Berbicara soal mengharumkan nama bangsa, deretan film karya anak bangsa berikut ini ternyata juga punya segudang prestasi di luar negeri. Berkat keahlian sutradara, penulis, aktor, dan kru film lainnya, film-film ini terbukti mampu mengharumkan nama bangsa di mata internasional, sehingga membuat bangsa ini menjadi lebih diakui oleh dunia.

Prestasi membanggakan yang berhasil diraih diantaranya menang dalam beberapa festival film, dinominasikan di ajang penghargaan film terbaru di dunia, bahkan diakui banyak kritikus dan pengamat film di luar negeri. Bangga banget kan?

Berikut inilah beberapa film buatan Indonesia yang mendapatkan pengakuan dari masyarakat dunia:

Kucumbu Tubuh Indahku.

Sebelum tayang di Indonesia, film Kucumbu Tubuh Indahku sudah beprestasi di luar negeri. Film yang disutradarai Garin Nugroho ini sudah diputar di Venice International Film Festival pada bulan Agustus lalu.

Selain itu sudah ada beberapa penghargaan yang didapatkannya. Bisato D’oro Award Venice Independent Film Critic di Italia, Festival Des 3 Continents yang berlangsung di Prancis, dan Asia Pasific Awards di Australia.

Cerita yang diangkat oleh film ini adalah mengenai seorang anak bernama Juno yang juga merupakan seorang penari lengger. Perjalan Juno sebagai seorang penari ini membawanya kepada pemahaman akan indahnya kehidupan.

Kalau masyarakat luar negeri sudah begitu besarnya memberi apresiasi, sebagai warga Indonesia kita harus mendukungnya juga!

Laskar Pelangi.

Novel Laskar Pelangi bahkan sudah mendunia sebelum filmnya dibuat. Berkat Andrea Hirata seorang penulis hebat yang mampu memperkenalkan kehidupan masyarakat Belitung dengan segala aspek kehidupan sosial dan ekonominya. Setelah diangkat ke layar lebar, Laskar Pelangi mendapat respon positif dari masyarakat Indonesia bahkan hingga ke manca negara.

Cerita tentang persahabatan, perjuangan untuk mendapatkan pendidikan, dan kisah hidup lainnya mampu menarik perhatian banyak orang, termasuk masyarakat di luar negeri.

Baca juga  Yoona dan Hyun Bin Akan Kembali di Film Confidential Assignment 2!

Buktinya, film garapan Riri Riza ini sudah ditayangkan di 11th Udine Far East Film Festival di Italia, Barcelona Asian Film Festival, Los Angeles Asia Pacific Film Festival, Festival Fim International Fukuoka, dan Singapore International Film Festival.

Tidak hanya itu saja, film yang diangkat dari kisah asli ini sudah memenangkan penghargaan internasional. eperti The Golden Butterfly Awards di International Festival of Films for Children and Young Adults di Iran.

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

Film ini dibintangi oleh aktris cantik Marsha Timothy. Marlina juga menorehkan segudang prestasi di luar negeri. Menceritakan tentang seorang perempuan bernama Marlina yang tingg di pelosok Sumba.

Suatu hari sekelompok perampok mengambil hewan ternak dan juga harga dirinya. Demi membalas dendam atas semua yang terjadi, Marlina memenggal kepala perampok tersebut.

Film ini seolah ingin memberi kritik terhadap beberapa hal. Seperti kesenjangan kehidupan sosial dan ekonomi di pedalaman dengan ibu kota, aparat kepolisian yang tak bisa diandalkan, serta independensi seorang perempuan.

Berkat plot, pengambilan gambar, kemampuan akting, dan musiknya, Marlina sukses menjadi salah satu film Indonesia yang diakui di luar negeri. Film karya Mouly Surya ini berhasil meraih penghargaan Asian World Film Festival (AWFF) di Amerika.

Tidak hanya itu saja, Marlina juga jadi nominasi dan pemenang di beberapa ajang penghargaan sekelas: Festival Film Sitges, AFI Fest, Tokyo FILMeX, Penghargaan Film Asia, Penghargan Layar Asia Pasifik, Festival Film Gotenborg, NETPAC Jury Award di Polandia, dan masih banyak lagi. Bahkan, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak hampir menjadi nominasi di ajang Oscar loh.

Perempuan Tanah Jahanam.

Sukses tayang di layar lebar tanah air, film ‘Perempuan Tanah Jahanam’ juga diakui berhasil diakui dalam dunia perfilman internasional, telah tayang perdana dalam acara Sundance Film Festival di Amerika Serikat (AS).

Baca juga  Film Tragedi Tenggelamnya Kapal Sewol!

Film arahan Joko Anwar ini diperankan oleh Tara Basro, Film ini bergenre horor thriller. Perempuan Tanah Jahanam diproduseri tiga orang hebat, seperti Shanty Harmayn, Tanya Yuson, Tia Hasibuan. Tak heran jika mendapatkan kesuksesan di box office dan pujian dari para kritikus.

Melalui film ini juga, Joko Anwar sebagai sutradara dan penulis ingin memperkenalkan kepada dunia Internasional lebih banyak lagi mengenai horor Indonesia. Horor yang berkaitan dengan dunia sihir, iblis, dan legenda hantu.

Tangan dingin Joko Anwar sudah tak bisa diragukan lagi. Karya-karya filmnya juga sering diputar dalam acara bergengsi dunia. Karya terbarunya ini kabarnya akan disandingkan dengan film terbaru David Bruckner yang disutradarai oleh The Ritual dan Justin Simien (sutradara Dear White People).

Turah.

Wicaksono Wisnu Legowo sebagai sang sutradara mengaku bahwa dirinya sangat terkejut ketika filmnya itu sangat diapresiasi. Padahal filmnya hanya bertahan dua minggu saja di bioskop, namun malah terpilih jadi film yang diwakilkan untuk ajang Oscar pada tahun 2017.

Wicaksono juga mengaku bahwa sebenarnya Turah ini merupakan karya film panjangnya yang pertama. Beberapa pelajaran yang bisa diambil dari film ini yaitu, seperti kejujuran, kesederhanaan, dan kekuatan. Dari segi tema, penggarapan, dan penyampaian pesan yang kuat juga membuat film ini mampu bersaing di kancah internasional.

Buktinya Turah memenangi Geber Award dan Netpac Award dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival dan Singapore International Film Festival.

Film Turah ini juga masuk sebagai nominasi dalam Pop Con Asia, Bengaluru International Film Festival, Asean International Film Festival and Award 2017, Seoul International Film Festival, dan Cinemalaya Independent Film Festival.

Rumah Dara.

Tidak hanya film-film yang mengangkat isu sosial saja yang bisa terkenal hingga di luar negeri. Film Indonesia dengan genre horror ini juga ternyata diakui secara internasional. Film ini bercerita tentang sekelompok remaja yang terjebak dalam sebuah rumah yang pemiliknya ternyata adalah kanibal.

Baca juga  Film Tentang Dunia Pararel yang Seru !

Akting Shareefa Daanish sebagai Dara patut diacungi jempol. Cerita yang diangkat, pengambilan gambar, dan musiknya juga sangat mendukung. Karena itulah, tidak heran Rumah Dara atau yang dikenal di luar negeri dengan sebutan Macabre ini mendapat perhatian internasional.

Rumah Dara menang di LA Screamfest Horror Film Festival, International Horror and Sci Fi Film Festival of Phoenix, Freakshow Film Festival of Orlando,NYC Horror Film Festival, Florida, Horrorthon Horror Film Festival of Dublin, Puchon Choice Feature, dan Independent Film Awards.

Bisa dikatakan film horor sekaligus slasher dari Indonesia ini mengubah kultur film horror/slasher terutama di Indonesia.

The Raid (2011)

Film The Raid tayang pertama kali pada tahun 2011 lalu. film yang dibintangi oleh Iko Uwais ini berhasil mendapatkan pengakuan hingga mancanegara bahkan sang aktor film The Raid seperti Iko Uwais, Joe Taslim dan Yayan Ruhian sukses dilirik oleh industri film Hollywood.

Film yang mengisahkan para anggota pasukan khusus bertujuan untuk menjatuhkan sindikat kriminal ini sukses diputar di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia. The Raid juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai film terbaik di Sundance Film Festival yang merupakan festival besar di Amerika Serikat.

Nah Guys, itulah beberapa film Indonesia yang berhasil membawa nama baik dan mengharumkan tanah air di kancah internasional.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa industri perfilman di Indonesia masih membanggakan dan akan semakin membanggakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here