Terakurat – Misteri Jembatan Adam – Sains merupakan sebuah ilmu dengan berbagai teori. Beberapa fenomena tempat di beberapa negara ini dianggap tidak masuk akal dan hingga kini masih terdapat beberapa diantaranya yang belum bisa dijelaskan oleh sains.

Sains memanglah bukan ilmu pasti yang mampu digunakan untuk menjawab berbagai misteri. Namun didalam kasus tertentu, saint masih saja membuat bingung para ilmuan.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, bukan tak mungkin jika peninggalan-peninggalan masa lalu bisa semakin terbuka kebenarannya. Salah satu peninggalan masa lalu yang menjadi perbincangan menarik adalah Jembatan adam yang berada di tengah laut India dan Sri Lanka.

Jembatan berupa rantai batu kapur yang menghubungan India dan Sri Lanka ini bukanlah jembatan biasa. Jembatan tersebut dianggap memiliki nilai historis bagi umat hindu. Selain itu, banyak para peneliti yang mencoba mengungkap jembatan tersebut dari sisi ilmiah. Lantas bagaimana misteri tentang jembatan Adam ini? Simak ulasannya berikut ini.

Asal Muasal Jembatan Adam

Jembatan adan merupakan jembatan yang membentang diantara pulau Mannar, di barat laut Sri Lanka dengan Rameshwaram, sebuah pantai di tenggara India. Jembatan ini pertama kali dikemukakan oleh ahli pembuat peta, geografi dan sejarawan yang berasal dari Inggris bernama Mayor Jamesh Rennel pada tahun 1804.

Nama itu diambil dari sebuah legenda ditemukannya kaki berukuran besar di Puncak Adam Sri Lanka dan untuk mencapainya, Adam melewati jembatan tersebut. Selain dikenal dengan nama Jembatan Adam, jembatan tersebut dikenal juga dengan Rama Setu dalam bahasa Sansekerta yang berarti Jembatan Rama.

Jembatan adam ini memiliki panjang mencapai 30 km. Saat ini sebagian besar jembatan adam berada di bawah air, tetapi ketika airnya surut maka permukaannya lebih jelas terlihat dengan kedalaman sekitar 1,2 m.

Baca juga  Raden Mas Said 'Pangeran Samber Nyawa'

Legenda Jembatan Adam

Jembatan Adam memiliki sisi historis tersendiri bagi umat Hindu. Bahkan diceritakan dalam kitab suci Ramayana yang ditulis ulang oleh pendeta Walmiki. Jembatan tersebut merupakan saksi bagaimana perjuangan cinta Rama terhadap istrinya, Sinta.

Beberapa sumber menyatakan bahwa Rama merupakan penguasa Kerajaan Kosala dengan beristri Sinta yang harus di uji karena sang istri telah dibawa oleh Rahwana, seorang raja yang menguasai wilayah Alengka.

Dalam kitab Ramayana, Sinta diculik oleh Rahwana dan dibawa ke negeri Alengka. Rama yang mengetahui hal tersebut membawa adiknya, Lasmana beserta sekelompok tentara untuk membantunya. Namun sayangnya, di perjalanan mereka mendapatkan hambatan karena terhalan oleh lautan yang luas.

Sri Rama harus berunding bersama pasukannya karena tidak semua memiliki kemampuan untuk terbang. Setelah berunding, lalu mereka mendapatkan kesimpulan jika Rama akan mencoba menggelar upacara untuk meminta bantuan kepada Dewa Baruna. Setelah tiga hari Rama tak kunjung juga mendapat jawaban, lalu Rama marah dan melemparkan busur dan panahnya hingga laut mengering.

Setelah itu Dewa Baruna meminta maaf kepada rama dengan kekhawatiran air laut akan mengering. Dewa Baruna lantas menyarankan Rama membuat jembatan sehingga ia bisa melewati laut tanpa harus membinasakannya.

Saran dari Dewa Baruna diterima dengan baik oleh Rama yang langsung menyuruh Nila untuk menjadi otak dalam pembuatan jembatan. Hanuman yang merupakan panglima kera dan pasukan kera dari Raja Sugriwa membantu Rama untuk mengeringkan sebagian laut dan memasangkan batu apung sehingga membentuk jembatan. Jembatan yang dibuat Hanuman menggunakan batu dan pasir tersebut akhirnya terbentuk.

Dewa Baruna juga menjelaskan jika batu tersebut lama kelamaan menancam ke dasar laut dan membentuk semacam karang. Jembatan tersebut kemudian diberi nama Situbanda. Setelah jembatan berhasil dibangun, barulah Rama mendapat akses untuk menyebrang lautan dan menaklukan kerajaan Alengka yang dipimpin oleh Rahwana dan merebut kembali Dewi Sinta.

Baca juga  Misteri SS Ourang Medan, Kapal Hantu Misterius Dari Indonesia

Berbeda dengan orang Eropa yang mempercayai jika Gunung Sri Pada adalah tempat pertama Adam diturunkan ke dunia. Disana terdapat sebuah jejak kaki raksasa yang dipercayai merupakan jejak kaki Adam karena mencoba untuk berdiri bertobat dengan satu kaki selama 1000 tahun.

Jembatan tersebut merupakan jembatan yang digunakan Adam untuk menyebrangi lautan. Perbedaan versi ini sudah umum terjadi ketika menyangkut misteri yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Selain itu, teori-teori yang beragam juga sering berkembang sebagai jawaban atas misteri yang masih belum terpecahkan.

Teori-teori Tentang Jembatan Adam

Keberadaan Jembatan Adam adalah jembatan yang dibuat oleh manusia atau dewa? Atau justru karena sebuah proses alami. Umat Hindu yang berpegang pada Epik Ramayana yang menyatakan jika jembatan tersebut dibuat oleh rama dengan bantuan pasukan kera guna menyelamatkan istrinya dari Rahwana.

Jika diteliti lebih lanjut, Epik Ramayana berada pada masa Tredha Yuga. Sementara masa sekarang adalah Kali. Jadi menurut Epik tersebut, Jembatan Adam memiliki usia sekitar 1.700.000 tahun. Namun menurut beberapa penelitian menghasilkan pendapat berbeda diantaranya adalah.

Menurut Departemen Arkeologi Sri Lanka

Departemen Arkeologi Sri Lanka menyimpulkan jika Jembatan Adam berusia antara 1 – 2 juta tahun. Tetapi masih belum bisa menyimpulkan apakah jembatan ini buatan manusia ataukan sebuah proses alami. Kesimpulan itu mengutip dari penelitian yang dilakukan oleh S.U Deraniyagala didalam bukunya yang berjudul Early Man and The Rise of Civilization in Sri Lanka.

Dalam buku tersebut menyebutkan jika peradaban manusia sudah ada sejak 2.000.000 tahun yang lalu. Sementara beberapa sejarahwan menganggap jika peradaban paling awal di India adalah beradaban bangsa Ca yang usianya kurang dari yang telah disebutkan oleh Deraniyagala.

Baca juga  Kisah Mistery Sekolah Berhantu!

Menurut Nasa

Jembatan Adam bukanlah buatan manusia, melainkan gugusan pulau alamai yang membentuk rantai. Pernyataan tersebut dibuat arena setelah menggunakan remote sensing dan pencitraan dari angkasa, tidak memperlihatkan adanya bukti jika jembatan tersebut dibuat oleh manusia.

Beberapa peneliti meyakini jika jembatan adam dibangun oleh manusia setelah India dan Sri Lanka terpisah jutaan tahun yang lalu. Jembatan tersebut dibuat untuk memudahkan mobilitas migrasi manusia dari India ke Sri Lanka atau sebaliknya jika dibandingkan harus melewati laut yang ombaknya tinggi.

Perbedaan pendapat dalam memecahkan misteri dengan objek yang usianya sudah lama tentunya akan selalu ada meskipun teknologi semakin canggih, tapi akan sulit rasanya untuk mengetahui siapa yang membuat dan kapat dibuatnya Jembatan Adam tersebut.

Demikian ulasan mengenai Misteri Jembatan Adam dan seputar asal muasalnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here