersebut suatu rasa atau tidak. Sebab mata tidak termasuk jauf (bagian dalam) dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan.” – Syekh Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Rawdah at-Tahlibin, Juz 3, Hal.222

Dari sini kita tidak ada penjelasan secara rinci mengenai menangis atau mengeluarkan air mata. Akan tetapi kita tahu bahwa mata bukanlah bagian dari rongga tubuh dan bukanlah saluran yang berhubungan dengan Bagian tenggorokan. Maka dari itu menangis sendiri tidak dapat membatalkan              ibadah puasa.

Penjelasan menangis bisa membatalkan puasa

Menurut Kitab Matnu Abi syuja ada 10 hal yang dapatmembatalkan puasa.

Baca juga  Rekomendasi Makanan Khas Banten Dengan Rasa yang Lezat

“Yang membatalkan puasa ada sepuluh hal, diantara nya yaitu (1) sesuatu yang sampai pada rongga bagian dalam tubuh (jauf) atau kepala, (2) mengobati dengan memasukkan sesuatu pada salah satu dari dua jalan (qubul dan dubur), (3) muntah secara sengaja, (4) melakukan hubungan seksual secara sengaja pada alat kelamin, (5) keluarnya mani sebab bersentuhan kulit, (6) haid, (7) nifas, (8) gila, (9) pingsan di seluruh hari, dan (10) murtad.” – Syekh Abi Syuja’, Matnu Abi Syuja’, hal.127”

Seperti yang kita ketahui bahwa memasukan sesuatu kedalam tubuh makan atau minum akan membatalkan puasa.

Maka dari itu puasa kamu akan langsung batal, apabila terdapat tangisan air mata ini masuk ke kedalam mulut lalu bercampur dengan air liur kemudian ditelan melewati tenggorokan.

Menangis bisa mengurangi pahala puasa

Menangis merupakan hal yang manusiawi dan bisa saja terjadi oleh siapapun, terjadi kapanpun dan dimanapun. Begitu juga pada saat sedang bersedih baik itu karena kejadian buruk maupun senang karena peristiwa bahagia. Ada banyak penyebab menangis dan tidak ada satu orang pun yang bebas dari tangisan.

Penyebab dari tangisan ini dapat menentukan apakah amalan yg merusak pahala puasa atau tidak. Dari Rasulullah kita diperingati

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta, dan pengalamannya, serta amal kebodohan, maka Allah tidak butuh pada amalannya meninggalkan makan dan minumnya.” – HR. Al Bukhari

Dengan Kata lain maka bisa saja seseorang berpuasa namun tidak mendapatkan pahala apa-apa karena memiliki niat yang buruk atau peristiwa yang dapat menjauhkan diri nya dengan Allah. Atau menangis yang disebabkan oleh ketidak terimaan diri terhadap qada dan qadar yang telah ditetapkan oleh Allah.

Baca juga  Fakta Unik dan Menarik Tentang Kucing

Tentunya menangis ini juga bisa menjadi hal yang positif juga misalnya apabila kita menangis setelah ber ibadah salat atau setelah kita meminta ampunan Allah akan dosa yang pernah dilakukan. Jadi pada intinya nangis sendiri tidak akan membatalkan puasa asal tetesan air mata tidak masuk ke dalam mulut dan tertelan. Jadi jika kamu mendengar ucapan jangan menangis nanti aku puasa Batal itu tidak sepenuhnya tepat.

Ingat, Allah tahu segala perkara dan apa yang sedang kamu lakukan, termasuk niat menangis. Maka dari itu, jalani ibadah puasa dengan bijak dan jauhi kegelisahan hati karena hal-hal duniawi. Dengan beegitu maka pahala kita pun menjadi semakin berlimpah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here