Terakurat – Penyebab Chipset Laptop Rusak – Laptop dizaman sekarang ini sudah dianggap sebagai salah satu perangkat yang sangat dibutuhkan, khususnya untuk pelajar, mahasiswa maupun pekerja kantoran. Hal tersebut biisa terlihat dari banyaknya laptop dengan beragam jenis dan harga yang ditawarkan. Namun meskipun begitu, beberapa orang kerap melewatkan perawatan pada laptop sehingga beberapa komponennya mengalami kerusakan.

Salah satu komponen yang cukup sering kali mengalami kerusakan adalah chipset. Seperti yang sudah diketahui, chipset adalah salah satu perangkat keras paling penting pada laptop maupun komputer. Jika bagian tersebut mengalami kerusakan maka laptop tidak dapat dijalankan. Nah, berikut ini penyebab chipset laptop rusak yang sering terjadi. Simak ulasannya!

Overheat pada Beberapa Komponen

Salah satu penyebab dari rusaknya chipset laptop adalah sering ditemukannya komponen yang overheat. Overheat dalam bahasa Indonesia diartikan panas yang berlebihan. Panas yang berlebihan tersebut dihasilkan oleh beberapa komponen laptop yang bekerja secara ekstra keras untuk memaksimalkan suatu program.

Biasanya overheat disebabkan karena terlalu sering bermain game atau sering menggunakan program-program berat yang tidak sesuai dengan spesifikasi laptop itu sendiri. Untuk game sendiri, memang contoh yang paling sering membuat laptop maupun komputer mengalami overheat karena komponen seperti RAM, VGA, Hardisk dan prosesor harus bekera ekstra untuk memaksimalkan game yang dimainkan.

Semakin bagus grafis game yang dimainkan, maka semakin berat chipset berjalan. Sehingga chipset akan menghasilkan panas.

Hal seperti ini juga berlaku pada program berat lainnya seperti vidio dan desain grafis, sama halnya dengan game. Semakin bagus resolusi vidio maupun gambar yang dihasilkan maka semakin besar fungsu chipset sehingga menimbulkan panas.

Jika kamu menggunakannya sekali-sekali, chipset tidak akan mudah menghasilkan panas yang berlebih. Akan tetapi, jika kamu menggunakannya setiap hari bahkan hampir sepanjang hari, maka kerusakan chipset akan semakin menjadi dalam waktu dekat.

Baca juga  IT Support Job Desk Skill yang Perlu Kamu Tahu!

Kipas Tidak Berfungsi

Didalam mainboard terdapat sebuah kipas yang letaknya berada di sekitar prosesor dan ventilasi udara di laptop. Fungsi utama dari kipas ini adalah untuk mendinginkan prosesor dan juga mengeluarkan udara panas di dalam laptop. Hal ini tentunya sudah di desain secara terstruktur agar udara panas tidak berkumpul di dalam laptop dan segera mungkin dapat dikeluarkan.

Jika kipas ini tidak berfungsi dengan baik, maka kasusnya akan sama seperti poin pertama, yakni akan mengalami overheat. Akibatnya komponen-komponennya akan mengalami kerusakan, cepat maupun lambat. Maka dari itu, jika kamu faham mengenai ciri-ciri kipas laptop rusak maka segera mungkin mengganti kipas laptop lama dengan yang baru agar chipset masih bisa diselamatkan.

Umur Komponen

Pada umumnya, barang-barang elektronik memiliki umurnya sendiri. Biasanya pada komponen komputer dapat bertahan hingga puluhan tahun jika digunakan dengan normal atau penggunaan biasa. Seiring dengan berjalannya waktu, setiap komponen pastinya akan terus mengalami penurunan hingga akhirnya mati sendiri. Maka dari itu, jika tiba-tiba chipset mengalami kerusakan setelah digunakan lebih dari sepuluh tahun tanpa diservis sama sekali, kemungkinan besar chipset tersebut mati karena faktor umur. Kamu juga perlu memeriksa macam-macam motherboard yang sudah menua dan mulai mengalami kerusakan.

Laptop Jarang di Bersihkan

Tempat disimpannya laptop juga berpengaruh terhadap komponenya. Biasanya kita akan menyimpan laptop di meja atau bahkan menyimpannya di lantai. Perlu kamu pahami bahwa laptop juga memerlukan pemeliharaan seperti halnya membersihkan keyboard atau layarnya dari debu. Jika debu tersebut tidak pernah dibersihkan, mungkin kamu berfikir bahwa debu yang kecil tersebut mana mungkin dapat merusak chipset laptop.

Jangan salah! Justru karena partikel debu kecil tersebut jika dibiarkan lama kelamaan akan menempel dengan banyak pada bagian chipset. Akibatnya, banyak komponen yang terganggu dengan debu tersebut seperti pada bagian kipas.

Baca juga  Benarkah Social Spy Bisa Digunakan Untuk Menyadap Whatsapp?

Debu yang menempel pada komponen laptop, bahkan jika sudah menebal akan membuat kipas laptop sulit digerakan. Hal tersebut tentunya menggangu sirkulasi udara pada laptop. Pada akhirnya komponen akan mengalami overheat dan mengalami kerusakan. Maka dari itu, minimal seminggu sekali kamu perlu membersihkan laptop. Pakailah peralatan pembersih laptop yang dijual di berbagai toko komputer terdekat. Tak hanya laptop saja, meja tempat kamu menyimpan laptop juga sebaiknya sering dibersihkan.

Nah, itulah penyebab chipset laptop rusak yang sering terjadi. Semoga artikel ini bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here