Rumah adalah tempat paling nyaman dan aman yang bisa kita tinggali bersama keluarga. Nmaun apa jadinya jika rumah tersebut justru berhantu dan bahkan mengancam keselamatan penghuninya? Tertuang dalam berbagai film horor yang pernah disajikan, inilah beberapa rumah dan lokasi angker yang menyeramkan yang pernah ada dalam film Horor Indonesia!

Rumah Pondok Indah.


Salah satu rumah paling angker di Indonesia yang berlokasi di Jakarta ini konon pernah menjadi tempat pembantaian sebuah keluarga. Selain itu, banyak juga warga sekitar yang pernah merasakan kehadiran mahluk lain di rumah tersebut. Meskipun kabar tersebut belum tentu benar namun kisah Rumah Pondok Indah ini pernah diangkat ke layar lebar. Kabarnya, rumah tersebut tidak ada lagi karena sudah diratakan dengan tanah.

Rumah Ambulance Bahureksa.

Rumah angker yang terletak di Jalan Bahureksa No.15, Bandung ini terkenal dengan ambulan yang selalu berada di depan rumah. Menurut warga Bandung, ambulan tersebut seringkali terlihat berkililing kota tanpa ada yang mengemudikannya. Kabarnya sekarang ini orang-orang Bandung tidak bisa lagi menyaksikan hal tersebut karena ambulan sudah dipindahkan ke Bogor.
Film mengenai rumah angker ini berjudul Hantu Ambulance yang dirilis pada tahun 2008, dibintangi oleh legenda perfilman horor, Suzanna.

Rumah Tua Pangalengan.


Jika kamu sudah pernah menonton film “Pengabdi Setan” yang di-remake oleh Joko Anwar pada tahun 2018, kamu pasti sudah tidak asing dengan rumah yang satu ini. Ghost Photography Community (GPC) bahkan pernah menyambangi kediaman ini dan mereka menemukan fakta bahwa banyak sekali penampakan, bau, dan suara yang tak jelas asal-usulnya. Selain itu, saat syuting film “Pengabdi Setan” sedang berlangsung, para kru sering melihat pintu tertutup tiba-tiba meskipun tidak ada angin. Terlebih, lokasinya yang berada di tengah perkebunan benar-benar menambah suasana angker rumah ini lebih terasa.

Baca juga  Nostalgia Film The Lion King, Trailernya Catat Rekor !

Rumah Fletterman.

Rumah bekas peninggalan zaman kolonial ini merupakan tempat syuting film “Beranak Dalam Kubur” yang dibintangi oleh Suzzana.

Berlokasi di Semarang, rumah ini ternyata memiliki pengurus sehingga rumahnya masih terawat sampai sekarang. Menurut kesaksian dari masyarakat sekitar, mereka sering melihat hantu perempuan di depan halam rumah angker ini mondar-mandir.

Rumah Gurita.

Tidak sedikit yang percaya bahwa Rumah Gurita di Bandung adalah tempat para pemuja aliran sesat atau gereja setan. Keangkeran inilah yang membuat rumah tersebut dijadikan film pada tahun 2014 lalu. Film yang dibintangi oleh Boy William dan Shandy Aulia itu cukup menegangkan dan membuat bulu kuduk merinding.

Rumah Kentang.


Konon ada sebuah cerita tentang seorang ibu yang sedang merebus kentang pada malam hari dan meninggalkannya. Saat itulah anaknya yang masih kecil tak sengaja tercebur ke dalam rebusan kentang tersebut. Oleh sebab itulah rumah angker ini sering mengeluarkan bau kentang. Rumah kentang pernah difilmkan pada tahun 2012.

Rumah Keluarga Tak Kasat Mata.


Genta merupakan seorang pekerja di Yogyakarta yang menuliskan keangkeran rumah yang ditempatinya tersebut dalam sebuah thread di Kaskus. Pengalaman-pengalaman seperti diganggu mahluk gaib, suara yang tak jelas asal-usulnya, serta aroma misterius yang tak tahu dari mana asalnya adalah hal yang biasa dialami oleh Genta. Salah satu kejadian yang paling diingat adalah adanya hantu berwujud nenek-nenek yang berjalan di koridor rumah tersebut. Karena begitu banyaknya yang membaca dan membagikan kisah ini, Rumah Keluarga Tak Kasat Mata sampai dibuatkan novel. Rumah ini lantas disebut sebagai rumah paling angker di Jawa mengingat banyaknya mahluk gaib yang tinggal disana. Film “Keluarga Tak Kasat Mata” juga dibuat karena terinspirasi dari rumah ini.

Baca juga  Joe Taslim Jadi Sub-Zero Di Film 'Mortal Kombat'.

Lawang Sewu.


Lawang Sewu adalah salah satu gedung angker di Indonesia yang pernah dijadikan film layar lebar. Berjudul Lawang Sewu: Dendam Kuntilanak, film yang dirilis pada tahun 2007 ini bercerita tentang 7 remaja asal Jakarta yang merayakan kelulusan mereka di Semarang. Namun, perayaan mereka harus berhenti lebih cepat ketika salah satu dari mereka menghilang di dalam Lawang Sewu.

Taman Pemakaman Umum Jeruk Purut.

Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut kehilangan kesan angker yang selama bertahun-tahun menyelimutinya, hal ini karena semakin pesatnya kehidupan di Jakarta yang membuat suasana menjadi ramai. Pemakaman yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda ini bisa dibilang angker karena banyak kejadian mistis yang sering terjadi di sana. Salah satu yang paling terkenal adalah hantu pastur berkepala buntung yang sering berjalan di malam hari sambil membawa kepalanya. Karena kisah inilah, TPU Jeruk Purut pernah juga diangkat ke layar lebar dengan judul ‘Hantu Jeruk Purut’ yang tayang pada tahun 2006.

Mall Klender.

Pada tragedi kerusuhan yang terjadi sekitar bulan Mei 1998, Mall Klender menjadi sasaran para penjarah. Mall yang ketika itu penuh sesak, dibakar oleh orang yang tidak diketahui identitasnya. Akibatnya, banyak orang yang terperangkap di dalam mall karena tidak sempat menyelamatkan diri. Konon katanya, mayat-mayat yang terbakar di dalam Mall Klender tidak dimakamkan secara layak, hal tersebut membuat mereka yang mati terbakar menghantui mall yang berlokasi di Jakarta Timur ini. Salah satu hal mistis yang sering dilihat oleh warga sekitar adalah segerombolan orang dengan kulit menghitam, mereka jalan tergesa-gesa dan bau hangus yang sering muncul tiba-tiba. Kisah ini juga sempat diangkat ke layar lebar tahun 2014 dengan judul ‘Mall Klender’.

Baca juga  Best Couple Drama Korea 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here