Terakurat.com – Misteri Cenote Angelita – Ada banyak sekali fenomena yang ada di dunia ini. Selain karena keindahannya maupun karena fenoena tersebut terlihat janggal dan perlu penelitian lebih jauh untuk dapat dimengerti. Dengan kemajuan teknologi dan sistem informasi, kesempatan untuk menelti sebuah fenomena menjadi semakin terbuka.

Siapapun yang mendengar fenomena sungai dibawah laut pasti akan tertarik karena hal seperti itu jarang terjadi dan juga masih belum banyak yang menjelaskan secara ilmiah. Cenote Angelita adalah sebuah nama perairan yang di sebut-sebut memiliki sungai dibawah laut. Simak ulasan misteri Cenote Angelita lebih dalam berikut ini.

Mengenal Cenote Angelita

Cenote merupakan lubang-lubang di perairan yang terbentuk secara alami karena runtuhnya bebatuan kapur yang menekpose bagian bawah tanah. Curah hujan mengikis batuan kapur di gua-gua bawah tanah. Kemudian bagian sisi tersebut terisi air hujan atau air bawah tanah dan atap gua runtuh sehingga membentuk Cenote.

Secara etimologi, kata Cenote berasal dari kata yang digunakan oleh suku maya yaitu D’zonot yang artinya adalah Suci, merujuk pada wilayah perairan. Istilah Cenote digunakanpada sebuah wilayah di smenanjung Yucatan, Mexico yang memiliki banyak Cenote.

Berdasarkan sebuah penelitian, Gua yang terhubung ke laut ini terbentuk sekitar 6.500 tahun yang lalu. Bagi suku Maya, Cenote merupakan salah satu hal penting demi melangsungkan hidup. Pada musim kemarau yang panjang, Cenote dijadikan satu-satunya tempat sebagai sumber mata air. Bahkan bangsa maya dibangun disekitar Cenote agar dapat memiliki pasokan air permanen.

Air dari Cenote menurut suku maya tak hanya sebagai sumber kehidupan berupa air, melainkan dianggap sebagai portal untuk berkomunikasi dengan para dewa-dewa. Hal ini terbukti dengan adanya upacara keagamaan yang dilakukan di sekitar Cenote.

Baca juga  Suku Primitif yang Ada di Indonesia!

Suku maya juga kerap kali menggunakan Cenote untuk pergi dari satu kota ke kota lain. Seiring dengan berkurangnya populasi dari suku tersebut, Cenote tersebut menjadi tidak terpakai dan akhirnya terbengkalai. Sebelum ditemukan para penyelam dan para penjelajah yang kemudian mengubahnya menjadi sebuah destinasi wisata untuk berenang atau menyelam.

Angelita merupakan sebuah kata yang diambil dari Bahasa Spanyol, yang digunakan sebagai bahasa resmi pada tingkat pemerintahan federan Mexico. Arti dari Angelita adalah Malaikat kecil. Jadi secara etimologi, Cenote Angelita berarti Gua malaikat kecil.

Penemuan Cenote Angelita

Keberadaan Cenote Angelita pertama kali mencuat karena seorang Fotografer bernama Anatoly Beloschin yang mempunyai spesialisasi memfoto objek-objek yang berada di bawah air. Anatoly yang sedang menyelam di semenanjung Yucatan melihat sebuah fenomena aneh ketika menyelam di kedalaman 60 meter. Ia melihat air asin yang dibawahnya ada sungai,pulau dan daun-daun yang jatuh.

Penemuan ini diungkapkan oleh fotografer tersebut dan menggemparkan beberapa piihak. Lokasi penemuan berada di sungai dasar laut yang dia sebutkan kalau dilihat dari darat sama sekali tidak terlihat dan berbeda dengan Cenote yang lain di wilayah tersebut. Cenote Angelita terlihat seperti sungai biasa yang letaknya berada di tengah hutan.

Misteri Sungai di dalam Cenote Angelita

Foto Cenote Angelita yang diambil dan diungkapkan oleh Beloschin menunjukan keberadaan bentuk seperti sungai dengan air yang warnanya kecoklat-coklatan. Sebetulnya daerah yang mirip sungai tersebut adalah sebuah ilusi. Air yang mirip dengan sungai tersebut merupakan kabut atau awan yang terbentuk karena lapsan hidrogen sulfida.


Hidrogen sulfida terbentuk karena pembusukan poho-pohon atau organisme di dasar Cenote. Tak hanya itu saja, kemunculannya disebabkan dengan campuran air laut. Selain karena pembusukan, aktivitas gunung berapi juga dapat menjadi penyebab terbentuknya lapisan hidrogen sulfida.

Baca juga  Misteri Keberadaan Atlantis Kota Modern yang Hilang


Dalam foto yang diambil oleh Beloschin tersebut didalam cenote terdapat pepohonan disekitar wilayah yang disebut sungai tersebut. Di dasar cenote tidak ada sinar matahari, yang ada hanyalah air yang gelap dan dalam. Jawaban tentang keberadaan pepohonan di Cenote Angelita sebenarnya sudah dapat didapatkan dari pertanyaan Beloschin.


Ia mengatakan bahwa menemukan daun-daunyang jatuh pada kedalaman 60 meter. Ia tidak mengatakan adanya pepohonan yang tumbuh didalam cenote, hanyalah dedaunan yang jatuh apalagi dengan kondisi cenote yang dikelilingi hutan lebat.

Demikianlah ulasan tentang misteri Cenote Angelita. Pada dasarnya semua fenomena tersebut perlu dikembalikan kepada sains dan ilmu pengetahuan jika kita ingin mendapakan jawaban.

Baca juga : Misteri Rosalia Lombardo, Mumi Berukuran Cilik dan Misterus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here