Heretiks, Perjuangan Seorang Biarawati Yang Akan Dihukum Mati !

Heretiks atau The Convent. adalah sebuah film yang menceritakan kisah seorang penyihir muda yang akan dihukum mati atas suatu hal yang tidak dia lakukan.

Ketidakadilan Yang Dialami Hanna Arterton sebagai Persephone.

Di pertengahan abad 17, Persephone muda yang tidak bersalah, dituduh dan dihukum dengan tidak adil seumur hidupnya. Gadis muda itu kemudian dihadapkan pada peradilan khusus masyarakat pada saat itu.

Persephon (Hannah Arterton), diselamatkan seorang biarawati dari gereja terpencil. Biarawati tersebut membebaskan Persephon dan menjamin kehidupannya. Persephon kemudian mengikuti biarawati itu dan bergabung dengan sekelompok wanita-wanita muda.

Biarawati tersebut adalah seorang pemimpin di sebuah kelompok religius di sebuah biara terpencil. Di sana, sesama suster mengabdikan hidup mereka kepada Tuhan dan mencari perdamaian atas masa lalu mereka.

Sesampainya di sana, Persphone dihadapkan visi yang menakutkan dan segera menyadari bahwa bukanlah keselamatan yang akan diperolehnya, melainkan pertempuran untuk keselamatan jiwanya sendiri.

Kemudian ia menyadari, para wanita ini nyaris diperbudak dan ditakut-takuti dengan penyakit mengerikan. Mereka juga sering melihat kejadian-kejadian aneh di tempat tersebut. Ia melihat beberapa penyiksaan. Persephon juga sering diganggu makhluk-makhluk gaib.

Menurut salah satu biarawati yang tinggal disana, di masa lalu pernah terjadi peristiwa mengerikan di tempat tersebut.

Sang Sutradara, Paul Hyett sebelumnya juga pernah menggarap film horor tentang manusia serigala berjudul ‘Howl’.

Heretiks tayang perdana di FrightFest London pada 2018. Film horor yang memiliki judul lain The Convent ini dijadwalkan rilis pada 8 Mei 2019 di bioskop Indonesia, demikian seperti diumumkan CGV Cinemas.

Film ini dibintangi oleh Michael Ironside ( Total Recall ), Clare Higgins ( Hellraiser ) dan, Hannah Arterton ( Walking on Sunshine ).

Selain mengarahkan para pemain sebagai Sutradara, Hyett juga menulis naskah film Heretiks bersama dengan Conal Palmer.

Sementaya Marcia Do Vales memproduksi untuk EnMar Productions Spanyol dan Michael Riley untuk Sterling Pictures Inggris.

Lyndon Baldock menjadi produser eksekutif untuk Templeheart Films yang memproduksi film ini.

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi dan referensi berdasarkan pengolahan berbagai sumber publik yang tersedia saat penulisan. Informasi yang dimuat tidak dimaksudkan sebagai nasihat profesional, pernyataan resmi, kebijakan lembaga tertentu, maupun dokumen hukum. Terakurat.com tidak bertanggung jawab atas keputusan yang diambil berdasarkan isi artikel ini. Informasi lebih lanjut dapat dibaca di Privacy Policy Terakurat.com.

Written By

More From Author

Cara Berhenti Merokok

Cara Berhenti Merokok: Panduan Lengkap dan Efektif untuk Hidup Lebih Sehat

Cara berhenti merokok bisa jadi tantangan besar, terutama bagi Kamu yang sudah terbiasa melakukannya selama…

Manfaat Buah Bit serta Cara Mengolah Buah Bit

Terakurat – Buah bit mungkin masih jarang terdengar di kalangan muda, tetapi kehadirannya mulai mendapatkan…

Menjelajahi Keindahan 10 Pantai Terbaik di Yogyakarta

Menjelajahi Keindahan 10 Pantai Terbaik di Yogyakarta

Terakurat.com – Pantai Terbaik di Yogyakarta – Yogyakarta, kota budaya yang kaya di Indonesia, terkenal…