Cefadroxil itu Obat Apa? Petunjuk dan Manfaat Obat Antibiotik Cefadroxil

cefadroxil obat apa, dosis cefadroxil

Tentang Antibiotik Cefadroxil

TerakuratCefadroxil itu Obat Apa? Manfaat Obat Antibiotik Cefadroxil , Bagaimana Dosis Cefadroxil yang Aman ? – Antibiotik Cefadroxil adalah obat yang banyak digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi kulit, infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi saluran kemih dan lain sebagainya.

Antibiotik Cefadroxil juga dapat digunakan untuk mengatasi bakteri gram negatif maupun positif dengan menghambat sintesis protein dinding sel bakteri.

Karena obat ini merupakan golongan antibiotik yang hanya diperuntukan bagi infeksi bakteri, maka obat ini tidak bisa digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti pilek, flu.

Manfaat obat antibiotik Cefadroxil

Sebelum menggunakannya, akan lebih baik jika Anda mengetahui jenis penyakit apa saja yang bisa diobati dengan antibiotik ini. Kegunaan cefadroxil adalah untuk mengobati:

1. Infeksi saluran pernafasan: infeksi oleh bakteri Streptococcus pyogenes, penyebab penyakit radang tenggorokan atau tonsilitis streptokokus, faringitis, pneumonia, otitis media.

2. Infeksi kulit dan jaringan lunak : Infeksi kulit yang umum termasuk impetigo.

3. Infeksi saluran kemih (isk) dan kelamin : Pyelonephritis (infeksi bakteri pada ginjal).

4. Obat ini digunakan juga untuk pencegahan (profilaksis antibiotic) endocarditis sebelum operasi gigi, terutama untuk pasien yang alergi terhadap antibiotik golongan penisilin.

5. Infeksi lain: osteomielitis dan septisemia.

Manfaat Cefadroxil

Cefadroxil adalah antibiotik dengan spektrum luas. Obat ini digunakan untuk mengatasi sejumlah infeksi akibat bakteri, seperti infeksi saluran kemih, kulit, pernapasan, atau tenggorokan.

Kandungan obat ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga bakteri tidak dapat bertahan hidup.

Mengatasi infeksi akibat bakteri yang terjadi pada berbagai bagian tubuh seperti:

  • Kulit dan jaringan lunak
  • Ginekologi atau sistem reproduksi wanita
  • Sistem pernapasan (misalnya sinusitis, pneumonia dan bronkitis)
  • THT (telinga, hidung dan tenggorokan)
  • Ginjal
  • Sistem saluran kemih
  • Tulang dan sendi
Baca juga  Cara Merawat Rambut Kering Dengan Bahan Alami

Dosis Cefadroxil

Dosis dan lama penggunaan akan tergantung pada jenis infeksi yang sedang diobati, tingkat keparahannya, dan kondisi kesehatan pasien secara umum. Biasanya, dosis yang dianjurkan oleh dokter adalah 1-2 gram per hari selama 5-10 hari. Dosis cefadroxil maksimum adalah 4 gram per hari. Bagi pasien anak-anak, dosis akan ditentukan berdasarkan berat badan.

Petunjuk Penggunaan Obat

Ikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi obat ini. Jangan mengubah dosis cefadroxil kecuali disarankan oleh dokter Anda.

Sangat disarankan untuk menghabiskan semua dosis yang sudah diberikan oleh dokter, walau Anda sudah merasa sehat. Hal ini dilakukan untuk mencegah kambuhnya infeksi.

Minumlah cefadroxil dengan air putih dan jangan mengunyah atau membuka terlebih dahulu kapsulnya. Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan.

Agar pengobatan efektif, konsumsilah obat ini tiap hari pada jam yang sama. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.

Ketika tidak sengaja melewatkan dosis cefadroxil, segera minum jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Namun, jika sudah dekat, jangan menggandakan dosis.

Jangan berbagi antibiotik dengan orang lain. Obat yang Anda konsumsi belum tentu cocok dengan orang lain dan bahkan bisa membahayakan kesehatan mereka.

Interaksi Obat Cefadroxil

Jika Anda akan menjalani vaksinasi apapun, pastikan untuk memberi tahu dokter terlebih dahulu bahwa Anda sedang mengonsumsi cefadroxil, karena obat ini dapat menghambat keefektifan vaksin tifus dan BCG.

Jangan mengonsumsi obat ini bersamaan dengan antibiotik jenis lainnya, karena keefektifan obat ini bisa terganggu.

Cefadroxil dapat mengganggu kinerja pil KB pada wanita yang menggunakannya. Jika Anda mengonsumsi pil KB sebagai metode kontrasepsi dan mengalami muntah-muntah akibat cefadroxil, gunakan pengaman tambahan seperti kondom untuk mencegah kehamilan.

Baca juga  5 Ramuan Obat Herbal Penyakit Asma

Kadar kandungan obat ini dalam darah akan meningkat bila dikonsumsi bersamaan dengan probenecid. Cholestyramine dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menyerap kandungan obat ini.

Efek samping obat antibiotik cefadroxil

Tidak semua orang cocok dengan jenis antibiotik ini, sehingga dapat saja membuat Anda mengalami beberapa efek samping cefadroxil adalah sebagai berikut ini.

1. Biasanya akan muncul gejala ringan dari efek pemakaian antibiotik cefadroxil seperti otot kaku, nyeri sendi, perasaan gelisah, perasaan tidak menyenangkan pada mulut, gatal ringan atau ruam kulit,

Mual, muntah, sakit perut, diare ringan, otot kaku, nyeri sendi, perasaan gelisah, perasaan tidak menyenangkan pada mulut, gatal ringan atau ruam kulit dan gatal pada vagina.

2. Efek samping yang parah akan terjadi pada orang yang mengonsumsinya seperti perdarahan yang tidak biasa atau memar, kejang – kejang, pucat atau kulit menguning, urine berwarna gelap,

Kebingungan, jaundice (menguningnya kulit atau mata), diare yang berair atau berdarah, demam, menggigil, nyeri tubuh, gejala flu, pembengkakan kelenjar, ruam atau gatal-gatal,

Nyeri sendi, sakit tenggorokan dan sakit kepala yang parah, peningkatan rasa haus, kehilangan nafsu makan, merasa sesak napas, kencing lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali.

Bila hal tersebut terjadi setelah Anda mengkonsumsi obat antibiotik cefadroxil, segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut sehingga dapat cepat teratasi dan tidak semakin parah.

Terlepas dari manfaatnya, cefadroxil berpotensi menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, meski hal ini tidak dialami oleh semua orang. Jelaskan pada dokter jika Anda mengalami efek samping yang berkepanjangan dan beri tahu obat-obatan lain yang Anda konsumsi. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi antara lain:

  • Diare
  • Sakit perut atau gangguan pencernaan
  • Peradangan pada lidah
  • Mual dan muntah
Baca juga  5 Cara Mencegah Kanker Serviks, Wajib Untuk Wanita

Jangan gunakan obat ini tanpa petunjuk dokter.

Baca juga artikel Obat Ambroxol


Merek dagang Cefadroxil: Ancefa, Cefat, Droxal, Droxefa, Lapicef, Lostacef, Netfad 500, Maxcef, Opicef, Opicef Forte, Pyricef, Renasistin, Roksicap, Staforin, Valos, Vocefa, Vocefa Forte, Vroxil, Yaricef

Golongan
Antibiotik sefalosporin

Kategori
Obat resep

Cefadroxil dikonsumsi oleh : Dewasa dan anak-anak

Bentuk obat cefadroxil: Kapsul

Peringatan:

Beri tahu dokter dan harap berhati-hati menggunakan cefadroxil jika sebelumnya pernah mengalami reaksi alergi terhadap antibiotik lainnya. Harap berhati-hati dalam penggunaan jika menderita gangguan ginjal.
Apabila terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.


2 thoughts on “Cefadroxil itu Obat Apa? Petunjuk dan Manfaat Obat Antibiotik Cefadroxil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: