Terakurat.com – tokoh psikopat tersadis – Orang-orang yang memiliki sifat psikopat sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Mereka memiliki banyak korban atas sifat psikopatnya tersebut. Berikut ini tokoh psikopat tersadis yang dikenal sepanjang sejarah.

Tokoh Psikopat Tersadis

Pol Pot membentuk kelompok masyarakat tani Komunis, dimana seluruh kota Kamboja dikosongkan dan 2 juta penduduk dipaksa untuk tinggal dan bekerja di pedesaan. Mereka dipaksa menjadi budak dan bekerja mulai dari jam 4 pagi hingga jam 10 malam. Selain kerja paksa, warga Kamboja juga mengalami malnutrisi, perawatan medis yang buruk serta akan di eksekusi jika melawan.

Hal yang paling buruk dari semuanya adalah eksekusi masal oleh Khmer merah, yang dilakukan dengan menggunakan palu, gagang kapak, sekop atau baang bambu yang si sasah. Pembunuhan tersebut menargetkan para intelektual, profesor perkotaan, terduga simpatisan asing, penentang komunsme dan lainnya.

Raja Leopold II

Di bawah pemerintahannya yang sangat brutal, jutaan masyarakat Kongo tewas. Perkiraan angka kematian tersebut sangat bervariasai, yang diperkirakan 5 sampai 20 juta korban.

Tujuan Leopold adalam menekstraksi karet dan gading dari wilayah Kongo. Untuk melakukannya ia menggunakan tenaga kerja paksa yang bekerja keras dibawah ancaman yang sangat mengerikan dari pasukannya.

Para pria yang gagal memenuhi kuota gading dan emas tersebut akan dimutilasi. Jika lelaki tersebut tidak dapat ditangkap atau jika masih membutuhkan kedua tangannya untuk bekerja, pasukan Force Publique akan memotong tangan istri ata anak-anaknya.

Elizabeth Bathory

Elizabeth Bathory harus bertanggung jawab atas penyiksaan dan pembunuhan ratusan gadis yang ia lakukan antara tahun 1585 dan 1610.

Elizabeth Bathory akan menyiksa gadis-gadis sambil telanjang, memaksa mereka untuk memakan daging mereka sendiri, menusuk mereka dengan jarum.

Baca juga  Misteri Candi Borobudur, dibalik Segala Pesona Keindahannya

Tak hanya itu saja, Elizabeth menyiksa dengan cara membakar bagian-bagian wajah dan alat kelamin serta potongan-potongan lain dari daging mereka.

Elizabeth Bathory akan menyiksa mereka selama berminggu-minggu dan banyak yang kelaparan bahkan dibakar sampai mati. Selain itu diyakini secara uas ia sering mandi dengan darah korbannya karena percara hal tersebut akan membantu mempertahankan masa mudanya.

Heinrich Himmler

Himmler menjabat sebagai kepala pasukan polisi terpadu di Jerman dan juga memegang komando Kamp konsentrasi jerman. Ia mengatur dan memastikan bahwa kereta kematian berjalan tepat waktu, serta mengatur secara ketat.

Dikatakan bahwa rumah yang benar berisi furniture dan juga buku-buku yang terbuat dari tulang dan kulti dari para korban Yahudi.

Adolf eichmann

Sama halnya seperti himmler Adolf eichmann adalah salah satu aktor utama dalam peristiwa Holocaust. Dia berada di bagian penting dari konferensi wannsee pada tahun 1942, dimana para pemimpin Nazi pertama kali rencana Holocaust.

Saat semuanya berjalan Hitman memimpin deportasi massal orang-orang Yahudi ke kamp konsentrasi. Tanpa bekerja untuk mengatur transportasi, pembunuhan serta pembuangan korban Holocaust dan sebagian besar adalah orang Yahudi yang berasal dari Eropa Timur.

Josef mengele

Joseph mengele terkenal dengan eksperimennya terhadap anak kembar. Menuangkan bahan kimia ke mata mereka untuk melihat apakah akan berubah warna atau tidak, serta mencoba untuk mengubah jenis kelamin mereka, dan benar-benar menjahitnya untuk melihat apakah mereka akan menjadi kembar siam ataukah tidak.

Ia bereksperimen kepada ribuan anak kembar dan hanya sebagian kecil saja yang selamat. Terkadang ia akan memaksa orang tua untuk membunuh anak-anaknya sendiri menyiksa anak-anak tersebut untuk melihat, berapa lama mereka akan bertahan hidup, atau memukuli tahanan hingga mati.

Baca juga  Kisah Penjelajah Waktu yang Sempat Menghebohkan Dunia

Thomas De torquemada

Pengadilan inkuisisi diciptakan oleh monarki Spanyol untuk meyakinkan siapapun mereka mereka yang di yakini sebagai ancaman bagi Gereja Katolik Roma di Spanyol.

Inkuisisi inilah yang menyebabkan kematian, penyiksaan, film pemerkosaan ribuan korban tanpa bukti yang cukup jelas.

Torquemada bahkan menciptakan beberapa teknik penyiksaan khusus untuk mereka. Skema pengisian tersebut termasuk Garrucha. Garrucha adalah metode penyiksaan dengan cara menarik lengan dan kaki korban dari sendinya. tcha adalah Air yang dipaksa turun ke tenggorokan korban dan Porto adalah tali ketapel yang diikat di sekitar korban Untuk menghentikan aliran darahnya.

Baca juga : Selama Masa Pandemi Corona, Xiaomi Prioritaskan Isu Kesehatan

About Author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here