Inilah 5 Penyebab Buta Warna

penyebab buta warna

Buta warna dapat menjadi sebuah masalah yang serius bagi kamu yang ingin mendaftar pekerjaan dengan syarat bebas buta warna. Kelainan ini dapat terjadi karena faktor genetik atau keturunan yang terjadi sejak lahir. Gejala ini biasanya ditandai dengan sulitnya membedakan warna hijau, merah, biru dan campurannya. Untuk mengetahui lebih detail, mari kita simak penyebab buta warna.

Ada beberapa orang yang mungkin tidak sadar menderita buta warna sebelum menjalani tes. Penyakit ini juga dapat muncul saat sudah dewasa dan bukan karena bawaan lahir atau faktor genetik saja. Para penderitanya biasanya kesulitan dalam membedakan warna.

Penyebab buta warna

penyebab buta warna

  1. Faktor genetik

Genetik memegang peran besar dalam kelainan buta warna ini. Hal ini dapat terjadi saat seorang pria yang buta warna menikah dengan wanita yang juga buta warna. Karena yang berperan sebagai carrier adalah gen dari wanita. Jadi kemungkinannya kecil bila ayah saja yang buta warna dan anaknya juga akan buta warna.

Buta warna karena faktor genetik ini lebih sering terjadi pada anak berjenis kelamin pria dibanding wanita. Bila ada anak perempuan yang buta wara, hal itu terjadi karena kedua orang tuanya juga pembawa gen buta warna.

  1. Penyakit

Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan seseorang mengidap buta warna adalah glaukoma, alzheimer, parkinson, diabetes, kanker darah, peminum alkohol dan lain sebagainya.

  1. Usia

Bisa saja buta warna ini terjadi karena faktor pertambahan usia. Semakin tua usia, semakin berkurang kemampuannya dalam membedakan warna dan hal ini adalah sesuatu yang wajar.

  1. Bahan kimia

Paparan bahan kimia saat bekerja di suatu industri seperti disulfida, bahan pupuk dan lain sebagainya bisa menjadikan seseorang buta warna.

  1. Efek samping pengobatan tertentu
Baca juga  Cara Mengobati dan Ciri-ciri Gejala Penyakit Usus Buntu

Pengobatan dengan mengkonsumsi jenis obat tertentu dapat membuat seseorang berpotensi buta warna. Biasanya kelainan ini akan berhenti saat orang tersebut berhenti mengkonsumsi obat yang dapat menjadi pemicunya. Oabt tersebut seperti phenytoin, klorokuin, digoxin dan sildenafil.

Jadi ada banyak hal yang dapat menyebabkan buta warna. Bila kamu mengalaminya, janganlah berkecil hati karena hampir tidak ada orang yang buta warna total. Sehingga kamu masih bisa membedakan warna walaupun lebih terbatas jumlahnya.

 

Baca Juga : DIFTERI ADALAH PENYAKIT APA? PENANGANANYA BAGAIMANA?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *