Terakurat – Jenis Chipset Kirin – Tak hanya Samsung saja yang juga memproduksi chipsetnya sendiri, namun Huawei juga memproduksi chipsetnya sendiri melalui HiSilicon. Perusahaan ini memiliki anak perusahaan bernama HiSilicon yang memproduksi chipset untuk Huawei.

Perusahaan yang didirikan pada tahu 1992 ini merupakan perusahaan semikonduktor yang memiliki lisensi desain CPU ARM Cortex dan produk yang diperkenalkannya bernama Kirin.

Chipsen Kirin ini tidak hanya digunakan oleh perangkat produksi Huawei saja, melainkan bersama sub brand nya yakni Honor. Pada ponsel-ponsel cerdas Huawei terbaru pada umumnya sudah menggunakan chipset Kirin, meskipun terkadang beberapa ponsel besuta Huawei maupun honor sesekali menggunakan chipset Snapdragon dan MediaTek.

Huawei tidak menjual chipset mereka ke produsen smarphone lain karena Huawei sendiri menganggap Kirin merupakan salah satu inovasi yang memperkuat lini produk ponsel mereka. Bagi Huawei, Kirin sendiri bukalah sebuah unit bisnis.

Pada awalnya, Chipset Kirin tidaklah terlalu terkenal, namun sejak kehadiranya di beberapa perangkat Huawei kelas atas dengan performa yang baik sehingga Kirinpun mulai diperhitungkan. Kirin sendiri hadir dengan berbagai macam jenis chipset.

Tidak ada pengkategorian khusus untuk perangkat chipset Kirin, namun menilik namanya yang menggunakan tiga angka, kirin dapat dikategorikan berdasarkan digit angka pertamanya. Berikut ini pembahasan lengkapnya mengenai jenis chipset kirin.

Jenis Chipset Kirin yang Digunakan pada Perangkat Huawei

Kirin 9xx

Chipset kirin kelas atas dapat dicirikan melalui digit angka pertama 9, dua angka setelahnya adalah seri prosesornya. Karena itulah, kategori ini disebut 9xx. Pasalnya, dikategori ini terdapat beberapa chipset dengan nama Kirin 930, Kirin 950, Kirin 980 dan lainnya.

Kategori chipset ini merupakan kategori Chipset Kirin yang banyak digunakan di ponsel kelas atasnya Huawei dan Honor. Seperti halnya pada Huawei P20 Pro, Huawei P30 Pro, Huawei Mate 20 Pro, Honor 10 dan lainnya yang menggunakan chipset kirin 9xx.

Karena digunakan oleh ponsel kelas atas, maka wajar saja jika banyak fitur lengkap yang tersemat di chipset ini. Sebut saja seperti fitur NPU atau fitur pendukung lainnya untuk mengoptimalisasikan AI.

Kirin 7xx

Kiein 710 hadir sebagai chipset Kirin kelas menengah yang memiliki fitur turunan dari chipset kelas atasnya. Seperti GPU Turbo dan fitur AI yang tersemat di Kirin 710. Tentu kedepannya akan ada seri Kirin 7xx yang hadir dengan fitur pembaharuan dari sebelumnya.

Kirin 6xx

Chipset kirin dengan angka pertama 6 ini merupakan salah satu chipset yang paling banyak digunakan pada ponsel dengan harga yang terjangkau. Beberapa ponsel yang menggunakan chipset di kelas ini adalah Huawei Nova 2i, Honor 9 Lite, Honor 4C dan lainnya.

Baca juga  Fitur Baru Google Meet yang Menyerupai Zoom Segera Meluncur

Pada kategori ini, terdapat dua chipset. Pertama chipset dengan fabrikasi 28 nm yang terdiri dari Kirin 620 dan kedua adalah chipset dengan fabrikasi 16 nm. Chipset di kedua kategori ini terdiri dari Kirin 650, Kirin 658 dan Kirin 659.

Daftar Chipset Kirin Terbaik besutan HiSilicon

Kirin 990

Kirin 990 merupakan chipset kelas atas dari HiSilicon. Chipset yang satu ini dibangun dengan proses fabrikasi 7nm + EUV3. Chipset Kirin 990 menawarkan terobosan teknologi serta kecerdasan canggih yang diwarisi dari Kirin dan Balong.

Berkat fabrikasi 7nm dan EUV3, sehingga chipset ini memiliki lebih dari 10 miliar transistor 4 yang terkondensasi didalamnya. Selain itu, Kirin 990 hadir dengan dua varian diantaranya versi 5G dan 4G.

Kirin 990 menawarkan prosesor yang terbagi menjadi tiga kluster. Kluster tersebut diantaranya adalah 4 Core 1.95 Ghz Cortex-A55 untuk performa irit daya, 2 Core 2.36 GHz Cortex-A76 untuk performa kencang dan 2 Core 2.86 GHz Cortex-A76 untuk performa yang lebih kencang. Sementara pengolahan grafisnya, tersemat GPU Mali G76 MP16.

Kirin 985

Kirin 985 merupakan sebuah chipset yang menarik, pasalnya Kirin 985 ini menawarkan kemampuan kecepatan internet yang kencang. Berdasarkan salah satu pengujian, chipset ini memiliki kemampuan downlink 40% lebih cepat dan 75% tingkat uplink lebih cepat dibandingkan dengan Snapdragon 865.

Selain itu, Kirin 985 dibangun dengan proses fabrikasi 7nm serupa dengan Kirin 990. Chipset ini dibangun agar perangkat yang menggunakannya tidak cepat panas meskipun performa yang ditawarkan tergong sangat cepat. Hal tersebut terbukti dari perangkat yang menggukan chipset ini, yakni Huawei Nova 7.

Kirin 985 dilengkapi dnegan teknologi Artificial Intelligence yang kuat. Teknologi ini akan secara otomatis memonitor proses dari game lebih pintar. Selain itu, chipsetnya juga mampu mengalokasikan sumber daya dari CPU, GPU, dan EMUI untuk mengoptimalkan kejernihan dari gambar, detail warna dan frame rate.

Kirin 980

Chipset Kirin 980 diklaim Huawei sebagai “The Most Powerful and Intelligent, Ever”. Chipset ini hadir sebagai chipset generasi pertama yang dibangun dengan proses fabrikasi 7nm.

Didalam chipset ini tersemat prosesor A76 dan Cortex A55 dan juga DynamicQ yang merupakan pengembangan dari big.LITTLE. Untuk segi grafisnya, chipset ini mengandalkan Mali G76 MP10.

Baca juga  Aplikasi Android Paling Populer yang Wajib Kamu Install!

Chipset ini dilengkapi dengan fitur HiAI, sebuah teknologi untuk mengoptimalisasi kecerdasan buatan. Selain itu, Kirin 980 diklaim memiliki perfoma 20% dan efisiensi daya sebesar 40% dibandingkan dengan chipset dengan proses fabrikasi 10 nm da chipset ini juga jadi yang pertama mendukung teknologi LTE Cat 2.1.

Kirin 970

Kirin 970 merupakan chipset Kirin kencang sebelum kehadiran Kirin 980. Chipset ini terdiri dari prosesor Cortex A72 dan Cortex A53 dengan GPU dari Mali G72 MP 12. Selain itu, perangkat dengan kirin 970 pada umumnya sudah diakui mampu menghasilkan performa baik dan juga mendukung kualitas foto perangkat yang baik pula.

Kemampuan Kirin 970 memang terletak pada dukungan software kameranya yang membuat Huawei P20 Pro menjadi salah satu ponsel yang menggunakan chipset ini. Bahkan ponsel ini memiliki kualitas foto yang baik dan cukup lama menjadi nomor 1 di peringkat kamera mobile berdasarkan pengujian DxOMark.

Kirin 960

Kirin berada setingkat lebih rendah dari Kirin 970. Jika perangkt kirin 960 memiliki nilai Antutu 211 ribuan, maka ponsel dengan chipset Kirin 960 memiliki nilai antutu 171 ribyan. Peningkatannya memang hanya 30 ribuan saja, berbeda dengan peningkatan dari Kirin 970 ke Kirin 980 yang mengalami peningkatan nilai Antutu mencapai 100 ribuan.

Bukan hanya karena jelek melainkan untuk sebuah chipset kelas atas, perangkat Kirin 960 kurang mampu bersaing dengan para pesaingnya. Beberapa perangkat yang menggunakan chipset ini adalah Huawei Mate 9 dan Honor 9.

Kirin 955

Huawei P9 merupakan salah satu ponsel dari Huawei yang menggunakan chipset Kirin 955. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi 16 nm yang dibekali dengan Cortex-A72 2,5 GHz dan Cortex-A53 1,8 GHz. Sementara untuk grafisnya, hadir Mali-T880 MP4.

Perangkat yang menggunakan chipset Kirin 955 pada umumnya memiliki nilai Antutu kisaran 120 hingga 140 ribuan. Selain Huawei P9, ponsel yang menggunakan Kirin 955 adalah Huawei P9 Plus, Honor Note 8 dan Honor V8 64 GB.

Kirin 950

Kirin 950 merupakan chipset yang memiliki teknologi yang sama dengan kirin 955. Perbedaannya adalah pada prosesor Cortex A72 di chipset ini hanya memiliki kecepatan 2.3 GHz. Selain itu, chipset ini hanya mendukung LPDDR4 saja, sementara Kirin 955 mendukung LPDDR4 dan LPDDR3.

Baca juga  Inilah Jenis-jenis WiFi yang Umumnya Digunakan pada Smartphone

Beberapa perangkat yang menggunakan chipset ini diantaranya Huawei Mate 9, Huawei Honor V8 32 GB, Huawei Honor 8, Huawei Honor Magic dan Huawei MediaPad M3.

Kirin 820

Kirin 820 merupakan salah satu chipset yang masih dibangun dengan proses fabrikasi 7 nm. Chipset ini dilengkapi dengan Da Vinci NPU rancangan Huawei. NPU ini dapat meningkatkan komputasi AI hingga 73% dengan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan dengan pendahulunya.

Chipset ini mengandalkan tiga cluster prosesor. Pertama 1 core Cortex A76 2,36, 3 core Cortex A76 2.22 GHz dan 4 core Cortex A55 1.84 GHz untuk hemat daya. Segi pengolah grafisnya, chipset ini dibekali dengan GPU Mali G57 yang didukung denggan teknologi Kirin Gamming 2.0. Dengan adanya fitur ini, maka kinerja perangkat bertambah hingga 38% dan efisiensi energi hingga 39%, sehingga memungkinkan pengalaman bermain game tanpa gangguan.

Kirin 810

Kirin 810 merupakan chipset yang dibangun dengan fabrikasi 7nm. Chipset ini menawarkan kemampuan kelas atas dan mampu bersaing dengan Snapdragon 730. Didalam chipset ini tersemat delapan inti prosesor yang terbagi ke dalam dua kluster. Kluster pertama adalah 2 core A76 2,27 GHz untuk performa dan kluster kedua 6 core A55 1,88 GHz untuk hemat daya. Sementara untuk pengolah grafisnya, ada Mali G52.

Kirin 810 dilengkapi dengan NPU yang memiliki efisiensi Ai yang sangat baik. Sementara untuk ISP-nya, chipset ini memiliki modul peningkatan detail DE untuk mendukung algoritma white balance otomatis terbaru.

 Dengan hadirnya modul tersebut, maka kinerja IPS dapat ditingkatkan kemampuannya. Pemrosesan gambar menjadi lebih baik karena teknologi ini dapat mengurai noise dan meningkatkan detail gambar.

Kirin 710

Kirin 710 merupakan chipset yang menjadikan evolusi Kirin di kelas menengah. Chipset ini dibangun dengan proses fabrikasi 12 nm. Alasan lain mengapa disebut sebagai evolusi karena chipset ini memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan beberapa chipset kirin 9xx lainnya.

Beberapa perangkat yang menggunakan Kirin 710 sebagai dapur pacunya adalah Huawei Nova 3i, Honor 10 Lite, Huawei Smart+ dan lainnya. Ponsel-ponsel tersebut umumnya memiliki nilai Antutu sekitar 138 ribuan.

Nah itulah tadi beberapa jenis chipset Kirin yang digunakan oleh produsen Huawei.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here