terakurat.comthe-lost-world-castle– The Lost World Castle menawarkan keindahan yang berupa bangunan mirip Benteng Takeshi. Wahana-wahana di dalamnya memanfaatkan batu sisa erupsi Merapi sebagai bahan bakunya. Saat kabut turun, suasana akan semakin indah untuk dijadikan background foto.

Terletak di kawasan lereng gunung Merapi. The Lost World Castle ini layak dinobatkan sebagai tempat wisata hits di Yogyakarta, meskipun berada di kawasan rawan bencana alam. Meskipun demikian, dengan pemanfaatan bebatuan sisa erupsi Merapi, lokasi ini menjadi punya keunikan tersendiri.

Nama The Lost World Castle memang terkesan agak sedikit menyeramkan. Ini bukan sekedar nama yang dipilih dengan asal, namun memang diberikan untuk mengenang peristiwa kelam.

Nama Castle diambil dari bentuk dan arsitekturnya yang unik yaitu berbentuk kastil mirip dengan Benteng Takeshi. Nama lost world, karena bangunan ini berdiri di atas sebuah desa yang sudah musnah dan hilang tersapu letusan gunung merapi.

Lokasi The Lost World Castle.

Tempat wisata ini berada di Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman. Tempat yang setiap sudutnya cocok menghiasi instagram ini hanya berjarak 29 km dari pusat kota dan berada tepat di lereng Gunung Merapi.

Rute Menuju The Lost World Castle.

Untuk mencapai lokasi The Lost World Castle ini, pengunjung bisa naik kendaraan umum seperti bis dan angkot. Namun, lebih leluasa jika membawa kendaraan pribadi seperti motor karena lebih lincah dan cepat.

The Lost World Castle bisa dinikmati pengunjung setiap hari mulai pukul 06.00 sampai 18.00. Harga tiket masuk The Lost World Castle adalah Rp 25 ribu per orang.

Fasilitas The Lost World Castle.

Fasilitas pendukung kegiatan wisata di tempat ini berupa toilet, mushola, dan area parkir yang memadai. Juga tersedia penginapan dengan biaya yang murah Rp 50.000 semalam.

Baca juga  Bukit Gibeon, Wisata Air Yang Alami & Fasilitas Lengkap

Daya Tarik The Lost World Castle.

Bangunannya Yang Unik.

Sesuai dengan namanya, wisata Yogyakarta yang satu ini memiliki bentuk menyerupai kastil dengan arsitektur yang unik. Banyak juga yang bilang jika The Lost World Castle ini mirip dengan Benteng Takeshi yang ada di acara reality show Jepang.

Tidak heran kalau tempat wisata ini cepat menjadi terkenal dan viral di berbagai media sosial. Bentuk bangunan atau arsitekturnya memang terbilang sangat unik. Dari luar, bentuknya memang seperti kastil, sesuai dengan namanya.

Beberapa orang juga menyebut bangunan ini mirip dengan tembok besar dari Cina. Bangunan ini memang memiliki tembok berwarna kelabu yang tinggi dengan pos-pos penjagaan pada setiap meternya. Mirip seperti benteng sebelum memasuki wilayah kerajaan atau kompleks istana.

Ide bentuk bangunan ini harus diakui cerdas secara komersial, karena sukses menarik perhatian pengunjung bahkan sebelum tempat ini resmi dibuka. Wisata ini dibangun di atas tanah seluas 1,3 hektar di desa Kepuharjo.

Daerah ini pernah hangus dilalap erupsi Gunung Merapi beberapa tahun yang lalu. Seolah-olah ingin mengenang akan dahsyatnya bencana tersebut, tempat ini diberinama The Lost World atau dunia yang sudah hilang.

Spot Foto Instagramable.

Terletak di Kepuharjo, Cangkringan, The lost world castle tidak hanya menjual keindahan alam di lereng gunung Merapi. Pihak pengelola juga berinofasi dengan membangun fasilitas untuk foto selfie. Ada salah satu spot foto yang selalu ramai antrean, yaitu spot foto negeri di atas awan.

Sementara spot foto yang lain juga tak kalah menarik. Ada spot foto sayap, dimana pengunjung dapat memposisikan diri dengan tepat sehingga berada diantara kedua sayap.

Ada juga spot foto Paradise Gate, dimana terdapat tangga yang naik menjulang ke atas seolah tak berujung. Objek foto ini sangat memanfaatkan alam karena jika kabut turun, maka akan sangat terlihat indah. Seolah-olah kamu sedang berjalan menuju surga.

Baca juga  Umbul Cokro Sebagai Pilihan Wisata Air Yang Tepat Dan Murah

Untuk menambah keseruan hasil foto, lokasi ini bahkan menyediakan area Wild Wild West yang isinya tenda khas suku Indian. Di sana kamu juga bisa menyewa properti khas Indian, harga sewanya Rp 10.000.

Lukisan 3D.

Tidak hanya foto dengan replika tangga menuju surga atau sayap, di sini juga terdapat spot foto 3D yang sangat unik. Ada beberapa lukisan 3D yang siap menjadi objek berfoto untuk para pengunjung. Hasil foto di gambar-gambar 3D ini juga dibuat seolah-olah pengunjung merasakan apa yang tergambar di latar belakang.

Tips foto di lukisan 3D ini adalah dengan memotret dari ketinggian atau sudut tertentu. Karena kalau tidak seperti itu maka lukisan 3D nya tidak kelihatan.

Ada lukisan air terjun dan jembatan kayu. Dimana pengunjung seolah-olah menyeberang jembatan kayu dan harus seimbang agar tidak jatuh. Air terjun dalam gambar dilukiskan sangat deras.

Tidak hanya air terjun, ada juga spot foto permadani terbang. Di sini, pengunjung dapat berfoto seolah-olah sedang terbang dengan permadani. Ada juga lukisan kolam hiu yang menyeramkan.

Spot Lain.

Objek untuk foto lain berupa foto landmark dunia. Ada Stonehenge, pepohonan Sakura seperti di Jepang, hingga perkampungan Suku Indian. Tidak hanya itu, replika The Lost World seperti di dalam film pun ada. Lengkap dengan replika tulang fosil dinosaurus.

Ada juga wahana unik lainnya, yakni objek kapal black pearl lengkap dengan tengkorak para bajak laut yang dikelilingi harta karun.

Beberapa Objek Wisata Yang Dekat The Lost World Castle.

Setelah puas berburu foto di The Lost World Castle namun dahaga narsis belum terpuaskan, pengunjung bisa beralih ke lokasi berburu foto lain. Dalam jarak 8 km terdapat Merapi park. Taman ini sering disebut The World Landmarks, karena menyediakan banyak variasi miniatur dari beberapa icon terkenal kota-kota besar di seluruh dunia.

Baca juga  Liburan Seru ! Tempat Wisata di Jakarta yang Populer

Pada jarak yang hampir sama, juga terdapat icon merapi yang lain. Museum Gunung Merapi. Di hadapan kemegahan Gunung Merapi, museum ini didirikan dengan niat untuk didedikasikan sebagai perekam jejak gunung api tua ini. Memori dari tiap letusan tersimpan rapi, bahkan gemuruh suara gunung pun dapat didengar berkali-kali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here