Terakurat.com – Perbedaan Spanduk dan Banner – Media Promosi memanglah banyak bentuknya. Mulai dari media promosi digital dan juga media cetak. Bentuk media promosi cetak sangat bervariasi, seperti Brosur, Flyer, Majalah, Spanduk, Banner dan lain sebagainya.

Sebelum memulai untuk membuat materi promosi, alangkah baiknya kamu mengenal terlebih dahulu jenis-jeninya dan juga perbedaanya. Maka dari itu, simak berikut ini perbedaan spanduk dan banner

Perbedaan Spanduk dan Banner

Ukuran

Perbedaan dari kedua media promosi cetak ini bisa dibedakan berdasarkan ukurannya. Untuk ukuran spanduk pada umumnya memiliki ukuran 80×200 cm. Ukuran ini termasuk ukuran spanduk yang paling kecil. Ukurannya bisa mencapai 150×300 cm untuk yang paling besar. Jika disesuaikan dengan kebutuhan dan banyaknya informasi yang ingin disampaikan pada spanduk.

Sedangkan untuk ukuran banner, memiliki bentuk yang horizontal. Berukran mulai dari 60×160 cm hingga 80 cm x 200 cm. Bisa disesuaikan juga dengan kebutuhan.

Akantetapi untuk ukuran kedua media promosi ini juga bisa disesuaikan jika membutuhkan ukuran yang lebih besar. Ukurannya bisa saja mencapai 150×300 cm untuk yang paling besar. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan banyaknya informasi yang ingin disampaikan pada spanduk.

Sedangkan untuk ukuran Banner, memiliki bentuk yang horizontal. Berukuran muai dari 60 cm x 160 cm hingga 80 cm x 200 cm. Dapat disesuaikan juga dengan kebutuhan. Akan tetapi untuk ukuran kedua media promosi ini dapat disesuaikan jika membutuhkan ukuran yang lebih besar. Ukurannya bisa saja mencapai lebih dari 300 cm.

Bahan kertas

Perbedaan lainnya bisa dilihat dari penggunaan kertas. Meski jenis kertas yang digunakan cenderung dan banyak yang sama tetapi perbedaanya tetap bisa diihat. Sebenarnya penggunaan kertas pada spanduk dan banner juga dibedakan berdasarkan peletakan media itu sendiri, apakah di dalam atau diluar ruangan.

Baca juga  Fakta Menarik Golongan Darah O Yang Harus Kamu Tahu!

Bahan kertas spanduk pada umumnya menggunakan jenis kertas flexi yang memiliki daya tahan yang kuat. Biasa menggunakan jenis kertas flexi China hingga flexi Jerman. Selain itu, bahan yang biasa digunakan adalah cloth banner, bahan yang memiliki teksur menyerupai kain. Dinilai lebih praktis dan ringan pada saat dibawa atau dilipat.

Sedangkan untuk bahan kertas banner, biasanya menggunakan kertas berbahan albratros. Hal ini dikarenakan kertas albratos memiliki kualitas bahan yang bagus pada saat diletakan di dalam ruangan. Tak hanya kertas albatros, banner juga menggunakan kertas PVC yang kaku dan anti sobek.

Peletakan

Peletaan juga bisa menjadi salah satu pembeda antara spanduk dan banner. Peletakan spanduk biasanya dipasang dengan cara di ikat. Setiap sudut spanduk biasanya dibuat lubang kecil untuk mengaitkan tali. Hal ini membuat spanduk lebih fleksibel dalam segi peletakannya. Kamu dapat menggantungnya, menempel di dinding atau pohon dan juga dinding, atau dikaitkan pada ranting atau tiang.

Sedangkan untuk peletakan banner mengharuskan berada dalam bentuk posisi berdiri tegak. Maka dari itu, jika membutuhkan media promisu cetak untuk luar ruangan, banner jarang jadi pilihan utama. Jenis banner pun berbeda beda, ada X banner, Y banner dan Roll Up Banner. Masing-masing jenis banner tersebut memiliki tingkat kekokohan yang berbeda-beda.

Pemasangan banner sendiri cenderung lebih mudah dan memberikan kesan formal pada setiap iklan atau informasi yang disampaikan melalui banner. Sehingga penggunaan banner sangat cocok sebagai media promosi yang diletakan di bank, rumah sakit hingga perbankan.

Mesin Cetak

Mencetak sebuah kertas memanglah harus dengan mesin yang sesuai dengan jenis kertasnya. Pada umumnya, untuk mencetak sebuah spanduk dan cetak banner memiliki mesin yang sama, yakni digital printing.

Baca juga  Masjid Tertua dan Bersejarah di Indonesia

Untuk mencetak spanduk, biasanya menggunakan digital printing outdoor, seperti Flora LJ atau Roland. Sedangkan untuk cetak banner biasanya menggunakan digital printing indoor dengan biaya yang lebih murah karena hasilnya cenderung tidak tahan dengan paparan sinar matahari langsung.

Nah, dengan mengetahui perbedaan spanduk dan banner, pastinya kamu sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan dari masing-masing media promosi tersebut. Akan lebih maksimal hasilnya jika kamu sesuaikan dengan kebutuhan promosi dengan media yang kamu gunakan. Mulai dari dimana kamu akan meletakan spanduk atau banner tersebut atau jangka waktu pemasangannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here