Presiden Joko Widodo didampigi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akhirnya meresmikan Pelabuhan Patimban pada tanggal 20 Desember 2020. Pelabulan yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini dikerjakan pada masa pandemi, Namun tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Usai diresmikan Pelabuhan Internasional Patimban langsung melakukan ekspor perdananya ke Brunei Darussalam berupa 140 unit mobil. Pengirimannya dilakukan menggunakan Kapal MV Suzuka Express milik PT Toyofuji Shiping Co Ltd.

Selain itu, bersamaan dengan kegiatan soft launching dan pengoperasian perdana Pelabuhan Internasional Patimban juga akan dilaksanakan ekspor perdana kendaraan dari Pelabuhan Patimban berupa kendaraan mobil berjumlah 140 unit dengan menggunakan Kapal MV Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.

Mengenal Lebih Dekat Pelabuhan Patimban.

aa.com.tr

Pelabuhan Patimban merupakan sebuah pelabuhan yang dibangun di atas tanah Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dibangun dengan kapasitas 2,74 juta TEU diatas lahan sebesar 300 hektar.

Pembangunannya membutuhkan dana hingga mencapai 43,22 triliun rupiah. Sebanyak 79 persen dana didapat dari pinjaman bertahap Pemerintah Jepang, 10 persen dari APBN serta 11 persen dari badan usaha pemegang konsesi.

Dampak Pembangunan Pelabuhan Patimban Bagi Para Pedagang Yang Ada Disekitarnya.

Dibangunnya Pelabuhan Internasional ini juga berdampak pada para pedagang yang ada di sekitarnya. Bukan penggusuran, melainkan imbas berkah untuk usaha mereka. Banyaknya wisatawan dan pengunjung yang datang membuat warung-warung mereka ramai. Terutama pada akhir pekan, omset mereka bisa berkali-kali lipat. Pedagang makanan seperti ikan bakar, es kelapa muda, masakan seafood, serta aneka jajanan seperti mie ayam dan bakso. Beragam harga kuliner yang ditawarkan di sekitar Pelabuhan Patimban juga sangat terjangkau.

Baca juga  Caleg Artis PDIP di Pemilu Legislatif 2019

Warga dan para pedagang merasa sangat senang dengan adanya Pelabuhan Patimban, selain sebagai sarana transportasi juga bisa menjadi magnet bagi para wisatawan yang ingin datang berkunjung ke Patimban. Hal tersebut otomatis juga akan menambah pemasukan atau pendapatan bagi para penduduk sekitar.

Semoga dengan adanya Pelabuhan Patimban ini bisa membangkitkan kembali perekonomian Indonesia yang terdampak oleh Pandemi Covid-19. Bagaimana, kamu tertarik untuk berkunjung ke Pelabuhan Patimban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here