Terakurat.com – Rekomendasi Film Indonesia – Bulan Ramadhan akhirnya telah tiba sambil menunggu waktu berbuka kamu bisa melakukan berbagai hal dan salah satunya adalah menonton sebuah film. Namun tak semua film bisa kamu tonton di bulan puasa ada beberapa jenis film yang mungkin akan membuat kamu menjadi batal puasanya namun tak semua film bisa kamu tonton di bulan puasa ada beberapa jenis film yang mungkin akan membuat mu menjadi batal puasanya.

Berikut ini merangkum beberapa Rekomendasi film Indonesia yang cocok ditonton saat bulan Ramadhan. Selain menambah wawasanmu tentang agama Islam kamu juga akan terlena dengan ceritanya yang menguras air mata.

Rekomendasi Film Indonesia yang Cocok Ditonton Saat Ramadhan

Ayat-ayat cinta

Film karya Hanung Bramantyo ini adalah film religi hasil adaptasi dari novel best seller karya Habiburrahman El shirazy dengan judul yang sama. Film yang satu ini menceritakan tentang sebuah perjalanan hidup seorang mahasiswa Indonesia bernama Fahri yang sedang menggapai gelar masternya di Universitas al-azhar, Mesir. Segala hal dijalani Fahri dengan antusias, kecuali menikah.

Jika sebuah film pada biasanya memberikan sebuah cerita cinta namun ayat-ayat cinta jelas sangatlah berbeda. Salah satu film Indonesia terlaris ini juga perhatikan Sisi religi dengan menampilkan ajaran agama Islam yang terkesan menggurui. Film yang satu ini sangat cocok untuk kamu tonton, dan jangan lupa siapin tisu sebelum menonton nya.

99 Cahaya di Langit Eropa

Film dengan anggaran hingga 15 miliar ini diadaptasi dari novel yang berjudul Hanum Salsabiela Rais dan Rangga almahendra. Pada saat pemutaran perdananya di Jakarta Teater film Ini mendapat bikin dari mantan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Film yang dibintangi oleh Acha Septriasa, Abimana Aryasatya dan Raline Shah ini akan menghadirkan sejarah agama Islam di Eropa.

Baca juga  Moment at Eighteen: Debut Perdana Ong Seong Wu 'Wanna One'

99 Cahaya Langit di Eropa ini menceritakan tentang pengalaman seorang jurnalis asal Indonesia yang sedang menemani suaminya kuliah dokter di Vienna, Austria.

Mini mengangkat perjuangan para pelajar Eropa dalam mempertahankan keyakinan, cinta 3 prinsip di tengah sekularisme dan dibalut dengan persahabatan, konflik dan juga pengungkapan misteri peradaban Islam.

Negeri 5 Menara

Film yang diadaptasi dari novel kembali lagi menjadi sesuatu yang menarik untuk ditonton. Negeri 5 Menara ini menceritakan tentang kehidupan 6 senti dan 6 daerah yang ber menuntut ilmu di Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Film yang dibintangi oleh David Chalik, Lulu Tobing, Doni Alamsyah, Andhika Pratama dan Ikang Fawzi.

Berkat film ini pula kalimat Man Jadda Wajada menjadi familiar di masyarakat. Selain itu film ini penonton juga diajak untuk memotivasi dan penuh makna.

Film yang disutradarai oleh Affandi Abdurrahman ini mengambil lokasi syuting di Jawa Timur, Sumatera Barat, Jakarta, Bandung Barat hingga London. Kamu sedang membutuhkan motivasi untuk mewujudkan keinginanmu film Negeri 5 Menara ini adalah pilihan yang pas untuk kamu tonton pada saat ngabuburit.

Mencari Hilal

Disebut-sebut sebagai salah satu film Indonesia yang berkualitas, Mencari Hilal sukses memborong sejumlah piala di ajang Indonesian Movie Awards. Film ini menceritakan kisah tentang bapak dan anak yang memiliki konflik tentang perbedaan pandangan agama. Film yang du sutradarai oleh Ismail basbeth ini terus menerus mendapatkan pujian bahkan dari para pejabat negara.

Sayangnya banyak orang yang terlambat menyadari kualitas dari film ini sehingga jumlah penonton film ini pun tergolong rendah dibandingkan dengan film religi lainnya. Hal itulah yang menyebabkan mencari jual tidak bertahan lama di bioskop.

Nah buat kamu yang ingin menonton orang yang penuh pesan moral maka film mencari Hilal adalah 1film yang wajib kamu tonton di bulan Ramadan.

Baca juga  Kucumbu Tubuh Indahku, Kalahkan 70 Negara.

Surga yang tak dirindukan

Film yang diadaptasi dari novel karya Asma Nadia dengan judul yang sama ini dibintangi oleh Fedi Nuril ini berperan sebagai Prasetya, seorang arsitek yang menikahi seorang wanita bernama Arini (Laudya Chintya Bella). Lalu Muncul lagi wanita lainnya, Mei Rose yang diperankan oleh Raline Shah orang wanita depresi yang diselamatkan oleh Prasetya dan menimbulkan berbagai konflik dalam rumah tangga Prasetia dan Arini.

Surga yang tak dirindukan ini menjadi salah satu film yang paling sukses yang dirilis pada tahun 2015. Film yang satu ini juga menuai berbagai pujian dari banjir penghargaan. Berkat kesuksesannya tersebut film ini dibuat sekuelnya pada Februari 2017 lalu.

Jika kamu Penasaran dengan kisah poligami antara Laudya, Fedi dan Arini, maka surga yang tak dirindukan adalah pilihan yang pas untuk kamu tonton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here