Terakurat.com – Teknologi Pengisian Baterai – Fast Charging adalah sebuah teknologi yang terdapat pada perangkat dan charger yang dapat mengatur pengisian daya batrai menjadi lebih cepat.

Teknologi seperti ini banyak diterapkan pada sebuah perangkat seperti Tablet, Laptop. Smartphone, Powerbank dan lainnya. Agar Fast Charging dapat berjalan dengan baik maka perangkat serta chargernya harus saling mendukung. Fast Charging memungkinkan untuk mentransfer watt lebih tinggi ke batrai agar dapat terisi lebih cepat.

Pada ponsel jaman dulu, mungkin ada sering melihat charger hp jadul yang tertulis 5V 1 A atau 5V 0.5A. Pada saat itu mungkin kapasitas baterai ini masih kecil, dibawah 1500mAh. Sehingga pengisian baterai hanya dengan watt yang kecil saja sudah cukup.

Tak hanya cukup sampai disitu saja, saat ini banyak muncul charger-charger dengan Volt yang lebih tinggi 5V 3A/9V 2A/12V 1.5A (18 Watt), seperti pada Qualcomm Quick Charge. Selain itu ada juga charger dengan ampere yang lebih tinggi lagi seperti pada Dash Charger dan VOOC yang dikembangkan oleh Oppo.

Selain beragam jenis baterai yang digunakan oleh smartphone, anda juga perlu mengetahui teknologi pengisian batrai yang umum digunakan.

Teknologi Pengisian Baterai

Fast Charging

Fast Charging adalah sebuah teknologi pengisian baterai

Batrai Smartphone jaman sekarang sendiri hanya terbagi menjadu dua tipe yang banyak digunakan oleh produsen ponsel cerdas yaitu, Li-Ion dan Li-Po.

Batrai bertipe ini memiliki daya tahan yang baik serta kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Masalah terbesar pada ponsel cerdas sebenarnya hanya pada daya tahan. Sekarang ini banyak sekali pengguna yang membutuhkan ponsel dengan kapasitas yang besar seperti 4000mAh ke atas.

Para produsen ponsel cerdas saat ini banyak yang menerapkan teknologi pengisian daya cepat atau fast charging ini, beberapa diantaranya sebagai berikut.

Baca juga  Apakah menangis dapat membatalkan puasa? Ini jawaban dan alasannya

Qualcomm Quick Charge

Ponsel yang menggunakan chipse dari Qualcomm sebenarnya telah memiliki fitur pengisian daya cepat Qualcomm Quic Charge. Hanya saja tidak semua produsen mau mengaktifkan fitur ini pada tiap produknya karena biasanya ada ongkos produksi yang harus ditambah.

Padahal teknologi seperti ini terbilang sangat bagus karena mampu mengisi batrai pada smartphone menjadi lebih cepat daripada pengisian normal.

Saat ini Quick Charge yang dikembangkan oleh Qualcomm memiliki beberapa versi. Yang umum banyak diterapkan di ponsel adalah Quick Charge 3.0 dan Quick Charge 4.0

VOOC

VOOc adalah teknologi pengisian daya cepat yang dikembangkan oleh Oppo. Teknologi ini memungkinkan penggunanya mengisi daya dari 0 sampai 75% dengan waktu 30 menit saja. Selain itu Oppo juga mengembangkan teknologi ini menjadi Super VOOC yang memungkinkan ponsel seperti Oppo Find X yang dapat terisi dari 0 hingga 100 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 35 menit saja.

Huawei Super Charge

Selain oppo, Huwaei juga memiliki teknologi pengisian daya ceoat yang di sebut Super Charge. Teknologi yang dikembangkan oleh Huawei ini lebih cepat karena memakai charger 40W. Dengan adanya teknologi ini, Huawei Mate 30 yang memiliki kapasitas baterai 4.200mAh dapat terisi penih dari 0 hingga 100 hanya dalam waktu kurang dari 45 menit saja.

Super Charge Turbo 100 watt

Teknologi yang satu ini dikembangkan oleh perusahaan Tiongkok, Xiaomi. Dari namanya saja sudah jelas jika teknologi ini menjanjikan pengisian dengan daya 100 Watt.

Wireless Charging

Fast Charging adalah sebuah teknologi pengisian baterai

Pengisian tanpa kabel alias Wireless charging ini adalah solusi bagi pengguna smartphone yang tidak ingin ribet dengan pengisian daya memakai kabel.

Cara menggunakannya pengguna hanya perlu menempelkan belakang bodi pada alat wireless charging.

Baca juga  Android 11 dirilis? Ini dia Beberapa Fitur Barunya!

Sayangnya, teknologi Wireless charging ini hanya ada pada ponsel kelas atas. Jadi buat kamu yang ingin menggunakan teknologi seperti ini kamu harus membeli ponsel seperti Samsung Galaxy seri S dan Huawei Mate 20, atau produk Apple lainya.

Kelebihan dan kekurangan Fast Charging

Kelebihan Fast charging tentu saja akan menghemat waktu saat melakukan pengisian daya. Baterai terisi dengan lebih cepat maka waktu anda menggunakan gadget anda pun menjadi lebih lama.

Sedangkan kekurangannya, dapat dikatakan tidak ada sama sekali. Tidak ada dampak negatif pada fast charging, karena biasanya perangkat yang mendukung fast charging tentu sudah dirancang sedemikian rupa agar aman ketika pengisian daya cepat dilakukan.

Charger, batrai dan perangkat biasanya sudah dirancang untuk itu. Namun ada peningkatan suhu panas pada baterau dan perangkat saat pengisian daya cepat bekerja.

Baca juga : Jenis-jenis Baterai yang Digunakan Oleh Smartphone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here