terakurat.comreview-film– Daya tarik pertamanya film diangkat dari program siaran Radio Ardan Bandung mengangkat cerita horor terutama yang ada di Bandung dan sekitarnya, yang kerap berkaitan dengan sejarah seperti Rumah Gurita, Babakan Siliwangi hingga Jembatan Pasupati.

Program ini sudah mengudara selama 27 tahun dan tentunya memberikan informasi menarik soal urban legend horor, yang sebetulnya juga terkait perkembangan kota Bandung dari masa ke masa. Itu sebabnya film “Danur Universe” dari Risa Saraswati yang selalu menjadi buruan saya.

Opening scene menarik, cerita dari penyiar radio Ardan, seorang pekerja lembur mengendarai vespa melintasi Jembatan Pasupati menjelang tengah malam. Vespanya mendadak berhenti. Ketika sedang memperbaiki vespanya dia melihat seorang laki-laki memanjat pagar jembatan dan bunuh diri. Pekerja lembur itu melihat ke bawah, kemudian menyadari bahwa tubuh yang jatuh itu dirinya sendiri. Sangat mencekam.

Jangan dengarkan sendiri. Demikian tagline siaran itu dan seorang satpam di sebuah sekolah diteror sesosok hantu setelah mendengar siaran radio itu.

Sinopsis Nightmare of Delusional.

Naya merupakan siswi baru di salah satu SMA di Bandung. Dia memiliki kemampuan melihat makhluk halus atau disebut indigo. Tidak hanya dirinya, Naya bertemu dengan Shelly yang juga memiliki kemampuan sama.

Namun, sifat Shelly yang tertutup membuat Naya penasaran. Di saat yang sama, Naya juga dibuat penasaran oleh siaran radio Nightmare Side yang sering dia dengarkan.

Radio itu sering menceritakan kisah-kisah horor yang kemudian disusul mimpi buruk oleh Naya. Saking seramnya, mimpi buruk itu seolah nyata. Naya belum tahu jelas, latar belakang yang menjadi awal mimpi buruknya.

Para pemain yang bergabung di antaranya Gege Elisa, Elina Joerg, Fay Nabila, Ajil Ditto, Melisa Karim, Bayu Oktara, Mo Sidik, Anyun Cadel, Raisa Kamila, Thalia Ardan Lovely Squad, dan Gita Ardan Lovely Squad.

Baca juga  Aktris Cantik Korea Ini Pernah Merokok!

Nightmare Side Delusional merupakan karya sutradara Joel Fadly dengan Dewi Fita dan Yovan Nainggolan membantu dalam hal penulisan naskah. Film bergenre drama horor ini berada dalam naungan studio produksi Dash Picture.

Selain film ini, Joel Fadly juga merupakan sutradara Membabi-buta (2017) dan My Stupid Boyfriend (2017). Sebelumnya dia lebih sering menjadi penata kamera, seperti pada film Jagoan Instan (2016), Rumah Malaikat (2016), Bajaj Bajuri The Movie (2014), Cinta Dalam Kardus (2013), Nini Thowok (2018), dan Moonrise Over Egypt (2018).

“Nightmare Side”.

Merupakan sebuah segmen horor yang disiarkan oleh radio Ardhan Bandung. Mindworks Pictures mengangkat cerita horor yang diambil dari kisah nyata tersebut ke dalam layar lebar.

Film yang berdurasi selama 75 menit ini diangkat dari 3 cerita pilihan yang pernah mengudara di program ‘Nightmare Side’ dan paling banyak didengarkan. Ketiga cerita tersebut dipilih berdasarkan respon dari pendengar Ardan.

Menurut sang Sutradara Intan R Mutiaz, ada kesulitan dalam memilih tiga dari banyaknya cerita yang sudah mengudara di Ardan.

Proses produksi film yang dibintangi dua mantan personel Cherrybelle Wenda Tan dan Aurelia Devi Novi, Ario Astungkoro, Rico Saron Sakina, Suci Winata dan Arya Bima ini memakan waktu sekitar 1 tahun. Lokasi syutingnya sendiri dilakukan di Bandung.

Sempat vakum di tahun 2008. Program ini kembali mengudara di tahun 2010. Sebagai bentuk inovasi on-air, tim Nightmare Side mengemmbangkan cerita-cerita ‘Nightmare Side’ ke dalam sebuah buku yang berjudul sama. Hampir 30.000 eksemplar dan termasuk ke dalam kategori buku Best Seller.

‘Nightmare Side The Movie’ merupakan bukti bahwa cerita horor yang semula hanya bisa didengarkan di radio, bisa diadaptasi menjadi film layar lebar dengan cerita nyata yang diangkat dari pengalaman pendengar tanpa harus mengumbar cerita berbau seksualitas.

Baca juga  Review Film Law Abiding Citizen (2009)

Para Pemain.

Fay Nabila.

mydirthsheet.com


Masih ingat aktris cilik yang jago breakdance dalam ajang pencarian bakat IMB? Sosoknya kini menjelma menjadi remaja cantik yang membintangi beberapa sinetron dan film.

Gadis cilik berpenampilan modis tampilan yang keren ini bersekolah di SD Kaliasin 4 Surabaya. Selain hobi menari, ia juga senang dengan dunia Mode. Tahun 2010, Fay mengikuti ajang pencarian bakat Indonesia Mencari Bakat yang di tayangkan di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia.

Pernah salah satu penampilan Fay di IMB, dia susun sendiri koreografi-nya. Selain itu kemampuan Fay adalah kemampuan untuk mengkinerjakan seluruh anggota tubuhnya. Mulai dari jari, mata, badan, mimik muka.

Pada tahun 2014, Faye bermain sinetron Bidadari Takut Jatuh Cinta sebagai Mona bersama Hanggini P. Reto dan Azwa Aurel, di sini dia mengaku bisa memainkan peran antagonis, dan di sinetron itulah dirinya semakin dikenal masyarakat luas. Selain sebagai dancer dan pelajar dia juga adalah seorang aktris.

Gege Elisa.

grid.id

Ikut bermain dalam film “Virgin 3: Satu Malam Mengubah Segalanya” bersama Irish Bella dan Alex Abbad pada tahun 2011 lalu, sukses membuat nama Gege Elisa semakin diperhitungkan dalam dunia seni peran tanah air. Hingga saat ini telah tercatat terdapat beberapa judul film, sinetron dan juga film televisi (FTV) yang dibintangi oleh Gege Elisa.

Tidak hanya jago akting, ternyata Gege Elisa juga memiliki paras yang cantik dan menawan bak Idol Korea, lho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here