Terakurat – Misteri Philadelphia Experiment – Manusia hidup pastinya selalu bergerak setiap harinya. Di mulai dari gerak yang sederhana seperti bangun tidur, hingga gerak yang membuat kita berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Bergerak tentunya memerlukan waktu dan kecepatan tertentu, tapi sebagian orang ada yang percaya terkait teleportasi. Bergerak dalam waktu di luar batas kemampuan maunsia pada umumnya.

Salah satu kejadian teleportasi yang paling terkenal adalah menghilangnya kapal perang lalu terlihat di tempat asalnya. Kejadian tersebut kemudian diberi nama Philadelphia Experiment yang hingga saat ini masih dianggap sebagai misteri. Lantas bagaimana kejadian lengkapnya? Simak ulasannya berikut ini tentang misteri Philadelphia yang masih diperdebatkan hinga saat ini.

Awal Mula Philadelphia Experiment

Philadelphia Experiment berawal dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1930 yang dilakukan oleh Universitas Chicago yang ingin membuat sebuah benda yang tidak terlihat oleh dmata namun menggunakan medan listrik. Teori tersebut menyatakan bahwa gravitasi dan elektromagnetik memiliki hubungan yang sama dengan massa dan energi.

Jika di aplikasikan maka bisa membuat sebuah objek tidak terlihat akibat pembengkokan cahaya di sekeliling objeknya.

Pada tahun 1939, penelitian yang dilakukan Universitas Chicago tersebut dipindahkan ke Institute of Advances Studies di Princeton dekat Philadelphia. Penelitian tersebut menghasilkan penemuan lalu diberitahukan pada angkatan militer Amerika yang sedang mengikuti Perang Dunia ke II. Merasa penemuan tersebut dapat dijadikan sebagai terobosan senjata baru, maka percobaan tersebut dilakukan pada kapal angkatan laut.

Kronologi Misteri Philadelphia Exsperiment

Pada tangga 22 Juli 1943, percobaan rahasia dilakukan untuk menguji teori Unified Field Theory. Kapal angkatan laut Amerika yang diberi nama USS Eldrige menjad percobaan. Tujuannya waktu itu hanya satu, yaitu memiliki senjata perang yang mutakhir karena mereka sedang berada dalam keadaan perang melawan Nazi.

Baca juga  Kisah Seram Rumah Selebrity Indonesia!

Senjata tersebut berupa kemampuan menghilang dari kapal yang mereka punya, tak hanya menghilang dari radar saja tapi dari penglihatan manusia juga. Kapal USS Elridge kabarnya sudah dibekali dengan generator yang terbuat dari medan magnet terbaru dan bisa menghilang dari radar musuh seketika diaktifkan.

Percobaan pertama yang dilakukan tidak berjalan mulus karena kapal baru di tahap hampir menghilang, namun dampaknya telah dirasakan oleh para awak kapal yang mengalami pusing dan mual. Pihak angkatan laut Amerika merasa jika percobaan untuk menghilang dari radar dan manusia tersebut terlalu sulit untuk dilakukan.

Percobaan kedua dilakukan, tapi tujuannya dibuat lebih sederhana, yakni menghilang dari radar musuh. Namun tepat pada tanggal 24 Oktober 1943, percobaan kembali dilakukan dengan membawa banyak awak kapal di USS Elridge dan disaksikan oleh banyak orang. Ketika sebuah sakelar digerakan, hasilnya kapal tersebut hilang tidak terlihat.

Namun empat jam kemudian, kapal tersebut kembali muncul di tempat semula. Beberapa saksi yang menyaksikan kejadian tersebut melihat kemunculan kapal di Norfolk. Banyak yang mengira bahwa percobaan kedua tersebut berhasil. Namun ada bayaran mahal dibalik keberhasilan tersebut yakni para awak kapal mengalami kejadian yang memilukan.

Banyak diantara meraka yang jatuh sakit, tubuhnya terbakar habis, mengalami gangguan jiwa bahkan sampai ada yang meregang nyawa. Tak hanya itu saja, ada juga awak kapal yang dinyatakan hilang secara misterius.

Sisi Lain Misteri Philadelphia Experiment

Cerita tentang menghilangnya kapal USS Elridge yang disebut-sebut sebagai Philadelphia Experiment berawal dari seorang pria bernama Carlos Miguel Allende. Carlos mengirimkan sebuah surat kepada seorang penulis dan peneliti UFO bernama Morris K Jessup yang baru saja merilis sebuah buku yang berjudul The Case for The UFO pada tahun 1955.

Buku tersebut membahas tentang sebuah teknologi yang digunakan UFO untuk mendarat saat di bumi. Pendaratan UFO kerap kali dikelilingi oleh cahaya yang ia sebut sebagai teknologi anti gravitasi atau manipulasi elektromagnetik.

Baca juga  Misteri Jembatan Adam, Jembatan di Tengah Laut India dan Sri Lanka

Allende mengatakan bahwa ia menjadi saksi sebuah eksperimen yang dilakukan pada saat Perang Dunia II di Philadelphia. Allende mengaku bahwa melihat dengan matanya sendiri bagaimana kapal USS Elridge menghilang dari pandangannya.

Lalu kapal tersebut tiba di Norfolk, Virginia yang jaraknya 200 mil. Ia mengatakan bahwa kapal tersebut melakukan teleportasi ke dimensi lain, bertemu alien dan melewati waktu. Akhirnya para awak kapal mengalami kejadian yang memilukan. Jessup mengabaikan cerita tersebut karena menurutnya cerita tersebut hanyalah karangan belaka.

Pada tahun 1957, Jessup dihubungi oleh Office of Naval Research yang mendapatkan parsel bertuliskan “Happy Easter” yang berisi bukunya. Namun bukunya tersebut telah ditandai di berbagai halaman dan kata. Setelah diselidiki, kemungkinan besar hal tersebut dilakukan oleh Allende. Buku tersebut akhirnya dirilis ulang dengan tambahan judul Varo Anottation untuk menunjukan kutipan yang dibuat Allende.

Pihak Angkatan Laut Amerika lantas merespon atas tuduhan tersebut dengan bantahan. Bantahan tersebut dilengkapi dengan bukti bahwa kapal USS Elridge pada tanggal kejadian bukanlah berada di Philadelphia, melainkan berada di New York. Seorang Veteran tersebut bahkan membenarkan pernyataan itu dengan mengatakan bahwa kapal tersebut tidak pernah berlabuh di Philadelphia sama sekali.

Penyelidikan akhirnya dilakukan untuk mengetahui siapa Allende sebenarnya. Ternyata hasilnya nama tersebut bukanlah nama asli, melainkan nama samaran. Ia juga pernah menggunakan nama Carl M Allen. Selain itu, ia juga pernah mengalami masalah kesehatan mental dan sering mengarang cerita.

Bahkan ia juga dikenal sebagai orang yang imajinatif dan sering mengirimi cerita-cerita aneh yang tidak masuk akal.

Nasib Jessup menjadi perbincangan hangat setelah buku dengan anotasinya dirilis. Jessup meninggal dunia pada 20 April 1959 dengan cara bunuh diri. Kematiannya tersebut diduga akibat melakukan bunuh diri meskipun banyak kabar yang simpang siur. Kematiannya tersebut kemudian dikaitkan dengan adanya upaya membungkam dirinya karena berani membuka rahasia negara.

Baca juga  Misteri Taured, Negara Misterius Penjelajah Waktu

Akhir dari Misteri Philadelphia Experiment

Banyak yang menganggap bahwa Philadelphia Experiment hanyalah berita bohong. Namun banyak juga yang mempertanyakan langkah angkatan laut Amerika untuk membantah tuduhan Philadelphia Experiment. Mereka menganggap langkah tersebut sebuah bentuk kepanikan karena rahasia mereka telah terbongkar.

Perbedaan pendapat dan terpecahnya masyarakat menjadi dua kelompok yang memang umum terjadi. Sebagian ada yang percaya ada juga yang tidak. Pihak angkatan laut terus mengeluarkan bukti dan saksi bantahan atas adanya eksperiment tersebut yaitu:

  • Seorang personil angkatan laut Amerika menyatakan bahwa konsep Philadelphia Experiment tidak tepat. Eksperimen tersebut pada saat itu hanyal untuk membuat kapal perang tidak terdeteksi oleh radar atau ranjau magnetik.
  • Menurut seorang peneliti bernama Jacques Vale menjelaskan bahwa prosedur USS Engstorm yang berada di samping kapal USS Elridge pada tahun kejadian. Ia menyebutkan bahwa pada saat itu kapal USS Engstorm dan USS Elridge sedang sama-sama dijadikan sebagai eksperimen untuk teknologi yang memungkinkan tidak terdeteksi oleh radar dan tidak terdeteksi oleh ranjau magenetik.

Eksperimen tersebut disalahartikan menjadi konsep Philadelphia Experiment yang membuat kapal sama sekali tidak terlihat oleh radar sekaligus oleh manusia. Selain itu, Valee mengungkapkan bahwa kapal USS Elridge tidak mungkin berlayar ke Norfolk dan kembali ke Philadelphia. Dikarenakan saat itu jalurnya sedang digunakan oleh banyak kapal perang, sehingga tidak mungkin kapal kembali secepat itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here